Jul 042018
 

JakartaGreater.com – Menurut Intelligence Online, Grup Israeli Aircraft Industry (IAI) kini sedang mempersiapkan dokumen tender untuk tiga unit pesawat pengintai tanpa awak canggih untuk Vietnam dengan nilai kontrak hingga US $ 160 juta, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Situs Israel mengatakan bahwa kandidat yang paling menonjol yang ditawarkan IAI pada Vietnam adalah Heron, UAV pengintai andalan Israel, yang saat ini melayani di sejumlah Angkatan Bersenjata di dunia seperti Jerman, Singapura, Korea Selatan serta India. Saat ini, Vietnam sedang dalam proses pembelian kendaraan udara tak berawak Orbiter buatan Israel.

Vietnam tertarik kepada UAV Heron buatan Israel sejak 2013, ketika majalah “Take off” mengatakan bahwa itu adalah kandidat terbaik untuk dimasukkan dalam “babak final” untuk dapat maju ke kontrak resmi dimasa depan.

Pesawat pengintai Heron dioperasikan oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut Israel ini adalah varian pengintai Heron 1 yang dilengkapi dengan radar pencarian dan juga sensor fotolistrik yang dipasang di bawah hidung buatan Elta.

Heron 1 memiliki layanan ketinggian 10 km, dengan kecepatan maksimum 207 km/jam, dan waktu operasi tanpa henti hingga 52 jam, pesawat terbang tanpa awak dikendalikan oleh dua orang teknisi dari darat.

IAI menyediakan unit komunikasi satelit yang sesuai yang memungkinkan pesawat untuk mengirimkan data dari sensornya bahkan ketika beroperasi pada ketinggian yang relatif rendah.

Ini juga bisa diasumsikan sebagai peran stasiun informasi mobile sekunder.

Selain versi pesawat pengintai Heron 1, IAI Group baru-baru ini juga meluncurkan versi upgrade dari Heron TP yang mampu membawa persenjataan yang mirip dengan Predator MQ-1 buatan AS, termasuk kemampuan pengintaian, pertempuran dan dukungan tempur.

UAV Heron TP dapat membawa muatan hingga lebih dari 1.000 kg dan dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara yang mampu mendeteksi, melacak dan menghancurkan target jauh di wilayah musuh.

Pelanggan pertama yang memiliki UAV Heron TP adalah Angkatan Darat India pada tahun 2015, negara Asia Selatan itu menandatangani kontrak senilai $ 400 juta untuk membeli 10 unit pesawat pengintai tanpa awak tersebut.

Saat ini, IAI Group belum mengumumkan secara resmi jenis UAV yang mereka tawarkan kepada Vietnam, namun berdasarkan nilai transaksi tersebut maka hampir dapat untuk dipastikan adalah Heron TP.

  One Response to “Israel Tawarkan UAV Heron TP Kepada Vietnam”

  1.  

    Vietnam terHeron2 dan takjub akan kecanggihannya layak diuji tanding dgn AUV jiplakan China.he3

 Leave a Reply