Sep 202017
 

Rudal Patriot Israel (Zachi Evenor)

Jerusalem – Israel menembak jatuh sebuah pesawat tanpa pilot di atas Dataran Tinggi Golan pada hari Selasa, 19/9/2017 dan mengatakan bahwa itu mungkin sebuah pesawat buatan Iran dalam sebuah misi pengintaian untuk kelompok militan Hizbullah Lebanon di sepanjang perbatasan Israel dengan Suriah.

Insiden tersebut terjadi beberapa jam sebelum Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dijadwalkan untuk menghadiri Majelis Umum PBB dan mengutip kekhawatiran Israel tentang sebuah kekuatan di Suriah mengenai kekuatan Iran dan Hizbullah yang telah membantu Damaskus mengalahkan pemberontak ISIS.

Pesawat tak berawak diluncurkan dari sebuah pangkalan udara dekat Damaskus dan jatuh dengan rudal pencegat Patriot di atas zona demiliterisasi Dataran Tinggi Golan yang telah memisahkan pasukan Israel dan Suriah sejak kesepakatan gencatan senjata yang pascaperang 1973, kata militer Israel.

“Seperti yang kita pahami, itu adalah misi pengintaian di sepanjang perbatasan dan Dataran Tinggi Golan atas nama Hizbullah,” kata seorang juru bicara militer, Letnan Kolonel Jonathan Conricus kepada wartawan. “Intelejen kami menunjukkan itu … buatan Iran.”

Ditanya apakah pesawat tak berawak itu bisa dipersenjatai, Conricus mengatakan bahwa informasi tersebut belum tersedia. Dia mengatakan bahwa pesawat tempur Israel juga telah melakukan scrambled.

Pejabat dari Suriah, Hizbullah dan Iran tidak segera berkomentar mengenai insiden tersebut. Dataran tinggi Golan, yang dicaplok Israel dari Suriah dalam konflik 1967, menjadi tempat kekerasan yang meluas dari perang saudara di Suriah. Israel sudah beberapa kali mengeluarkan tembakan untuk menggagalkan serangan yang dianggap lintas batas.

“Pesan kami adalah: IDF (Pasukan Pertahanan Israel) tidak akan membiarkan adanya pelanggaran terhadap kedaulatan Israel dan kami tidak akan mengizinkan pasukan Iran, Hizbullah, dan milisi lainnya untuk mendekati perbatasan Israel,” kata Conricus. (Reuters).

Bagikan Artikel :

  21 Responses to “Israel Tembak Jatuh Drone di Dataran Tinggi Golan”

  1. Pake meriam aja klo dron mah, apa kualitas penembaknya meragukan

    • Telat
      -Parah dicaplok Israel dari Suriah dalam konflik 1967
      -zona demiliterisasi Dataran Tinggi Golan yang telah memisahkan pasukan Israel dan Suriah sejak kesepakatan gencatan senjata yang pascaperang 1973, kata militer Israel
      =Lah bearti sah wilayah Suriah dan diagresi Israel , dan sekarang mo dipanasi lagi
      bearti sah Milik suriah dung Knp ada patriot dan pespur israel ??

  2. edannnn drone di doorrr..sm patriot….apa g punya ide lain y..

  3. Wkwkwkwkwkwk….begitu cemasnya…sampe-sampe nembak drone pake patriot….

  4. Nanti yang terbangnya ICBM biar lebih seru 😀

  5. Insiden tersebut terjadi beberapa jam sebelum Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dijadwalkan untuk menghadiri Majelis Umum PBB dan mengutip kekhawatiran Israel tentang sebuah kekuatan di Suriah mengenai kekuatan Iran dan Hizbullah yang telah membantu Damaskus mengalahkan pemberontak ISIS.

    Sek sek mikir dulu….????

  6. Pesawat tak berawak diluncurkan dari sebuah pangkalan udara dekat Damaskus dan jatuh dengan rudal pencegat Patriot

    ———————————————————

    Hahaha… Ternyata Julukan “Patriot The Drone Killer” Itu Memang Terbukti Sangat Nyata Ya?… 😛

  7. Patriot buat nembak drone… Genius 🙂

  8. Lebih baik Patriot dipake buat nembak drone, itu bukti kalo air defense Israel gak main2 daripada S400 udah dipasang ehh, Damaskus masih bisa diacak2 pesput Israel. Lalu tuh S400 buat apa? Jangan2 kayak ucapannya Pak Gatot, S400 canggih tapi gak ada rudalnya. Hhhhhhhhhh Ada atau gak ada S400 dipasang di Suriah itu gak ngaruh sama sekali. Lol hhhhhhhh

    • Fungsi Patriot dan S400 -+ nya adalah sama.
      Keduanya dapat menembak target terkecil hingga terbesar seperti drone, rudal, pespur dan lainnya.
      Mengenai S400 Rusia yang ditempatkan di Suriah hanya pihak Rusia yang lebih paham dengan efektifitasnya.
      Akan tetapi saya berpendapat bahwa ketika Amerika Cs membombardir kubu kepemerintahan yang berkuasa (seperti bandara dan lainnya) telah dilakukan koordinasi dengan pihak Rusia.
      Sedangkan penempatan S400 milik Rusia di Suriah adalah untuk melindungi aset Rusia, bukan Suriah.
      Cobalah berfikir lebih bijak, ketika kejadian Rusia membombardir dengan Kalibr dan lainnya yang diperkirakan oleh Rusia adalah sarang / markas pihak ISIS di Suriah, pihak Amerika Cs hanya diam membisu, padahal salah satu targetnya adalah bunker tempat persembunyian para agen dari Amerika Cs.

      Berasumsi boleh saja, akan tetapi banyak sudut pandang yang sampean lupakan atau bahkan sampean remehkan.

      • Betul itu bung, dsn lebih kental suasana politiknya!

      • Menarik, ayo kita lihat setelah perang melawan ISIS selesai, apakah AS yg akan mundur dalam menggulingkan Assad atau Rusia yang akan mundur meninggalkan Assad. Melihat kejadian di Korut pasca Resolusi terbaru PBB kemungkinan terbesar adalah Rusia yang akan mundur dari Suriah.

        • Bodoh… Russia baru saja memastikan kehadiran pangkalan militer di Suriah sampai 50 tahun kedepan… memangnya ga tahu pola kerja USA, kalau ga dibikin pangkalan militer mereka bakalan aneh2 bikin tuduhan macam2 biar bisa melakukan hal seperti yang mereka lakukan di Irak, Libya, Afganistan

 Leave a Reply