Jul 232019
 

Saat pesawat tempur Su-30 Venezuela mencegat sebuah pesawat intai maritim Amerika Serikat di atas Laut Karibia, bukan hanya menggunakan pesawat tempur buatan Rusia untuk melakukannya, pilot Venezuela juga menggunakan cara dan pedoman Rusia.

Tindakan berbahaya Rusia di wilayah udara internasional telah menjadi masalah yang konsisten bagi pasukan AS selama beberapa tahun terakhir, karena hubungan antara Moskow dan Washington tetap tegang. Pertemuan hari Jumat yang melibatkan pesawat pengintai EP-3 Aries AS dan pesawat tempur Su-30 Venezuela adalah contoh serupa dari perilaku berbahaya ini, kata Komando Selatan AS, seperti dilansir Washington Examiner.

Menurut AS, pesawat Aries sedang melakukan perjalanan melalui wilayah udara internasional sebagai bagian dari misi yang diakui dan disetujui secara regional ketika Flanker buatan Rusia “mendekati dengan cara yang tidak profesional” dan “secara agresif membayangi EP-3 pada jarak yang tidak aman di wilayah udara internasional untuk jangka waktu yang lama, “menurut pernyataan itu.

Pentagon telah menggunakan bahasa yang hampir identik dalam pernyataan sebelumnya tentang intersep yang dilakukan Rusia. Contoh terbaru adalah pada awal Juni, ketika jet tempur Su-35 Rusia mencegat pesawat Poseidon AS di wilayah udara internasional di atas Laut Mediterania.

“Ketika pesawat Rusia beroperasi di wilayah udara internasional, interaksi ini tidak bertanggung jawab,” kata Armada ke-6. “Kami berharap mereka berperilaku dalam standar internasional yang ditetapkan untuk memastikan keamanan dan mencegah insiden.”

Sangat mungkin pilot Venezuela mendapatkan tips dari Rusia sendiri, kata mantan pilot F-16 Angkatan Udara Amerika Serikat J.V. Venable.

“Secara umum, ada semacam bantuan kontrak di mana Anda akan memiliki seorang pilot dari negara (Rusia) masuk dan membantu Anda,” kata Venable, seorang rekan di Heritage Foundation, kepada Washington Examiner.

Venable mengatakan dia melihat situasi yang sama di Ethiopia, di mana pilot Rusia sedang berlatih dan terbang di samping pilot Ethiopia di pesawat tempur MiG-21 dan MiG-27.

Namun Venable meremahkan kerasnya intersep yang dilakukan Su-30 Venezuela, mencatat bahwa video yang dirilis oleh Komando Selatan AS tidak selalu berbahaya atau tidak biasa seperti yang terlihat.

“Kita tidak tahu apa yang dilakukan pilot dengan radar dan seberapa agresif pilot dengan sistem senjatanya, tetapi dari perspektif terbang, ini semua relatif tidak berbahaya.”

 Posted by on Juli 23, 2019