Des 022016
 

15288511_1296381457069800_5373106040989792206_o

Indonesia dan Rusia sedang mengadakan pembicaraan intensif pembelian hingga 10 pesawat tempur multiperan Su-35S buatan Rusia untuk Angkatan Udara Indonesia. “Ada prospek dan pembicaraan yang sangat intensif,” kata ajudan presiden Rusia, Vladimir Kozhin yang bertanggung jawab atas kerjasama teknologi dan pertahanan kepada TASS News Agency pada tanggal 1 Desember. Kozhin tidak bersedia membocorkan detail tambahan dari negosiasi kontrak yang sedang berlangsung.

Selama lebih dari satu tahun, Rusia telah mendorong sangat keras untuk menjual Su-35 ke Indonesia. Namun, Rusia sejauh ini belum berhasil meskipun ada kebocoran yang terus berulang di media bahwa kesepakatan sudah dekat.

Bulan lalu seorang pejabat pertahanan Indonesia kepada Reuters menyatakan Indonesia tertarik untuk membeli “sembilan atau sepuluh” Su-35S. “Kami masih melakukan negosiasi,” tambahnya. “Kami masih tawar-menawar, berapa harga yang ingin mereka jual?'”

Selain itu, manajer senior eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, menegaskan pembicaraan bilateral terus berlangsung. “Pembicaraan bilateral pada pengiriman Su-35 sedang dilakukan sangat aktif,” kata Sergei Goreslavsky selama pameran Indo Defense 2016.

su-35bm-jan-07-presentation-1
Su-35 tanpa tail number, pesanan negara manakah ini?

Rincian tepat dari kesepakatan pembelian Su-35 Indonesia-Rusia masih belum diketahui karena ada berbagai laporan yang saling bertentangan atas jumlah pesawat yang akan dibeli. Awalnya Indonesia ingin membeli 16 pesawat tempur baru. Jumlah ini turun hingga 10 unit. Hingga terakhir jumlah itu akhirnya menciut hanya 8 unit, dengan opsi pembelian tambahan dua Su-35S di masa depan.

Angkatan Udara Indonesia saat ini sedang menjalani upaya modernisasi alutsista militernya. Pada tahun 2018 diharapkan 10 pesawat tempur F-16 Refurbished sudah tiba di Indonesia, selain 14 yang sudah datang lebih dahulu.

Indonesia saat ini juga mengoperasikan pesawat tempur Rusia yang lebih tua termasuk 11 Sukhoi Su-30 dan lima Su-27. Hampir empat tahun terakhir anggaran pertahanan Indonesia terus mengalami peningkatan.

Bagikan:
 Posted by on Desember 2, 2016