May 252018
 

Jet tempur generasi kelima, F-35 Lightning II. © CC0 by skeeze via pixabay.com

JakartaGreater.com – Penggunaan F-35 Israel pertama kalinya dalam serangan udara di Timur Tengah dapat membantu jet siluman ini menghadapi kritik yang terus-menerus bahwa itu adalah “boondoggle” alias “tak berfaedah” karena tak bisa bertempur.

Namun jangan berharap ada perubahan langsung pada lini terendah ataupun pengguna F-35 lainnya untuk bergegas membawa pesawat ke dalam perang sesungguhnya, sebut para ahli kepada Defense News. (24/5/2018)

Kepala Staf Angkatan Udara Israel (IAF) Mayor Jenderal Amikam Norkin di hari Selasa dalam konferensi IAF mengumumkan bahwa pesawat silumannya telah berpartisipasi dalam 2 serangan udara di Timur Tengah, membuat Israel sebagai negara pertama yang mengoperasikan F-35 dalam pertempuran.

“Pesawat Adir sudah beroperasi dan terbang dalam misi operasional. Kami adalah yang pertama di dunia yang menggunakan F-35 dalam kegiatan operasional”, katanya.

Norkin juga menunjukkan foto pesawat yang terbang di atas Beirut, Lebanon, menurut outlet berita asal Israel, yaitu Haaretz.

Richard Aboulafia, seorang analis kedirgantaraan dari Teal Group, menyebutkan bahwa penggunaan F-35 IAF dalam pertempuran itu adalah sebagai “promosi untuk F-35” dan mengatakan akan sangat berguna untuk terus maju di Suriah.

“Konflik Suriah menyerukan penargetan secara hati-hati dan survivabilitas maksimum, dua atribut F-35 yang paling kuat. Walau memiliki batas, tetapi dalam hal ini harus dilakukan”, katanya. “Ini tentunya memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi kepada pengguna lain serta pelanggan potensial bahwa pesawat dan sistemnya bekerja dalam kondisi nyata”.

Israel memiliki sejarah yang panjang mengirimkan pesawat tempur ke medan perang segera setelah beroperasi. Pilot legendaris IAF Moshe Marom-Melnik menjadi orang pertama yang menembak jatuh pesawat musuh dengan F-15 pada tahun 1979, menurut Flight Global. Sementara itu, hingga Operasi Badai Gurun tahun 1991 untuk Angkatan Udara AS melakukan hal yang sama.

Jet tempur siluman F-35I Adir di Pangkalan Udara Nevatim, Israel, 12 Desember 2016 © Tech. Sgt. Brigitte N. Brantley anggota U.S. Air Force

Ketika Israel memiliki platform baru, mereka akan menggunakannya secepat mungkin sehingga pilot dapat meningkatkan keterampilan mereka, menurut Abraham Assael, seorang pensiunan Brigjen IAF dan CEO Institut Fisher untuk Studi Ruang dan Udara Strategis.

“Ini adalah platform hebat dengan banyak kemampuan. Jadi kami berusaha untuk memaksimalkannya. Dan saya rasa mereka melakukan yang terbaik dan profesional, karena semua adalah proses untuk mempelajari mesin dan melantiknya di dalam angkatan udara. Ini tentu bukan tugas yang mudah”, katanya.

Aboulafia mengatakan pengalaman F-35 dalam dunia nyata tentu bisa berdampak bagi Lockheed Martin di pasar seperti Kanada, Jepang atau Inggris, yang mana sekarang ini sedang mempertimbangkan alternatif F-35.

Namun, Assael mengatakan dia tidak tahu apakah pencapaian tersebut akan banyak mempengaruhi penjualan F-35 ke Israel. Negara ini masih memutuskan apakah akan menambah pesanan F-35 di atas 50 jet sesuai kontrak atau akan membeli lebih banyak F-15.

“Ada diskusi saat ini di dalam Angkatan Udara Israel di mana investasi terbaik”, katanya. “Dan saya tidak tahu. Saya benar-benar tidak tahu”.

Apakah artinya AS akan menggunakan jet siluman itu di Timur Tengah juga sulit untuk dikatakan. Sebuah skuadron F-35B Korps Marinir AS tiba di Pangkalan Udara Iwakuni, Jepang, telah menjadi sebuah rumah permanen bagi Marine Corps Air Station.

Sementara itu, Angkatan Udara AS (U.S. Air Force) telah menempatkan armada F-35A di Inggris dan Jepang.

Namun, kepala layanan belum merinci rencana untuk segera mengirim F-35 ke Timur Tengah. Jenderal Herbert “Hawk” Carlisle, mantan kepala Komando Tempur Udara, mengatakan pada tahun 2017 bahwa dia yakin peristiwa semacam ini bisa terjadi pada “masa depan”, tetapi kepemimpinan US Air Force saat ini belum mengangkat masalah ini secara terbuka.

Hanya karena IAF sekarang telah membuktikan bahwa F-35I dapat digunakan dengan sukses di wilayah tersebut tidak berarti militer AS akan bergegas untuk menyebarkan F-35 ke Komando Pusat, kata David Deptula, mantan perwira US Air Force dan saat ini dekan di Institut Mitchell untuk Studi Dirgantara.

“Masing-masing negara yang memiliki F-35 operasional akan menggunakannya untuk meningkatkan kebutuhan keamanan nasional masing-masing, yang kemungkinan besar akan berbeda dan tidak saling mempengaruhi satu sama lain”, katanya. “Dikatakan, penggunaan tempur pertama F-35 menegaskan utilitas operasional dan wawasan akan diperoleh sebagai hasilnya”.

  54 Responses to “Israel Tunjukkan F-35 Bisa Bertempur. Terus Apa Selanjutnya?”

  1.  

    Judul di atas “Israel Tunjukkan F-35 Bisa Bertempur. Terus apa selanjutnya?” selanjutnya, kapan bisa di tembak jatuh?….ini akan jadi heboh beritanya

  2.  

    “Ini adalah platform hebat dengan banyak kemampuan.”

    kalimat ini pasti kgk bakalan dibaca sama fansboy fanatic yg suka ngerumpi & bikin fitnah.jajajaja

  3.  

    Selanjutnya terserah anda …

  4.  

    BUNGKUS

  5.  

    Kalian paham kan skrg dg kemampuan awal f35 di medan perang..
    Ini pespur siluman yg bagus..

    Knp kmrn f35 tidak langsung teroboss wil suriah itu tak terlalu penting utk saat ini dilakukan…

    Tp..
    Soal perang china dan israel jagoanku..

    Ha ha ha

  6.  

    Keterangan diatas foto F35 melintas diatas langit Lebanon,he3 negara lemah pertahanan udaranya bahkan lbh sangar milisi HisbuLLAH drpd tentara Libanon sendiri. Ditunggu F35i melintas sekaligus menyerang pangkalan Rusia di Syria maka akan bs diketahui mn yg terbaik dr teknologi masing2 negara tsbt terlepas dr perjanjian2 diantara mereka NATO+Israel dan Rusia.

  7.  

    Bungkus…

    F35A/B/C 12 unit.
    F16Viper 12 unit.

    Kaprang Iver Hulk 3 unit. :v
    Kasel dari Jerman 2 unit.

    S-400 Triump 4 batrei.

    Malu dong sama kucingg… Meooonnnnggg

  8.  

    Sekalian aja ngomong f35 terbang diatas wilayah Russia, China dan Korut membombardir tanpa diketahui siapapun termasuk israel dan pilotnya

    😎 huehuehue

  9.  

    Emang salah ya ka yuli klo pilih S-400 triump?? klo bisa di pilih s-400 n PATRIOT. Ya aku lebih pilih PATRIOT. Tapi karna PATRIOT ga di tawarin ke Indonesia jadi milih S-400 Triump.

    NASAMS juga bagus. Apalagi klo di tambah S-400 Triump. Lebih WOW lagi klo S-400 triump di ganti sama PATRIOT.

  10.  

    Iyaah tau kok…

  11.  

    Banyak yg tanya, kalo F-35 itu Siluman lalu buat apa nyerang Suriah lewat Lebanon??? Emangnya takut ya sama hanud lama Suriah???

    Buat saya, itu pertanyaan paling konyol yg pernah ada. Kenapa??
    1.) Dalam doktrin militer khususnya di Barat dan sekutunya termasuk Israel, keselamatan personil dan alutsista adalah yg utama, buat apa misi sukses kalo kehilangan banyak personil dan alutsista yg berharga. Apakah itu tindakan pengecut?? Jika kalian bertanya kepada anggota TNI maka jawabannya pun akan sama saja, nyawa personil dan alutsista adalah hal yg utama. Berbeda jika dalam kondisi terjepit, atau memberi jalan mundur bagi pasukan teman misalnya. Kalopun apes seperti F-16 Israel yg tertembak, itu menjadi catatan bagaimana caranya agar bisa menjalankan misi dg baik tapi nyawa dan alutsista tetap selamat. Makanya diartikel sebelumnya disebut sebagai Survivabilitas yg tinggi dalam mengahadapi hanud musuh yg tangguh. Caranya bagaimana??
    2.) Dalam taktik tempur udara, untuk memberikan kejutan serangan dan impact yg besar sekaligus mempersempit waktu reaksi lawan maka cara yg digunakan selain terbang rendah juga bisa memanfaatkan punggung Pegunungan untuk menghindari radar musuh. Saya setuju bahkan sesiluman apapun pespur baik itu F-22, F-35 ataupun Su-57 bisa saja terdeteksi dg menggunakan multiple kompleks radar dan hanud yg saling melengkapi. S-200 pun bisa menjangkau jarak hingga 300 km, artinya bila S-200 ditempatkan di Damaskus, S-200 yg sudah diupgrade oleh Rusia ini bisa menyasar sasaran pespur Israel sejak dari awal di wilayah Israel sendiri. Makanya, dg memanfaatkan F-35 yg memiliki kemampuan Siluman ditambah dg terbang di balik pegunungan Anti Lebanon disepanjang perbatasan Lebanon-Suriah, maka F-35 Israel bisa melakukan serangan dadakan dg lebih baik lagi. Mungkin itu pula taktik yg digunakan Israel saat melakukan misi penghancuran reaktor nuklir Suriah yg baru dibangun di Deir Ezor sebelah Timur Laut Suriah tanpa terdeteksi hanud Suriah. Padahal hanud yg menjaga Suriah saat ini sama dg yg dulu masih ada waktu penghancuran reaktor tersebut tahun 2007 lalu.
    https://internasional.kompas.com/read/2018/03/21/13412991/israel-resmi-akui-serangan-terhadap-reaktor-nuklir-suriah-pada-2007

    Pengecut itu kalo sudah bawa Su-57 ke Suriah tapi gak berani membersihkan pasukan Kurdi di sisi Timur Sungai Efrat padahal di Kurdi gak ada hanud kuat seperti yg dimiliki Suriah bahkan Rusia. Masak iya Su-57 yg terkenal Siluman dan jago goyang takut Ama Manpads Kurdi??? Kan masih wilayah De Jure Suriah kan??? Hhhhhhhhhh

    •  

      Why U didnt come to East Euphrat, Russian, U have Su-35 and Su-57 too, right??? Come on Chicken. Hhhhhhhhhh

    •  

      Panjang lebar tetapi sama sekali tidak memahami konteks…
      1. Baca kembali konteksnya… F-35 terlibat dalam operasi militer untuk menyerang Suriah… dilakukan dari wilayah Israel atau Libanon… kalau hanya seperti itu ngapain mesti pakai F-35??? bukanya pakai Tucano saja juga sudah cukup, yang penting diluar jangkauan dari sistem pertahanan Suriah… dan justru yang berperan lebih besar adalah RUDAL nya…
      2. Mulai ngepot lagi… jelas2 Su-57 masih dalam tahap pengetesan akir, belum pada masa sudah dalam layanan tempur kok masih dibawa2… 2007 Israel pamer kalau sudah menghancurkan reaktor Nuklir Suriah… saat itu belum ada F-35 lalu apa korelasinya???? serangan dadakan Israel selalu berhasil sebelumnya… justru sistem pertahanan Suriah yang meningkat tajam justru ketika USA mulai melakukan serangan kepada Suriah, bahkan ketika ada serangan masif dengan rudal yang jumlahnya diatas 50 biji… kalau ditanya kenapa sekarang lebih baik, ya tanya saja sama pasukan Suriah, toh mereka juga porak poranda melawan ISIS dan baru bisa membalikan keadaan setelah dibantu Russia…

      Cek saja sejarah perang dan keterlibatan Russia di Suriah… Russia tidak pernah menganggap Kurdi sebagai musuh, justru mengakui peran Kurdi dalam membantu memerangi ISIS… kenapa pula dibawa2 bahwa Russia harus menyerang Kurdi??? anda sehat???

      •  

        Ente yg lucu, jelas-jelas pertempuran saat ini lebih mengutamakan rudal baik AAW maupun rudal untuk serangan darat/anti permukaan. Bahkan Rusia Sendiri buat rudal jelajah jarak jauh dg reaktor nuklir, jadi buat apa tuh rudal dibawa masuk ke wilayah udara musuh??? Emangnya Ente bisa kasih contoh apa ada pespur yg bisa pede masuk ke wilayah udara musuh yg diperkuat??? Kalo ada contoh dan sukses tunjukkan ke ane. Negara junjungan ente aja over pede waktu Perang Georgia dan baru nyaho waktu pembomnya kena hajar rudal. Sejak jatuhnya F-117 mana pernah USA dan sekutunya bisa kehilangan Pembom gegara terlalu sombong masuk wilayah udara musuh. Jelas pemahaman Ente yg aneh, justru kalo pespur Siluman yg bawa rudal dan bisa memakai keuntungan geografis secara maksimal jelas akan meningkatkan kesuksesan dan survivabilitas.

        Kurdi dianggap sahabat Ama Rusia??? LoL…. Kalo gitu Rusia dukung aja Kurdi buat gulingin Assad. Emangnya pemberontak anti Assad cuman ISIS aja??? Hhhhhhhhhh

    •  

      Hah ??? Agato sugimura chicken…….and LoL ??

  12.  

    F35 pespur bagus..

    Bkn di rusia korea utara suriah iran dan china f35 akan sering menyelinap justru f35 akan leluasa terbang di wilayah indo…

    Ha ha ha

    Bisa bayangkan suriah iran tanpa adanya rusia..
    Mugkn mereka akan spti irak..
    Bisa bayangkan malay dan singapor tanpa sekutunya..
    Bisa bayangkan jika indo pd saat kasus irian jaya tak bersekutu…

    Nanti gantian tidak di timur tengah lagi akan ada negara berkembang laen yg akan yg di jadikan nato lahan uji f35

    Ha ha ha

    •  

      memang indonesia pernah punya sekutu ?
      kalau sekutu versi fansboy fanatic mungkin ada ya, tpi sejatinya indonesia kgk pernah punya, krn negara non blok….

      •  

        Indonesia tidak pernah bersekutu… dan benar Indonesia non block…
        Ketika dekat dengan Uni Soviet karena saat itu mustahil membeli alat perang dari USA/sekutu untuk melawan Belanda, sehingga terjalinlah hubungan Indonesia – Uni Soviet…
        Era Orde baru jelas sekali kalau Indonesia bersikap seperti Swedia yang menyatakan non block atau netral, tetapi mukanya condong ke barat…

      •  

        oooo,,, ya ya ya, yg waktu itu ya, tahun 1956, ketika itu sukarno mendatangi amrik lebih dulu, dan amrik setuju memberi bantuan.
        tapi dirasa masih kurang sama sukarno, sehingga dia bertolak ke soviet…

        tindakan ini disebut selingkuh oleh amerika.

        dan indonesia beli banyak senjata dr soviet dan dibayar dengan hutang yg baru bisa dibayar puluhan tahun ke depan.

        toh hubungan indonesia & soviet cuma sebatas penjual & pedagang. kgk naik jadi sekutu.

        •  

          Memang tidak ada hubungan sekutu… yang patut digaris bawahi adalah saat itu USA sangat agresif dengan usaha untuk menghentikan pengaruh Uni Soviet…

          Ketika kembai ke Indonesia Belanda membonceng sekutu mereka Inggris… dan jelas saja USA akan lebih berusaha membela sekutunya daripada membela Indonesia

          •  

            Sebetulnya indonesia dulu blm menentukan sikapnya ke arah mana brpihak, ingin non block, sementara amerika sudah mendekat ke indonesia, tapi jk indonesia dulu serius brmitra ke sovyet? Kemungkinan singapura, malay, seluruh kalimantan & papua bisa dicaplok indonesia dgn bantuan senjata dr uni sovyet

            Hahhaahaaaa

  13.  

    Ane gak tau apakah Russian Fanboys lagi nyiapin bahan Coli eh maksudnya buat mengolok-olok F-35 yg terbang diatas Beirut atau emang lagi bingung mau ngomong apa. Terlihat mereka begitu bangga karena masalah Mesin Roket. Hhhhhhhhhh

  14.  

    Nanti kapan gitu ya ada berita australi riliss foto f35 muter muter di atas jakarta..

    Ha ha ha

  15.  

    ini adalah platform hebat yg banyak kemampuan… tapi lebih banyak masalahnya xixixi… kalau si Nighthawk sudah Berlalu lalang di medan tempur lah si gembrot ?? Blom pernah menjalani misi kek sodara tuanya kok sudah ngaku2 wkkkkk… ya mana orang percaya buktikanlah kalau si gembrot ini moncer tapi, si asu ga mau pake uji coba kek korut atau suriah sih… Takut sm Sam jadul kah?? Mungkin sih lah Si Nighthawk dulu aja KO nya sm sam jadul kok wkkkkk…. Btw F 117 juga ga dijual sm si asu kek si Raptor… Barang yg tidak di jual asu biasanya yah barang yg Sudah jelas kemoncerannya tidak seperti si gembrot yg kagak jelas ini xixixi….

    •  

      Yg satu bomber gaek udah lama malang melintang yg 1 pespur baru operasional. Ya gak bisa dibandingin lah, kecuali seumuran. Hhhhhhhhhh

      •  

        Ya Makanya ane bilang blom terbukti xixixi… jadi jng di borong sebelum Pulang Dng selamat minimal dari Konflik seperti perang irak, liat dulu ntr kena sambit gak kalau gak borong kalau sampai kesambit sam tua kek si nighthawk nyesel tujuh turunan tuh yg udah beli :p

        •  

          Lah udah nembakin di Suriah gitu kok belum terbukti. Terbukti menurut ente tuh kayak gimana sih??? Udah dipake puluhan tahun gitu?? Semakin maju zaman dan semakin kompleks suatu Pertempuran jelas jadi kelihatan kuno lah tuh barang jadul. Hhhhhhhhhh

  16.  

    Hah ??? Agato sugimura chicken…….and LoL ??

 Leave a Reply