May 302016
 

Akhir tahun 2015 lalu, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna sempat mengungkapkan bahwa mulai tahun 2016 hingga 2019 mendatang, TNI AU akan membeli sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru yang lebih modern, salah satunya adalah pesawat pemadam kebakaran Beriev BE-200.

Pesawat terbang asal Rusia ini dilirik lantaran sejumlah keunggulan yang dianggap cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Pemerintah Indonesia bahkan telah menganggarkan pembelian empat unit pesawat Beriev BE-200 untuk kebutuhan alutsista.

Pesawat ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989 dan baru mendapatkan izin produksi dari Pemerintah Rusia setahun kemudian. Pesawat berbobot 27.600 kilogram ini mampu lepas landas dan mendarat, baik di daratan maupun di permukaan air. Beriev BE-200 didesain dengan menggunakan teknologi penerbangan modern sebagai pesawat pemadam kebakaran, yang juga bisa digunakan untuk penyelamatan, patroli keamanan laut, bahkan mengangkut penumpang dan kargo. Selain membawa 2 awak, pesawat ini mampu mengangkut penumpang hingga 44 orang.

Salah satu keunggulan uniknya adalah Beriev BE-200 memiliki dua mesin jet di atas sayap, yang bisa langsung menyedot air ke dalam lambung pesawat tanpa harus mendarat di air, melainkan hanya perlu terbang sejajar dengan permukaan air. Kapasitas angkut air Beriev BE-200 mencapai 12 ton (12.000 liter atau 3.170 galon). Pesawat dengan panjang 32 meter dan bentang sayap mencapai 32,8 meter ini mampu terbang dengan kecepatan maksimum 700 km/jam. Tidak heran jika pesawat canggih ini dibanderol dengan harga yang cukup fantastis, yaitu mencapai 40 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar 546 miliar rupiah per unit.

Di Indonesia sendiri, pesawat amfibi ini akan sangat membantu tugas tim SAR, terutama dalam menanggulangi kebakaran hutan dan juga untuk penyemaian garam hujan buatan di daerah yang terkena bencana asap.

  39 Responses to “Indonesia Akan Beli Beriev BE-200, Inilah Keunggulan Pesawat Pemadam Kebakaran Beriev BE-200”

  1. Amin…

    • waahhh….bung-bung ini pada gak ada yg tdur, begadang demi target Pertamax yaa.?
      Selamat pagi Indonesia, semoga pagi ini keselamatan dan kesehatan selalu bersama kita dan Allah selalu memberikan rahmatnya kpd kita. Amin

      Pesawat ini sangat bagus utk penanggulangan bencana kebakaran hutan. Jg efektif utk penyelamatan secara cepat jika ada musibah kapal tenggelam, sehingga nyawa manusia lebih cepat terselamatkan.

  2. Ini berita sejak jaman dahulu kala Bung. cari berita yg terus to date donk.

  3. BERITA ..TOK…. DASAR REZIM PENCITRAAN…
    BLOG COMBE….CORONG…

  4. move one..2x..

  5. move on…2x

  6. DILIRIK?
    PHP DEH
    Berita lebey. Kayak su 35

  7. Akan beli ini akan beli itu, Ga Percayaaa …!!! PHP Doaaang

  8. BERITA…KATHOK KOLOR…
    DILIHAT
    DIPELAJARI
    DITANYAKAN
    DIRENCANAKAN
    .
    .
    .
    D PE HA PE

    PAK RR MANA BACOT MU… DAH MEMBLE APA

    • paidjo:jngan banyak nyocot tong….ni bli alutsista bukan bli combro….kl lo mrasa lebih baik dri pak RR…lo calonin diri je jdi menhan….cuuuiiiihhhhhhhhhhhh

  9. Berencana kagak di beli-beli cuma cari iklan aja… nih…. yang update dong

  10. akhirnya ke luar juga beritanya…

  11. sudah kita tunggu saja kehadirannnya….kan kemaren Pak Jokowi sudah sowan ke Russia… pasti datanglah…

  12. Beli satu skuadron…kalo kurang duit rakyat terutama yg kena kabut asap pasti mau urunan…suer gak boong, pemerintah tinggal bilang aja..100 juta orang X 100.000 = 10T jadi jangan bilang gak punya duit.. Tampol lambemu…

  13. klo kmahalan beli dua biji aja dulu….trus yang dua biji yg dari jepon shinMaywa ato apa namanya…..

  14. cn 235 bisa ga tuh di modif…? kl bisa kan lumayan tuh lebih tambah banyak lagi varian dan fungsi nya…

    • bisa aja, tp kemampuannya ndak seperti beriev yg bisa ngisi air sambil terbang, harus diisi d pangkalan lg bung
      memodif CN 235 jd versi ampibhi perlu biaya sangat besar yg ndak sesuai dengan hasil modifnya
      bisa2 harganya menyamai harga unit beriev, terutama pengantian body dgn yg lbh tahan air asin

    • @bang bros

      Bisa saja bang, tapi kapasitas angkutnya kecil sekali jdi tampaknya akan mubazir

      Di kanada ada perusahaan, namanya Coulson group yang membuat alat penyembur api yang bersifat modular dan bisa dipasang pd berbagai jenis pesawat.

      Khusus utk pesawat C-295 sdh dibuatkan alatnya dg kapasitas angkut air s/d 5 ton…kapasitas yang lebih besar didesain utk pesawat C-130, orion atau boeing 707/757.

      Soal kemampuan pesawat amfibi yang bisa mengambil air scr langsung dilaut, sungai atau danau, bisa dibilang “penting gak penting”, karena kemampuannya yang unik tsb harus dibayar dg harga, biaya operasional dan pemeliharaan yang cukup mahal karena populasinya terbatas (beriev-200 vs shinmawa), dan selama air masih mudah didapat tidak akan mengurangi efektivitas pesawat pemadam kebakaran dg sistem modular

      • namanya US 2 Shinwa pesawat serba guna buatan jepang.yah gini aja beli aja beberapa pesawat terus minta ToT untuk Cn 235 tapi inget berarti biaya lagi.

  15. neh dia sejatinya kebutuhan daratan dan lautan yg luas RI, borong 200+cantelin rudal jika bisa, .

  16. ini beriev yg dtg di palembang dan di resmiin jokowi ketika pulang cepet dari usa saat kunjungan pertama waktu itu ya. Trus ditaruh mana, itu pesawat.

  17. Ya buruan dong beli, aneh ya di jaman pak presiden skr semua pengadaan alutsista sgt lamban skali, angaran sdh ada, pinjaman dari rusia sdh diterima, nunggu apalagi sih, apa nunggu kebakaran hutan lagi baru beli, hampir 2 tahun menjabat, pak presiden belum beli sista apapun, tol laut aja yg diurus, infrastrukturlah, jalan tol lah, rel kereta apilah, harus seimbang dong, kebutuhan tni kan jg perlu melihat ancaman di lcs semakin nyata, aneh bgt sm petinggi2 di negeri ini

  18. berita kok koyo “WONG KAWIN”..
    keluar-masuk..3x

  19. akan beli .. akan beli .. akan beli … kpn belix …

  20. ahh ngomong kkosong…
    gue lebih percaya media luar ..
    tiap tahun ada aja yang korban akibat cemaran udara…

  21. Whoalaaaaaaah…ternyata ni pesawat belum ada pembelinya diluar rusia…

    Mau-maunya Kasau dijadiin salesnya….gak mikirin suku cadangnya apa ya?

  22. klo ini wajib di beli…soalnya setiap tahun indo kebakaran hutan…elnini dn pembakaran oleh pengusaha sawit malon dan singa..dan aseng….

    jngn lupa pelaku yg bakar hutan juga siram nya pake nih pesawat xixixi

  23. user sudah memutuskan, pengambil keputusan nunggu 100x kali kebakaran hutan lagi, baru real dibeli, gembar-gembor aja tanpa bukti. kalau belum ttd kontrak, anggap aja angin lalu. phobia su35.
    NATO (not Action Talk Only)

  24. Kenapa ga beli heli Chinook
    bisa memobilisasi personil dan logistik ke daerah bencana
    dan jika digunakan untuk pemadaman kebakaran pun, dia bisa menjangkau sumber air seperti danau/sungai kecil

    atau lebih bagus lagi menggunakan Heli Sikorsky CH-54

 Leave a Reply