Israel Kirim Tambahan Artileri Serta Mortir untuk Thailand

Elbit Systems serahkan artileri dan mortir untuk Angkatan Darat Thailand © I Love Thai Army

JakartaGreater.com – Pada 17 Januari, Jenderal Natt Inthararoen, Menteri Pertahanan Thailand yang memimpin upacara penerimaan peluru artileri berat, Autonomous Truck Mounted Gun (ATMG) kaliber 52/155 mm dan Autonomous Heavy-Duty Bomb Mounted Artilery (ATMM) 120 mm dengan Jenderal Natthaphon Nakpanit Wakil Kepala Angkatan Darat , seperti dilansir dari laman I Love Thai Army.

Artileri berat swagerak Autonomous Truck Mounted Gun (ATMG) 52/155 mm didasarkan pada pengembangan artileri swagerak ATMOS 2000, yang akan dirakit dan dikembangkan di Thailand melalui transfer teknologi dari Elbit Systems Israel.

Model senjata yang disuplai adalah kaliber 52, bukan kaliber 39 yang sebelumnya telah dirilis. Yang mana akan memberikan kemampuan untuk menembak amunisi sejauh 40 km. Selain itu, ada sistem hidrolik yang memungkinkan senjata diatur dalam sudut yang benar dan cepat. Tetapi juga memiliki sistem pengaturan meriam secara manual sebagai sistem cadangan. Angkatan Darat telah memberikan total 12 meriam, yang akan dimasukkan ke dalam Batalion Artileri Ke-721.

Howitzer Nexter Caesar ditempatkan pada enam sistem dan unit lainnya. Angkatan Darat Thailand berencana untuk memasok sekitar 36 meriam. Selain hal itu, pasokan dari Unit Korps Marinir, sebanyak 6 sistem, senilai $ 26 juta, untuk meningkatkan kemampuan dukungan daya tembak Marinir.

Autonomous Truck Mounted Gun (ATMG) berbasis ATMOS 2000 © I Love Thai Army

Di seksi peluncur granat swagerak Autonomous Truck Mounted Mortar (ATMM) 120 mm yang berbasis sistem peluncur SPEAR 120mm yang dipasang pada truk dari Elbit Soltam. Dengan sistem lokasi penembakan otomatis untuk penentuan koordinat dan arah dengan sistem kendali dan tembak otomatis dari Pusat Industri Pertahanan dan Energi Militer (CSO) juga menerima transfer teknologi dari Elbit Israel, sama seperti ATMG.

Mortir swagerak Autonomous Truck Mounted Mortar(ATMM) buatan Elbit Systems © I Love Thai Army

Sistem ini diinstal pada truk 4×4 TATA 715c berbobot 2.5 ton buatan India yang dirancang untuk mendukung penggunaan militer. Truk yang sebagian besar digunakan oleh Thailand seperti Isuzu atau Hino tak dapat mendukung persyaratan ini karena sebagai versi sipil.

Sistem ini dilengkapi dengan peluncur granat 120 mm, dengan jarak tembak sejauh 5,6 kilometer, dapat menembak salvo selama 2 menit non-stop dengan 10 amunisi per menit.

Saat ini terdapat 10 sistem Autonomous Truck Mounted Mortar (ATMM), 9 di antaranya akan ditempatkan di Resimen Infanteri. Yang diharapkan menjadi unit reaksi cepat (RDF) di Brigade Infanteri ke-2 dan sistem ini juga digunakan dalam penelitian di Pusat Infanteri

Tinggalkan komentar