JakartaGreater.com - Forum Militer
Mar 062018
 

Citra satelit ImageSat International (ISI) menunjukkan hadirnya Su-57 Rusia di Suriah. © Military Advisor/Twitter

JakartaGreater.com – Terobosan mengejutkan Rusia terhadap Sukhoi Su-57 ke sebuah pangkalan di dalam wilayah Suriah telah menempatkan pesawat tempur stealth baru di wilayah operasi yang sama dengan Lockheed Martin F-35I milik Israel, seperti dilansir dari laman Flight Global.

Rekaman video yang muncul menunjukkan Su-57 yang tiba di Suriah dikonfirmasi oleh gambar-gambar yang diambil oleh citra satelit milik Israel. Penyebaran pesawat tempur jenis baru ini menandai puncak intervensi langsung Moskow sejauh ini dalam perang sipil yang berlangsung lama di Suriah.

Sumber-sumber Israel menilai bahwa Rusia telah mengirim belasan sistem senjata baru ke Suriah, untuk menjalani pengujian tempur. Namun kedatangan Sukhoi Su-57 yang menempatkan dua pesawat tempur siluman paling canggih di dunia dalam jarak dekat menciptakan situasi yang unik.

Untuk sementara Israel belum bereaksi secara resmi terhadap pengembangan tersebut, seorang sumber senior mengatakan tidak ada keraguan bahwa Moskow memang telah mengirim pesawat tempur terbarunya ke wilayah tersebut untuk mengujinya terhadap teknologi-teknologi Barat.

Pada pertengahan Februari, latihan “Juniper Cobra” dua tahunan, yang juga melibatkan pasukan AS, dimulai di Israel. Kegiatan selama tiga minggu tersebut bertujuan untuk memperbaiki pertahanan Israel melawan ancaman rudal balistik, dengan menggunakan skenario dimana aset AS digunakan untuk memberikan bantuan.

Latihan tersebut menciptakan tentu situasi di mana sejumlah besar radar maju melihat wilayah udara di seluruh Israel, membuat kedatangan khusus Su-57 menjadi menarik.

Rusia mengklaim telah mengembangkan sistem radar baru yang mampu mendeteksi pesawat siluman, namun sumber menunjukkan bahwa sistem Sunflower itu mungkin kurang memiliki ketepatan yang diperlukan untuk mendukung penargetan rudal.

Laporan Suriah menunjukkan bahwa angkatan udara Israel terbang ke seluruh negeri setiap hari menggunakan platform berawak dan tanpa awak, dan menyerang sejumlah sasaran.

Penyebaran baru Moskow dibuat dua minggu setelah terjadinya bentrokan perbatasan dimana sebuah drone yang dioperasikan oleh Iran dan Lockheed F-16 Israel ditembak jatuh, berarti “jalur panas” yang dibentuk untuk mendekonstruksi pergerakan pesawat Rusia dan Israel akan menjadi lebih kritis.

Bagikan:

  21 Responses to “Israel Prihatin Atas Debut Su-57 Rusia di Suriah”

  1.  

    BOROOOONG

  2.  

    Jgn Khawatir Israel & FPDA nanti sewa jasa ojek US F-22 utk mengepung SU-35

  3.  

    Nah lho, khawatir jg mereka padahal teknologi Rusia selama ini diremehkan.he3. Tinggal adu nyali aja pilot2 SU-57 dgn pilot2 F35+F22 diwilayah Syria dgn syarat persetujuan pemerintah masing2.he3

  4.  

    bisa bisanya prihatin

  5.  

    Didatangi su 57 aja sdh ngibrit kabur, apalagi didatangi su 77 bakalan beserr pingsan kumat cadhok ayan nya

    Kwokwokwok 😎

  6.  

    Sukhoi Su-57 – 5th Generation Stealth Jet Fighter

    https://www.youtube.com/watch?v=0JH2RAqi_-U&t=1s

  7.  

    Israel prihatin, AS galau, Agato naik tensi.

  8.  

    Negara Zionis Yahudi akhirnya bertekuk lutut sama Sukhoi Su-57 karena F-35 tidak ada apa-apanya dengan Su-57.. akhirnya sadar diri juga dengan kekurangan pesawat rombeng F-35 yang gagal produk.. xixixi..

 Leave a Reply