Iran Klaim Kemampuan Bavar-373 Lebih Unggul dari S-300 Rusia

Iran Bavar-373

TEHERAN – Komandan Pertahanan Udara Iran mengatakan jangkauan Bavar-373, yang dikenal sebagai versi sistem rudal S-300 Rusia buatan dalam negeri Iran, telah diperpanjang jangkauannya dibandingkan dengan perlengkapan Rusia.

Menurut Komandan Pertahanan Udara Brigadir Jenderal Farzad Esmaili, kemampuan Bavar-373 telah meningkat 1,5 kali lipat dibandingkan dengan sistem S-300. Namun ia tidak merinci lebih jauh.

Sistem S-300 memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi target dalam jarak 300 km dan dapat mengambil tindakan terhadap obyek dalam radius 200 km. Iran secara resmi menunjukkan komponen Bavar-373, termasuk peluncur dan radar kontrol peluncuran, dalam sebuah upacara pada bulan Agustus lalu yang dihadiri oleh Presiden Hassan Rouhani.

Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) dan Menteri Pertahanan Hossein Dehghan (kiri) berdiri dekat sistem pertahanan rudal udara Bavar-373 di Teheran, Iran (21/08/2016)
Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) dan Menteri Pertahanan Hossein Dehghan (kiri) berdiri dekat sistem pertahanan rudal udara Bavar-373 di Teheran, Iran (21/08/2016)

Sistem rudal Iran menunjukkan bentuk persegi pada versi final yang berbeda dengan bentuk silinder pada rancangan awal. Sebuah fitur yang membedakan dari Bavar-373 adalah sistem peluncuran vertikal dengan peluncur persegi, sebagian besar digunakan untuk pertahanan udara di kapal perang.

Sistem pertahanan udara Iran menggunakan tiga jenis rudal berbeda untuk mencapai target di berbagai ketinggian. Teknisi militer Iran selama beberapa tahun terakhir membuat terobosan besar dalam pembuatan berbagai peralatan dalam negeri, sehingga Angkatan Bersenjata Iran mampu secara mandiri memenuhi kebutuhan persenjataannya.

Teheran selalu meyakinkan negara-negara lain bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara regional, bahwa doktrin pertahanan Republik Islam sepenuhnya didasarkan pada pencegahan.

JakartaGreater.com

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar