Feb 162014
 
Sukhoi SU-35, Time to Rock and Roll (REUTERS/Pascal Rossigno)

Sukhoi SU-35, Time to Rock and Roll (REUTERS/Pascal Rossigno)

JKGR: Bagaimana kabar anda Jalo ?
Jalo: Sehat, baik. Apa yang mau kita bahas ?

JKGR: Apa komentar anda dengan tawaran Saab Swedia yang menyediakan 100 ToT jika Indonesia membeli Gripen NG ?

Jalo: Setuju saja, tapi fokus dulu ke SU-35. Jika SU-35 sudah deal, baru kita usulkan ke Kemenhan untuk beli JAS 39.

JKGR: Bagaimana dengan kekuatan bawah laut Indonesia ?

Jalo: Saya pernah bertemu dengan seorang pejabat berpengaruh di TNI AL.Setelah didesak, akhirnya dia mau cerita soal misteri kapal selam 412. Mungkin saya tidak akan menceritakan semua. Iini boleh percaya atau tidak. Saat pembelian kapal selam whiskey dari Rusia, negara kita dapat bonus untuk proyek kapal selam baru. Kapal Selam ini bukan untuk diberikan, tapi untuk dipinjamkan termasuk pelatihan.

Saat era Pak Harto, kapal selam ini akhirnya muncul, Papa Beruang merencanakan memberikan pelatihan, namun terkendala arah militer kita yang condong ke blok barat. Setelah  Soeharto tumbang, akhirnya kita diberikan pelatihan dan dipinjam KS-nya untuk menjaga kedaulatan kita, Itu saat era presiden (?). Untuk jumlah ada satu unit. Mudah-mudahan informasi ini bener. Bapak ini seorang pamen di institusi AL.

JKGR: Rencana pembelian KS Kilo, apakah ada perkembangan ?

Jalo: Hingga saat ini tim yang akan menjajaki pembelian KS Kilo/Amur Class belum berangkat. Tidak tahu. In sya’a Allah pertengahan tahun sudah ada release resminya. Amin.

JKGR: Lalu rencana pembelian Su-35 ?

Jalo: Kabar soal Su-35 akan keluar tahun ini. Kemenhan masih membahas 3 tipe yang masuk list TNI AU, baik anggaran dan ToT-nya. Pemilihan ini juga membahas soal ancaman dan efek deteren-nya. Su- 35 jadi prioritas. Di bawahnya ada JAS 39 Grippen dan pesawat AS yang rawan embargo.

JKGR: Proyek KFX/ IFX sendiri, bagaimana ?

Jalo: Tadi saya kebetulan ikut di Halim Perdanakusuma (13/02/2014). Sempat berbincang soal KFX/IFX. Untuk prototipe pesawat, direncanakan selesai pada tahun 2020 dan produksi massal akan dilaksanakan pada 2025. Untuk generasinya, apakah gen 5 atau 4++, itu tergantung pengembangan sekarang sampai pembuatan prototipe. Proyek ini tampaknya akan jalan terus.

JKGR: Yang paling ditunggu-tunggu forum Warjag, bagaimana dengan sistem pertahanan udara S-300 ?

Jalo: Tadi di Halim saya sempat bertanya soal S-300. Kata KSAU, untuk pertahanan jarak menengah masih digodok. Mungini lama ya…Tapi untuk pertahanan 100 km tetap menggunakan flanker. Nah menurut KSAU, saat ini TNI AU belum tertarik untuk Arhanud jarak sedang, karena kalau dilihat fokusnya pada Su-35.

JKGR: Soal pengembangan roket Indonesia ?

Jalo: Kemarin saya bertemu KSAD di Balai Kartini, Jakarta 13/02/2014. Kata KSAD, saat ini Lapan akan bekerja sama dengan industri rudal di Jerman. Namanya saya lupa… Dan juga kita sedang membangun bahan propelan di Subang – Jawa Barat dan bahan ini sudah memnuhi 20%… Mudah-mudahan tahun 2016, kita sudah bisa membuat propelan sendiri. Semoga berhasil.

JKGR: Terima kasih informsi dan waktunya, Jalo.

Jalo: No problem Bro !. Senang berbagi informasi dengan teman-teman semua, demi Indonesia dan TNI yang lebih maju.

NB: Interview imajiner ini, diambil admin dari komentar/postingan rekan Jalo di Warjag. 16/02/2014.Terima kasih Jalo.

  26 Responses to “Interview with Jalo (Alutsista 2014)”

  1. * Menantikan Interview with JF-17 *
    😀

    • sebaiknya jangan lagi tambah jet tempur jenis baru lah 😀 mending perbanyak SU-30/35 atau ambil JAS 39 yg sdh jelas tawaran ToT nya, daripada anggaran keluar lagi untuk pelatihan dan alat simulator pesawat jenis baru…

  2. Wah beda cerita kalau gitu ya…dengan isu yg beredar di forum t*pix. Berbeda mengenai keberangkatan tim Kilo dan deal Gripen, Wallahu A’lam.

    • iya biasalah gan…..kalo di t**pix kan sebagian sesepuh disana memang termasuk anggota team yg akan berangkat dan bahkan ada yg masih berada di tempat yg sangat dingin. Dan lucunya ada yg posting dari tengah lautan. ….

  3. heee…banyak yg ditutupin dari yg sebnarnya. Yaah memang seharusnya begitu gak semua diumbar..

  4. Dengan berbagai kondisi terakhir yg sdg menghangat,saya berharap Indonesia: 4 skuadron SU 35 BM, 2 skuadron F16 blok 52, 3 skuadron SU 30 MKI skuadron di Aceh dan Sumatera ; 4 skuadron SU 30 MKI, 3 skuadron SU 35, 3 skuadron Yak 30 di Kalimantan; 4 skuadron SU MKI, 3 skuadron SU 35, 2 skuadron F 16, di sulawesi, 2 skuadron SU 35, 4 skuadron 30 MKI, 2 skuadron supertucano di papua, 1 skuadron SU 30 MKI, 1 skuadron SU 35 BM, 1 skuadron super tucano di morotai, 1 skuadron super tucano,2 skuadron SU 35, 3 skuadron SU 30 MKI di NTT, 2 skuadron SU 30 MKI dan 1 skuadron eurofighter thypoon di NTB, 7 skuadron SU 35, 2 skuadron thypoon, 5 skuadron SU 30 MKI, 3 skuadron Rafale, 7 skuadron super tucano, 3 skuadron yak 30 di Jawa. Tentang jumlah kpl selam, mengingat luas lautan indonesia jutaan kilometer perlu ada ratusan kpl selam.

  5. Waduh, kok dibuat jadi satu tema bang…
    Kayak gw pengamat aja bang diego, hihihihi…
    Saya cuma newbie yg baru belajar di warjag, kebetulan saya bekerja di salah satu media di tanah air, jadi hasil pelajaran dan ilmu dari suhu2 di sini, saya konfirmasi ke bapak2 yg punya wewenang.

    Maaf kalau ada kesalahan yg saya buat, saya orang yg baru belajar dan baru cagok dengan informasi pertahanan kita…

  6. Ya tim yg ke rusia memang belum berangkat.. salah seorangnya masih ketemu sy tadi malem. Dia bilang kira2 6 unit baru..

  7. Pertamax gan, saya agak kecewa soal S-300 nya 😀

  8. Mudah-mudahan pemerintah jangan beli pesawat as ya, bahaya embargo… 😀

    saya tunggu kedatangan SU 35 dan s 300 oke bung 😀

  9. hihihi mrka udah brngkat hihi mlm tahun baru di russia.. sudah balik lagi ke indonesia,, ntar ke sana lg sm bos nya :p

  10. “saya pernah bertemu dengan seorang pejabat berpengaruh di TNI AL. Setelah di desak akhirnya dia mau cerita soal misteri kapal selam 412″……..
    KIRA KIRA DARI SPESIES APA AN YA……? Ada yg tau…?

  11. @taupik : emang si buluk tahun baru ikut jg ya..?

  12. kenapa harus grippen yang rawan embargo

  13. @anakpunk,, ga ikutan oms cm saya lihat di phto twitter tmn saya ad gmbar latar org russia pke jass sm pke pdh mirip pejabat,, syg photonya ga bisa di share,, org mcm saya mna sanggup ke sna.. weh

  14. menurut saya yg awam harusnya perbanyak rudal hanud jarak jauh lebih hemat biaya operasional drpada pesawat tempur

  15. Angkatan Laut lebih di UTAMAKAN MEMPERBANYAK ARMADA KAPAL PERANG TNI AL DI LAUTAN. yang terpenting TNI AL yang lebih banyak membutuhkan Armada Kapal Perang Tempur.

  16. wew….knapa dibuka sih…kan msh di bungkus isyunya… :p

  17. Kita jangan menjadi domba yg dimainkan as dan sekutu vs china,rusia,,mereka semua sama saja,ingin dpt untung aja,tak ada perang,cuma mau lakuiin produk mereka aja

 Leave a Reply