Iran Akan Kembangkan Jet Tempur Berat

F-4 Phantom Iran (foto : Mehr)

Jakartagreater.com – Jenderal Hamid Vahedi, Wakil Komandan Angkatan Udara Iran mengkonfirmnasi, bahwa Iran telah memulai pengembangan pesawat tempur berat buatan sendiri, lansir Sputnik.

Berbicara kepada Kantor Berita Tasnim, Vahedi mengatakan bahwa keputusan untuk merancang dan memproduksi jet tempur berat didalam negeri dibuat setelah para insinyur Iran mencapai kesuksesan dengan pesawat tempur ringan Koswar, yang mulai beroperasi dengan Angkatan Udara Iran pada akhir bulan lalu.

Menurut Vahedi, Iran sukses memproduksi Koswar dengan fitur avionik dan mesin yang dikembangkan di dalam negeri, dan Iran juga telah ‘mencapai kesuksesan besar’ dalam penelitian kemampuan siluman di berbagai platform, Selain itu, para insinyur telah membuat kemajuan untuk meningkatkan kemampuan radar dan peperangan elektronik dari stok pesawat Angkatan Udara yang ada.

Di bidang persenjataan juga, industri pertahanan Iran telah membuat perbaikan, seperti upaya memperluas jangkauan rudal udara-ke-udara Sidewinder yang dirancang AS yang dipasang di atas jet tempur F-5 dari 8 km menjadi hingga lebih dari 19 km, yang katanya akan “sangat efektif dalam pertempuran udara.”

Saat ini, Angkatan Udara Iran dilengkapi dengan sekitar 20 jet tempur MiG-29 dan 23 Sukhoi Su-24 buatan Rusia, sekitar 17 jet F-7 Chengdu buatan China (salinan Soviet MiG-21), sekitar 50 jet F-4 Phantom II buatan AS, 20 unit F-5 Northrop, dua lusin Grumman F-14 dan 9 Mirage F1, semuanya sangat dimodifikasi dan dikustomisasi setelah puluhan tahun terkena embargo senjata AS.

Iran juga telah bereksperimen dengan pesawat tempur siluman rahasia F-313 Qaher (‘Conqueror’), platform eksperimental terdepan yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2013 dan dimodifikasi berulang kali dalam beberapa tahun terakhir.

Iran berkomitmen pada sumber daya teknologi dan keuangan yang substansial untuk menciptakan militer mandiri, memproduksi segala sesuatu dari senjata kecil dan kendaraan hingga drone dan rudal jarak jauh.

Awal tahun ini, AS mulai melobi untuk memperpanjang embargo senjata PBB terhadap Iran setelah berakhir pada Oktober. Namun, anggota Dewan Keamanan PBB Rusia dan Cina telah mengindikasikan akan memblokir upaya AS untuk menghentikan pencabutan embargo.

2 pemikiran pada “Iran Akan Kembangkan Jet Tempur Berat”

Tinggalkan komentar