Apr 192019
 

Pesawat tempur Kowsar (foto : FARS)

Militer Iran memamerkan jet tempur Kowsar buatan dalam negeri baru-baru ini dalam sebuah pertunjukan udara di Teheran pada hari Selasa.

Menurut Islamic Republic News Agnecy (IRNA), pesawat tempur Kowsar terbang bersama jet tempur F-5, MiG-29 dan Saeqeh dalam latihan bersama. Pesawat supertanker Boeing 747 juga ikut berpartisipasi dalam pertunjukan.

Pertunjukan udara diselenggarakan dua hari sebelum Hari Tentara Nasional Iran, yang akan menampilkan kekuatan militer Republik Islam itu.

Pada Hari Tentara Nasional Iran, hanya jet tempur buatan dalam negeri yang akan dipamerkan, kata IRNA, mengutip Komandan militer Iran.

Jet tempur Kowsar pertama kali diluncurkan pada musim panas lalu dan mulai diproduksi massal pada pertengahan musim gugur. Kowsar adalah jet tempur buatan Iran ketiga setelah Azarakhsh dan Saeqeh.

Jet tempur Kowsar dikembangkan di dalam negeri oleh perusahaan berbasis pengetahuan dan organisasi industri dari Kementerian Pertahanan Iran.

Kowsar dirancang dan dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan tempur pilot, dilengkapi avionik dan sistem tempur generasi ke-4 yang modern serta sistem mekanis dan hidrolik serta mesin buatan dalam negeri.

Kowsar memiliki arsitektur terintegrasi yang canggih dan avionik pengendalian tembakan, jaringan data digital generasi ke-4, teknologi display digital multi-misi, perhitungan balistik terkomputerisasi dari persenjataan dan sistem helm dengan HUD untuk meningkatkan akurasi senjata dan amunisi, radar kendali penembakan canggih multi-misi untuk meningkatkan deteksi target dan ancaman, sistem radio dan navigasi yang akurat dan sistem pemetaan yang cerdas.

Jet tempur Kowsar akan diproduksi dalam versi kursi tunggal dan kursi kembar, dengan kursi kembar yang akan digunakan sebagai pesawat latih.
Almadarnews

 Posted by on April 19, 2019

  3 Responses to “Iran Pamerkan Jet Tempur Kowsar di Hari Tentara Iran”

  1.  

    F-5 sebenarnya sangat unik dan luarbiasa… hanya saja karena berhasil di Hijack oleh Soviet nasibnya langsung redup… proyek F-20 pun tidak bersambut… persis seperti nasib F-14

  2.  

    mesin jetnya sendiri produksi lokal atau masih impor?