Dec 162017
 

Unjuk Rasa di Kota Ramallah menentang keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. (Hamas Movement)

Gaza, Jakartagreater.com – Tentara-tentara Israel menewaskan 4 warga Palestina dan luka-luka lebih dari 150 lainnya dengan serangkaian tembakan senjata, pada Jumat 15 Desember 2017, sementara unjuk rasa menentang pengakuan Presiden AS Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel memasuki pekan kedua.

Sebagian besar korban berjatuhan di perbatasan Jalur Gaza, tempat ribuan warga Palestina berkumpul untuk melemparkan batu-batu ke arah para tentara Israel di seberang pagar benteng. Kalangan medis mengatakan 2 pengunjuk rasa, yang salah satunya menggunakan kursi roda, tewas dan 150 orang mengalami luka.

Di Tepi Barat yang diduduki Israel wilayah yang juga diinginkan Palestina menjadi bagian dari negara independennya di masa depan bersama Yerusalem Timur, sumber medis mengatakan dua penentang terbunuh dan 10 lainnya terluka karena tembakan Israel.

Salah satu warga yang tewas, menurut pasukan kepolisian Israel, ditembak setelah ia menusuk salah seorang anggota unit kepolisian tersebut. Saksi mata untuk Reuters mengatakan warga Palestina itu membawa sebuah pisau dan mengenakan sesuatu yang tampak seperti sabuk bom. Sementara itu, petugas medis Palestina yang membantu mengevakuasi pria tersebut mengatakan bahwa sabuk yang dikenakannya itu palsu.

Palestina, dan dunia Arab serta Muslim secara luas, tersulut dengan pengumuman Trump pada 6 Desember 2017, yang membalikkan kebijakan berpuluh-puluh tahun AS atas Yerusalem.Israel dan Palestina sama-sama menginginkan kota itu menjadi wilayah kedaulatannya.

Sekutu-sekutu Washington di Eropa dan Rusia juga menyuarakan kekhawatiran mereka atas keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Militer Israel mengatakan bahwa, pada Jumat 15 Desember 2017, ada sekitar 3.000 warga Palestina yang berdemonstrasi di dekat pagar perbatasan Gaza.

Di Tepi Barat, militer Israel mengatakan sekitar 2.500 warga Palestina mengambil bagian dalam kerusuhan dengan menggulingkan ban-ban terbakar, melempari para tentara dan polisi perbatasan dengan batu-batu.

Israel merebut Yerusalem Timur, yang dipenuhi dengan tempat-tempat ibadah kalangan Yahudi, Muslim dan Kristen, dari Jordania pada perang 1967. Israel kemudian mencaplok wilayah itu, langkah yang tidak disetujui masyarakat internasional.

Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negaranya di masa depan. Para pemimpin Palestina mengatakan pengakuan Presiden Donald Trump atas Yerusalem itu sebagai masalah serius terhadap proses perdamaian, yang hampir mati. (Antara/Reuters)

Bagikan Artikel :

  21 Responses to “Israel Tewaskan 4 Demonstran Palestina”

  1. Airnya butek kotor besar kecilnya ikan ga keliatan jadinya disekat2 dulu biar nyiduknya ganpang

  2. Kmnakh engkau mr HAM

  3. Buat yg teriak2 itu pelanggaran HAM coba liat situasinya.

    Ada seorang Palestina, membawa pisau dan menusukkannya kepada Petugas keamanan Israel dan dia juga menggunakan sabuk bom walaupun itu palsu. Jika dalam kondisi tegak dan chaos maka apa yang harus dilakukan petugas keamanan tersebut??
    A.) Mendiamkan anggotanya yg tertusuk dan melihat seorang Palestina mengancam dg sabuk bom walaupun itu palsu.
    B.) Lari tunggang langgang yg bisa saja menyebabkan keadaan menjadi semakin rusuh.
    C.) Melaksanakan tugas dg segala resiko termasuk pembelaan diri meskipun harus menembak pelaku demo yg menusuk petugas tersebut.

    Jawaban logis baik dari sisi keamanan maupun implikasi politik menurut saya adalah C. Tak ada jawaban yg lebih baik dari itu. Itu juga yg tadi teriak2 pelanggaran HAM tidak mau membuka diri, membaca artikel diatas dg lengkap, tidak mau berpikir jernih dan selalu menganggap semua salah Israel, yah seperti disini yg selalu menyebut: Semua salah Jokowi. Kalo ada yg kayak gitu ya tinggalin aja karena pikirannya tak bisa berpikir jernih.

  4. Typo: tegang, bukan tegak.

  5. Wah walau disinggung HAM tetap aja sang pemuja membela junjungannya yg kebelinger! Malah menyalahkan pendemo, klu berada pd posisi warga Palestina yg tertindas apakah masih bs berfikir demikian?

  6. Yang jarang ditemukan disini itu ham burger.

    Lebih sering ketemunya beef burger, chicken burger dan cheese burger…

    Nyam nyam nyam

    Aduh keberatan perut nih, nggak bisa bangkit dari kursi habis makan sop buntut dan rameyon.

  7. Ayo Palestina berjuang terus rebut kembali tanah dan hak-hakmu yang telah dicaplok ZIONIS israel dan pada akhirnya ZIONIS israel pasti akan kalah
    ??????

 Leave a Reply