Israel Kembangkan Rudal dengan Target Timur Tengah

Uji penembakan rudal Arrow-3 interceptor Israel. (United States Missile Defense Agency)

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa Israel telah mengembangkan rudal yang dapat mencapai target di kawasan Timur Tengah.

“Mereka mengembangkan rudal ofensif di sini yang dapat mencapai tempat di kawasan dan target apa pun,” kata Netanyahu saat berkunjung ke Israel Aerospace Industries (IAI) di luar Tel Aviv, Senin.

Netanyahu juga mengatakan bahwa pihaknya bekerja pada sistem senjata dengan “kemampuan khusus yang tidak dimiliki negara lain.”

“Ini adalah kekuatan ofensif Israel yang sangat penting bagi kami di semua sektor,” tambah Netanyahu.

Jangkauan rudal Iran, Israel dan Arab Saudi. Source: CSIS Missile Defense Project

Sejak pembentukannya pada tahun 1948 di tanah Palestina yang diduduki, rezim Israel telah melancarkan banyak perang di Timur Tengah, yang terbaru telah menewaskan sekitar 2.200 warga Palestina di Jalur Gaza yang dikepung pada tahun 2014.

Rezim dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan ancaman perang baru melawan Lebanon. Dalam langkah provokatif, baru-baru ini meluncurkan operasi di perbatasan Lebanon dengan apa yang mereka sebut “terowongan serangan” yang digali oleh gerakan perlawanan Hizbullah di negara itu.

Awal bulan ini, Perdana Menteri Israel mengatakan pihaknya siap untuk meluncurkan serangan di dalam Iran jika kelangsungan hidupnya dipertaruhkan. Dia bahkan mengancam akan melakukan serangan nuklir terhadap Republik Islam pada bulan Agustus.

Sumber: presstv.com

Tinggalkan komentar