Israel Akan Borong Jet Tempur F-15IA dari AS

Jet tempur Angkatan Udara AS, F-15E Strike Eagle © USAF via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan Udara Israel merencanakan akuisisi terbesarnya dalam kesepakatan sebesar $ 11 miliar yang dinegosiasikan dengan produsen pesawat tempur asal AS yaitu Boeing.

Seperti dilansir dari laman Times of Israel, kesepakatan itu tampaknya akan mencakup satu skuadron jet tempur F-15 dengan fitur siluman yang ditingkatkan, satu skuadron helikopter kargo dan pesawat pengisi bahan bakar di udara.

Pembelian tersebut akan didanai dari dana bantuan militer AS, yang mencapai sekitar $ 3,8 milyar per tahun selama dekade berikutnya sebagai pesawat dan helikopter baru yang dikirimkan.

Para prajurit bersiap menaiki helikopter angkut medium model CH-47F Chinook Fox di NTC, California © US Army via Wikimedia Commons

Menurut pejabat militer, helikopter kargo Yas’ur Israel atau juga dikenal sebagai Sikorsky CH-53 Sea Stallions dan pesawat pengisi bahan bakar dianggap ketinggalan zaman, dan penggantian mereka telah menjadi prioritas untuk Angkatan Udara Israel.

Angkatan Udara Israel mendukung penggantian skuadron yang menua dengan platform Boeing di atas beberapa pesaing perusahaan karena beberapa alasan, tulis laporan itu.

Pesawat pengisi bahan bakar Boeing yang didasarkan pada jet penumpang 767, memiliki catatan keandalan yang telah terbukti dan dapat dikirimkan cukup cepat. Lini helikopter Boeing, khususnya CH-47 Chinook dan V-22 Osprey, akan jadi kesepakatan pengadaan tunggal dan akan memberikan skuadron helikopter dengan kemampuan yang beragam.

Pesawat tiltrotor V-22 Osprey buatan Bell-Boeing, AS. © Peter Gronemann via Wikimedia Commons

Chinook adalah salah satu yang paling mampu mengangkut beban dari helikopter militer yang ada di pasar, sementara Osprey adalah pesawat tilt-rotor yang dapat lepas landas dan mendarat seperti helikopter serta mampu terbang seperti pesawat.

Jika kesepakatan berlanjut dan Israel kembali membeli F-15, itu akan menandai akuisisi pesawat tempur Boeing pertama oleh Angkatan Udara Israel dalam dua dekade terakhir. Pada tahun-tahun sebelumnya, Israel telah membeli 100 unit F-16 dan 50 unit jet siluman F-35 dari pesaing utama Boeing, yakni Lockheed Martin.

F-15 sedang dipertimbangkan dalam kesepakatan, Angkatan Udara Israel menjulukinya sebagai F-15IA dimana IA adalah “Israel Advanced”, menurut Israel Hayom, dan menjadi versi upgrade dari pesawat lama yang mencakup kemampuan siluman tertentu, seperti cat penyerap radar dan pengangkut senjata internal.

Tinggalkan komentar