Oct 062018
 

Kendaraan udara tanpa awak (UAV) Saeghe buatan Iran © Tasnim

JakartaGreater.com – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menggunakan 7 drone untuk menargetkan militan Takfiri di wilayah Al-Bukamal, yang terletak di timur Sungai Eufrat di Suriah, seperti dilansir dari laman Tasnim News Agency (TNA).

Tak lama setelah Divisi Antariksa IRGC meluncurkan serangan rudal balistik ke militan Takfiri di wilayah Al-Bukamal di Suriah, 7 kendaraan udara tanpa awak (UAV) dikirim untuk menyelesaikan operasi “Muharram Strike” sebagai balasan atas serangan teror baru-baru ini di Ahvaz, Iran.

Stasiun televisi milik negara Iran merilis sebuah rekaman drone tempur Saeghe, untuk mengebom posisi dan benteng yang digunakan untuk menampung dan mendukung para teroris di Suriah.

IRGC dalam sebuah pernyataan melaporkan bahwa sejumlah pemimpin teroris dan juga elemen utama di balik kejahatan baru-baru ini di Ahvaz telah tewas atau terluka dalam operasi serangan udara, sementara infrastruktur logistik beserta depot amunisi mereka telah dimusnahkan.

Dalam parade militer di Ahvaz, yang diselenggarakan bersamaan dengan parade militer nasional tanggal 22 September untuk menandai Pekan Pertahanan Suci, militan Takfiri yang menyamar melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang berpartisipasi dalam upacara tersebut.

Serangan tersebut serentak diklaim oleh kelompok teroris al-Ahwaziya yang berkaitan dengan Arab Saudi dan pasukan teror Takfiri Daesh, yang diduga menerima patronase Saudi.

 

 Leave a Reply