Mei 062019
 

Kapal selam Type 209 Mesir (Foto: thyssenkrupp Marine Systems)

Mesir pada hari Jumat secara resmi menerima kapal selam diesel elektrik Type 209 ketiga dari empat yang telah dijanjikan, sebagai bagian dari kesepakatan dengan Jerman yang telah menyebabkan banyak kontroversi di Israel.

Sebuah upacara yang diadakan di galangan kapal perusahaan pembuatan kapal Thyssenkrupp di kota Kiel dihadiri oleh komandan Angkatan Laut Mesir, Ahmed Khaled.

Kapal selam Type 209, adalah varian yang sangat canggih, sekarang akan menjalani periode tambahan pengujian sebelum tiba di Mesir dalam waktu beberapa bulan. Kapal selam milik Mesir berukuran panjang sekitar 62 meter, berbobot 1.450 ton dan memiliki diameter lambung tekanan 6,2 meter. Kapal selam dioperasikan oleh 30 awak kapal selam.

Sebelumnya Mesir menerima dua kapal selam pertama dari kesepakatan pada tahun 2016 dan 2017. Yang keempat diharapkan akan dikirim pada tahun 2021.

Pembelian kapal selam oleh Mesir, dan secara khusus mendapat persetujuan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas kesepakatan itu, telah menimbulkan banyak pertanyaan di Israel, dengan banyak mantan pejabat tinggi Israel mengatakan mereka tidak diajak berkonsultasi mengenai masalah tersebut.

Ini termasuk mantan menteri pertahanan Moshe Ya’alon, mantan kepala staf IDF Benny Gantz, dan mantan kepala agen mata-mata Mossad Tamir Pardo.

Menurut laporan, pejabat pertahanan Israel dan lainnya mengkhawatiran tentang penjualan persenjataan canggih oleh perusahaan Jerman Thyssenkrupp kepada tetangga dan mantan musuh Israel.

Jerman tidak memerlukan persetujuan Israel untuk penjualan persenjataan semacam itu, tetapi terbuka untuk mendengarkan kekhawatiran Israel. AS dan beberapa sekutu lainnya hanya akan menjual senjata canggih ke negara-negara Timur Tengah dengan teknologi yang ketinggalan satu generasi dari senjata yang dijual Israel, atau akan menjual terlebih dahulu ke Yerusalem, sebagai cara melindungi negara Yahudi itu dalam setiap konflik di masa depan.
Themedytelegraph

 Posted by on Mei 6, 2019