Israel Konfirmasi F-35I “Adir” Telah Digunakan Menyerang Target

42
6
Jet tempur siluman F-35i Angkatan Udara Israel (IAF). © Major Ofer (IAF) via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Jet tempur siluman F-35I “Adir” alias “Perkasa” milik Angkatan Udara Israel (IAF) telah melakukan serangan udara pertama mereka terhadap sasaran musuh, menurut Kepala Staf IAF Mayor Jenderal Amikam Norkin pada 22 Mei, seperti dilansir dari laman IHS Jane.

“Menurut saya, kita adalah yang pertama menyerang dengan F-35 di Timur Tengah”, kata Mayjend Norkin dalam pidato selama konferensi angkatan udara.

Sambil menampilkan sejumlah foto yang menunjukkan F-35I terbang di atas Beirut, ia menambahkan, “Saya tidak yakin tentang area lain, tetapi seperti yang Anda lihat disini, kami sudah menyerang dan ini adalah pertama kalinya kami membahas masalah ini”.

“Tujuan utama jangka pendek kami adalah untuk mengintegrasikan pesawat generasi kelima [F-35] dengan skuadron generasi keempat”, katanya. “Ini adalah tantangan besar dan saya pikir, kita mulai memahami potensi besar dari platform ini”.

Menanggapi komentar itu, Rick Edwards yang menjabat sebagai Wakil CEO Lockheed Martin International, mengatakan kepada wartawan di Israel, “Saya tidak terkejut sama sekali bahwa Israel adalah operator F-35 yang pertama” menggunakan pesawat untuk membawa serangan keluar.

Edwards juga menegaskan bahwa “Israel akan mengintegrasikan senjata pilihannya di pesawat siluman tersebut”. Meskipun dia tidak mengidentifikasi amunisi apa yang mau diintegrasikan oleh IAF pada F-35I.

“Saya tidak melihat kekhawatiran tentang mengintegrasikan produk Rafael dan bahwa kedua perusahaan masih terus berbicara tentang topik ini”, kata Edwards.

Rafael adalah perusahaan pertahanan asal Israel yang membuat rudal udara-ke-udara Python 5 serta I-Derby dan keluarga SPICE dari bom yang berpemandu.

42 COMMENTS

  1. F-35 combat ready……

    Su-57 Parade ready……

    Gripen NG Blogspot ready…….

    gak gak gak

    Eurofighter No stealth No problem…….

    J-20 Noh stealth Noh radar, kedetek juga…….

    • ah si anak bau kencur memang sulit klo di pemahaman lu yg sempit kaya fansboy fanatik yg blo’on……….
      israel juga pernah di embargo sama AS, blo’on…….
      jadi kata siapa embargo cuma menyerang indonesia…..
      blo’on kok di pelihara, pelihara kambing !!!!

        • wajar dong bung, amrik menguasai 70% pasar industri militer, dari industri makro sampai mikro.
          sekarang kalau indonesia mau survive kita ya berkiblat harus ke amrik, klo kiblat ke rusyah atau cina ya mustahil, rusyah kebanyakan juga pritilannya dari amrik.

          embargo bisa diangkat, seperti israel yg nyogok amrik, indonesia bisa aja nyogok amrik utk melepas embargo……..
          tpi nyogok juga ada yg legal, seperti membantu memasarkan produk/memberi ijin penjualan anu anu, sehingga membuka peluang amrik utk investasi di indonesia…….
          jadi jgn negatif thinking terus lha………

      • Kan Beda Embargo Yg Secara Serius Dgn Yg Hanya Sebatas Guyon Thok. Coba Tanya Mbh Mien Tentang Paton Yg Dikirim Lewat Jerman Di Tahun 60An Padahal Ngakunya Israel Di Embargo Sampe Tahun 73 Dan Katanya Jg Sudah Berada Di Bawah Embargo Formal Sejak Tahun 48 Bersama Mesir,Suriah,Ama Jordania. Toh Nyatanya Kemaren AS Nyetop Kirim Persenjataan Ke Israel Krena Alesan Di Jalur Gaza dan Setelah Di Ancem Israel Dgn Alasan “Penurunan Hubungan diplomasi Antar Ke Dua Negara” Langsung Tunduk Lagi Itu AS Dgn Ngirim Senjatanya.

  2. Setelah angkatan udara Israel mengumumkan pada 10 Mei 2018 serangan terhadap fasilitas Iran di Suriah yang dilakukan juga oleh F-35I Adir milik Israel, di Amerika, muncul artikel-artikel memuji pesawat tempur siluman buatan Amerika itu. Salah satu penulis dari Popular-Mechanics, Joe Pappalardo mengatakan bahwa F-35I Adir mampu menembus ruang udara Suriah, mengingat fakta ada sistem rudal anti-pesawat milik Rusia di Suriah yaitu S-300, hanya “Tidak melihat” F-35I.

    Dalam kasus mendeteksi pesawat siluman, operator Rusia mempunyai SOP untuk segera menyampaikan informasi yang relevan dari pertahanan udara Suriah dan Iran, yang meliputi objek yang diserang, dan itu tidak terjadi. Dia juga mengakui bahwa F-35I Adir dapat menyerang wilayah udara Iran, di mana mereka juga tidak menemukan sistem S-300 milik Iran yang beroperasi.

    Dengan demikian, kesimpulan ahli, mengungkapkan keadaan sebenarnya antara S-300 dan F-35I, pesawat F-35I tidak terlihat oleh sistem Rusia dan semua pertahanan udara Rusia yang dibanggakan tidak dapat melawan pesawat tempur siluman buatan Amerika yang terbaru. Juga, ia mengatakan bahwa F-35I, dilengkapi dengan radar dengan AESA mampu “Menenggelamkan” sistem avionik Suriah dan Iran, yang sejatinya dibuat berdasarkan sampel milik Rusia.
    https://www.facebook.com/IndonesiaDefenseVideo/?hc_ref=ARRW3BK7TAxPWo3cNuITXzGxYAfMSFyEiJssguthKLTpQeRz2GPL8ixKdu1YpsWZT_I&fref=nf

    • Kalau memang F35 sesuperior itu lantas kenapa AS khawatir dengan kebijakan Turki yang mengakuisisi s400?

      Kalau memang F35 sesuperior itu lantas kenapa Israel seperti kebakaran jenggot sampai mengirim PM nya ke Rusia, ketika ada wacana Rusia akan memasok s300 ke Suriah?

      Rusia-Israil itu punya kesepakatan untuk tidak saling bentrok di Suriah, jadi biarpun itu barang terdeteksi radar Rusia ya gak di apa-apain lah, yang superior itu bukan F35 Israil, tapi kebijakan politiknya sampai bisa menyetir negara sekaliber Rusia dan AS

LEAVE A REPLY