Feb 132018
 

Sistem rudal pertahanan udara Iron Dome buatan Israel. © Natan Flayer via wikimedia.org

JakartaGreater.com – Sehari setelah militer Israel kehilangan jet tempur F-16 menyusul konfrontasi yang signifikan antara negara Yahudi dan pasukan Suriah, Israel dilaporkan telah menyebarkan sistem anti-rudal ke perbatasan Suriah pada hari Minggu, seperti dilansir dari laman Defense World.

Jerusalem Post, pada hari Minggu mengutip keterangan para saksi mengatakan bahwa mereka telah melihat konvoi “baterai pertahanan rudal” berada di wilayah utara, dekat kota Baka Al-Gharbiya.

Disebutkan oleh saksi lain yang telah memposting foto truk yang membawa baterai di jalan raya pusat di sebelah utara Israel.

Sistem pertahanan udara Israel saat ini mencakup Iron Dome, yang dirancang untuk menembak jatuh roket jarak dekat, Sistem Arrow, untuk mencegat rudal balistik diluar atmosfer bumi dan sistem pertahanan rudal David Sling, untuk mencegat rudal balistik taktis, roket jarak menengah hingga jarak jauh dan rudal jelajah yang diluncurkan dari jarak 40-300 km.

Rudal pertahanan udara Suriah (kiri) dan sisa-sisa jet tempur Israel yang tertembak (kanan). Foto: © RT/TV-Novosti

Israel juga memiliki baterai rudal Patriot yang ditempatkan di wilayah utara dan telah digunakan untuk mencegat pesawat yang menyusup ke wilayah Israel dari Suriah.

Sabtu pagi, dilaporkan delapan pesawat tempur Israel dikerahkan untuk menargetkan posisi di Suriah. Militer Suriah sebelumnya pun telah beberapa kali menyerap serangan Israel, mengaktifkan sistem pertahanan udara serta menembak jatuh setidaknya satu jet tempur F-16i Israel.

Ini adalah pertama kalinya Israel mengakui dalam beberapa tahun bahwa persenjataan musuh telah menembak jatuh jet tempur Angkatan Udara Israel (IAF).