Sep 282018
 

Sistem rudal pertahanan udara S-300 buatan Rusia © Kemhan Rusia via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Israel diberitakan telah pengalaman menghadapi sistem rudal S-300 Rusia. Tentu saja, komponen S-300 yang ditugaskan Rusia ke Suriah berbeda dengan S-300 yang digunakan oleh Israel dalam latihan, seperti dilansir dari laman The Drive.

Rusia telah menyetujui untuk menyediakan sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-300 kepada Suriah, perkembangan paling menonjol di Timur Tengah beberapa hari terakhir.

Adapun versi S-300, yang akan disuplai Rusia kepada sekutu-sekutunya, saat ini tidak dipublikasikan, sebagian besar prediksi menunjukkan bahwa itu adalah versi domestik S-300PM Favorit atau S-300VM Antey-2500 yang diambil oleh Rusia dari cadangan atau dari unit tempur mereka sendiri.

Dengan jangkauan maksimum hingga 250 km ketika ini menggunakan rudal pencegat jarak jauh 9M82M atau 48N6E3, S-300 akan memiliki kemampuan teknis yang sama dengan S-400 Rusia, dan yang lebih berbahaya dari itu adalah bahwa S-300 Suriah ini terhubung dengan jaringan pertahanan udara milik Rusia.

Situs rudal S-300P di gurun Nevada, Amerika Serikat © Google Maps

Reaksi Israel dalam beberapa hari terakhir tampak sangat terdesak, selain saling tukar diplomasi yang bertujuan menghentikan rencana Rusia untuk menyerahkan S-300 ke Suriah, mereka juga telah bersiap untuk yang terburuk.

Angkatan Udara Israel telah menyatakan bahwa tak ada yang dapat mencegah mereka dari pemboman target lebih lanjut di wilayah Suriah, bahwa mereka sadar akan fitur taktis S-300 dan yakin mampu menghancurkannya dalam masa pengiriman.

Peringatan Israel tidak dapat diabaikan, karena kekuatan bukanlah satu-satunya yang dapat berbicara, dan jika mereka bermaksud menyerang, pasti jet tempur Israel akan siap segera setelah pasukan Rusia menarik diri sesudah menyerahkan kendali S-300 kepada tentara Suriah.

Israel sangat percaya diri karena telah berpengalaman menghadapi sistem S-300 lewat latihan Red Flag di Amerika Serikat, ketika armada jet tempur Israel terus melakukan serangan dan invasi ke dalam zona perlindungan S-300 (simulasi).

Harus diingat bahwa AS saat ini memiliki sistem S-300P yang dibeli AS dari Belarusia pada tahun 1994 dan S-300V dari Rusia pasca pecahnya Uni-Soviet. Semua ini masih sangat berguna, terutama ketika Amerika Serikat mengganti sejumlah komponen yang ada dengan membeli lebih banyak dari Ukraina dan Kroasia.

Selain praktik langsung dengan sistem S-300 AS, pihak Israel juga diyakini memiliki kode sumber alias “source code” khusus varian ekspor dari sistem rudal S-300PMU-2 ketika bertukar dengan Rusia untuk teknologi pembuatan wahana udara tanpa awak. Hal ini menyebabkan tidak berkutiknya sistem S-300 Iran pada Februari tahun ini.

Tentu saja, source code S-300 yang diberikan Rusia kepada Suriah berbeda dari S-300 yang digunakan Israel selama latihan, namun tidak akan terlalu banyak beda sehingga Angkatan Udara Israel menganggap telah berpengalaman berkonfrontasi melawan S-300 secara langsung, walaupun kapasitas operator sangat penting.

  13 Responses to “Israel Sudah Pengalaman Melawan S-300 Rusia”

  1.  

    Pengalaman latihan sama s300 siprus yg kemudian dimiliki yunani..jelas beda type dan operatornya jika rusia yg pegang..
    Yang jelas pengalaman f16 dan f35 nya pernah ditimpuk rudal tua soviet milik suriah s200 iya..jelass masa gk belajar juga sih..hhhhh

  2.  

    Claim boleh boleh saja..tp bukti menunjukkan,f16’f35,tidaklah aman utk melewati walau hanya sekelas s200..f16 tersungkur ke tanah,f 35 di senggol s 200..
    S300 yg akan di kirim Rusia adlh diantara varian yg paling canggih..
    Israel CMA melakukan latihan dengan s3300 versi unisovyet yg tdk mempunyai radar multi level..dan s 300 Rusia SDH mengalami berbagai peningkatan..sehingga menghasilkan bbrpa varian s300..diantara yg paling mutakhir adlh s300 smv 2500 dan smv 4000..yg mempunyai jalanan hingga 400km..
    Dan percayalah Rusia akan mengirim dengan segala pelindung s300 termasuk sistem electro warfare jg integrated sistem dengan s400 Rusia..
    Percaya atau tdk Rusia tdk akan mau merasa malu kalo s300ny di pecundangi Israel,,Karna itu akan menurunkan kredibilitas senjatanya di mata dunia terutama sekali di pasar senjata dunia..
    Apalagi menurut Dave Munandar berdasarkan analisisnya..s300 yg di kirim ke Suriah tetap dibawah kendali teknis militer Moskow..
    Karna utk memiliki kemampuan mengendalikan s300 membutuhkan bertahun2 pengalaman utk mendapatkan kmampuan terbaik..
    Dan sistem antey2500 yg dikirim ke Suriah SDH dilengkapi dengan sistem s 400..
    Di tambah lagi dengan tekanan serangan snjta electro Rusia dan itu janji Rusia..
    Israel hanyalah anak kecil di hadapan Rusia
    Apa pun usaha Israel utk menyerang Suriah akan jadi pertaruhan yg sgt mahal yg membutuhkan perencanaan dan pertimbangan.

  3.  

    Jalan terakhir sroil ya kirim James Bond atau Black Widow untuk hancurin tu S300. Tp cuma khayalan sroil…hehe.

  4.  

    Sama S200 aja kau ngumpat, apalgi S300 , Mencret lh kau Israel ??

  5.  

    lumayan akhirnya tingkah laku israel kena batunya.

  6.  

    Saking berpengalaman sampai jadi sangat ketakutan dengan S300

    😎

  7.  

    pd akhirnya wktu yg akan membuktikan

  8.  

    Dari usaha Israel untuk melobi Russia supaya sistem ini tidak dikirim jelas menunjukan seperti apa sebenarnya kemampuan sistem ini… pernah mempelajari belum menjadikan mereka sudah pasti bisa mengantisipasi… bahkan S-200 yang lebih tua pun masih menjadi ancaman serius apalagi S-300

  9.  

    Klo mau aman, sroil musti beresin sebelum selesai instalasi atau tenggelamin kapal kargo pembawanya. Dan kayaknya s300 ga bs halau bazooka atau RPG dr milisi kan ya.. mungkin 2 alternatif itu yg bs dilakuin sroil..

  10.  

    bung agus@ ya klu kapal kargo pembawah senjata itu milik rusia, israel mana berani coba2.

  11.  

    Diera stalin? Israel dijadikn peluru di palestina utk mengusir inggris dr tanah arab, diera leonid breznev? israel diperintahkn utk nembak kaparang amerika uss liberty
    😀 😆

 Leave a Reply