Jan 272016
 
Airbus A380 (AP Photo/Francois Mori)

Airbus A380 (AP Photo/Francois Mori)

Jakarta -Iran terus mengejar ketertinggalannya di sektor transportasi udara, setelah dicabutnya sanksi internasional khususnya, dari Amerika Serikat dan Eropa.

Iran telah menyatakan niatnya untuk membeli 114 Airbus buatan Uni Eropa. Tidak hanya di situ, kini Iran juga berencana membeli pesawat Boeing buatan Amerika Serikat.

Wakil Menteri Perhubungan Iran, Asghar Fakhrieh Kashan, mengatakan, 26/1/2016, ingin membeli 100 pesawat Boeing tanpa merinci jenis pesawat yang akan dibeli.

Meski masih ada beberapa sanksi tambahan baru dari AS, Boeing tampaknya tidak mempersoalkan rencana pembelian ini.

Negosiasi pembelian pesawat baru antara Iran dan Airbus Eropa lebih maju daripada Boeing AS. Presiden Iran, Hassan Rouhani Rabu, 27/1/2016 akan menandatangani pembelian 114 pesawat baru keluaran Airbus, saat melakukan lawatan ke Paris.

Pembelian pesawat Airbus ini dinilai sangat vital, karena maskapai Iran selama ini dilarang terbang ke ruang udara Uni Eropa. Pesawat milik maskapai Iran dinilai gagal memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Airfleets.net, mencatat, umur rata-rata pesawat maskapai Iran berkisar 27 tahun, sudah tua. Untuk itu, maskapai Iran memang sangat membutuhkan pesawat baru untuk peremajaan.

Menteri Perhubungan Iran, Abbas Akhoundi, mengatakan Iran saat ini memiliki 250 pesawat penumpang, namun hanya 150 yang bisa beroperasi. Kini Iran membutuhkan 400 pesawat jet baru untuk melayani rute jarak menengah dan 100 pesawat jet baru untuk melayani penerbangan rute pendek.

Finance.Detik.com

Bagikan:
 Posted by on Januari 27, 2016