Feb 052017
 

Maskapai penerbangan Iran (photo : Liveindia.press)

Teheran – Iran kembali membuat gebrakan untuk mendorong industri penerbangan di dalam negeri dalam menyongsong era modern ini. Perwakilan perusahaan Prancis-Italia yang merupakan pembuat pesawat terbang ATR akan tiba di Teheran, Minggu. 5/2/3017 untuk membahas pembelian sejumlah pesawat penumpang oleh Iran, ujar seorang pejabat penerbangan Iran, 4/2/2017.

Setelah kesepakatan senilai 400 juta USD (sekitar Rp 5,3 triliun) tercapai, 20 pesawat penumpang akan dikirim ke Iran sesuai jadwal, ujar Wakil Menteri Pembangunan Jalan dan Perkotaan Asqar Fakhriyeh Kashan seperti dikutip Kantor Berita Fars.

“ATR akan mengirimkan tiga atau empat pesawat penumpang untuk Iran Air, maskapai penerbangan nasional Iran, pada akhir tahun kalender Iran saat ini (yang berakhir pada 20 Maret),” ujar Fakhriyeh Kashan.

Sebelumnya, pada Desember 2016, Iran telah menandatangani kontrak senilai 18 miliar dolar AS (sekitar Rp 239,8 triliun) dengan Airbus untuk pembelian 100 pesawat.

Airbus telah mengirimkan pesawat pesanan pertama ke Iran pada bulan Januari.

Pada bulan Desember lalu, Iran Air juga telah mencapai kesepakatan lainnya dengan Boeing untuk pembelian 80 pesawat komersil. Pesanan dari Iran Air terdiri dari 50 Boeing 737 bermesin ganda dan Boeing 777 berbadan lebar untuk jarak jauh. Nilai kontrak tercatat 16,6 miliar dolar (sekitar Rp 221 triliun).

Pesawat-pesawat Boeing itu akan dikirimkan ke Iran dalam jangka waktu 10 tahun. Pengiriman pertama dijadwalkan berlangsung pada 2018.

Antara/Xinhua

Bagikan:

  7 Responses to “Iran Borong Pesawat ATR, Boeing dan Airbus”

  1.  

    1

  2.  

    Wah…Iran Di sanksi Ama amerika…langsung kerjasama Ama eropa…haahahaha…gitu Iran…biarkan amerika sibuk sendiri… Cuekin aja

  3.  

    wkwkkw

  4.  

    ladang duit baru bagi Eropa.. disisi lain, Iran jg membutuhkan demi modernisasi

  5.  

    ko yg kaya gini ndak termasuk yg diembargo
    bisa nangis darah pabrik boeing liat airbus berpesta di iran

  6.  

    sakeh gimana kabar nya,…udah produksi masal apah , sama yang 313

 Leave a Reply