Jun 032018
 

dok. Rim of the Pacific (RIMPAC) exercise 2012. (photo: MCC Keith DeVinney – US Navy)

Jakartagreater.com – Di saat meningkatnya ketegangan dengan Iran, Israel akan berpartisipasi – untuk pertama kalinya – dalam latihan angkatan laut multinasional Rim of the Pacific (RIMPAC) 2 tahunan yang dipimpin oleh armada ke-3 AS di lepas pantai Hawaii dan California Selatan akhir bulan ini, dirilis JPost.com, 3-6-2018.

RIMPAC, latihan maritim internasional terbesar di dunia, akan diadakan dari 27 Juni hingga 2 Agustus 2018 dan akan melihat partisipasi dari 26 negara, 47 kapal permukaan, 5 kapal selam, 18 pasukan darat nasional, dan lebih dari 200 pesawat terbang dan 25.000 personel.

Dengan tema RIMPAC 2018 menjadi “Capable Adaptive Partners,” latihan ini untuk meningkatkan kerja sama dan kepercayaan multinasional serta meningkatkan interoperabilitas pasukan. Israel akan bergabung dengan peserta pertama lainnya, Brasil, Sri Lanka, dan Vietnam.

Negara lain yang berpartisipasi dalam RIMPAC 2018 adalah Australia, Brunei, Kanada, Chili, Kolombia, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Peru, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Thailand, Tonga dan Inggris. China tidak diundang untuk berpartisipasi karena militerisasi yang sedang berlangsung di Kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Menurut US Navy RIMPAC akan fokus pada berbagai kemampuan “penting untuk menjamin keselamatan jalur laut dan keamanan di lautan dunia” dengan latihan mulai dari bantuan bencana hingga kontra-pembajakan, operasi pembersihan ranjau, latihan pertahanan udara hingga kompleks perang maritim.

“Negara dan kekuatan yang berpartisipasi akan menggunakan berbagai kemampuan dan menunjukkan fleksibilitas yang melekat pada kekuatan maritim,” bunyi sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh armada ke-3 AS, Pacom.mil.

“Kemampuan ini berkisar dari bantuan bencana dan operasi keamanan maritim hingga pengendalian laut dan peperangan kompleks. Program pelatihan yang relevan dan realistis mencakup operasi Amfibi, senjata meriam, Rudal, anti-kapal selam dan latihan pertahanan udara, serta operasi kontra-pembajakan, operasi pembersihan ranjau, pembuangan persenjataan peledak, dan operasi penyelaman dan penyelamatan. ”

Long Range Anti-Ship Missile

Latihan gabungan lapangan langsung akan mencakup tingkat taktis dan pelatihan tingkat operasional yang terbatas dan akan menampilkan penembakan langsung Long Range Anti-Ship Missile (LRASM) dari pesawat Angkatan Udara AS, Penembakan rudal permukaan ke kapal oleh Angkatan Darat Bela Diri Jepang , dan Naval Strike Missile (NSM) dari peluncur Palletized Load System (PLS) oleh Angkatan Darat AS.

Bagikan:

  4 Responses to “Israel Gabung di Latihan Angkatan Laut Internasional Terbesar”

  1.  

    waduh posisi china di ganti israel

  2.  

    Seharusnya China tetap ikut agar semua tau kualitas dr PLA+alutsistnya sehingga bs jd bahan evaluasi militer2 negara pesertanya!he3

  3.  

    Mau tanya, ada yg member Indonesian navy kagak?

    1. Kalau berangkat latihan pada bareng2 tetangga atau sendiri?
    2. Kalau kapal ketemu di jalan pakai IFF atau cuma kontak radio?
    — atau jangan2 cuma pake klakson, hahaha 😀
    3. Pulangnya janjian bareng atau jalan sendiri?
    4. Transit isi BBM dimana ya? Sampai Hawaii jauh 😀
    5. Senjata dibawa atau kosongan? Cuma latihan, kalau salah pencet tombol kayak Taiwan gimana?

 Leave a Reply