Jan 302019
 

JakartaGreater.com – Jet tempur multi-peran J-16 China saat ini ditutupi oleh lapisan yang dapat memberikan kemampuan siluman dan itu dipastikan mampu membawa semua jenis senjata untuk serangan presisi, seperti dilansir dari Global Times pada hari Selasa.

Brigade penerbangan di bawah Angkatan Udara PLA melakukan latihan pertempuran siang dan malam menggunakan jet tempur multiperan mutakhir J-16 pada akhir Januari, menurut stasiun televisi milik negara, China Central Television (CCTV).

Komandan Brigade Jiang Jiaji, pilot pertama yang memenangkan kompetisi Golden Helmet PLA sebanyak tiga kali berturut-turut, mengatakan kepada CCTV pada latihan itu bahwa cat berwarna “abu-abu perak” yang menutupi pesawat tempur J-16 merupakan sejenis pelapis selubung yang memberi kemampuan stealth pada pesawat tempur. Membuat hampir tidak terlihat oleh mata telanjang dan perangkat elektro-magnetik.

Jet tempur J-16 Angkatan Udara PLA di Western Theater Command © Liu Yinghua via China Military

Fu Qianshao, seorang ahli pertahanan udara Tiongkok, mengatakan kepada Global Times pada hari Selasa bahwa desain aerodinamis dari jet tempur J-16 China lebih menekankan pada kemampuan manuver daripada siluman, namun lapisan tersebut dapat membuatnya lebih sulit untuk dideteksi.

Lapisan siluman dapat mengurangi deteksi J-16 oleh radar, kata Fu. Pewarnaan jet ini yang disamarkan membuat pesawat tempur itu berbaur ke langit dan laut, sehingga musuh hanya akan mengenalinya dari jarak dekat, memberikannya keuntungan besar dalam pertempuran.

Jiang juga mengungkapkan bahwa semua jenis senjata udara-ke-permukaan Tiongkok yang saat ini beroperasi dengan Angkatan Udara PLA dapat dipasang pada armada J-16.

Ini berarti bahwa J-16 dapat menggunakan berbagai koleksi rudal udara-ke-darat, bom dan rudal anti-kapal, menurut catatan Fu, bahwa jet tempur multi-peran tersebut bisa membawa beberapa ton amunisi dan meluncurkan beberapa gelombang serangan sebelum kehabisan amunisinya.

Jet tempur J-16 Angkatan Udara PLA dalam manuver © Liu Yinghua via China Military

J-16 mampu membawa delapan ton senjata

Meskipun Chengdu J-20 adalah jet tempur China yang lebih canggih, Angkatan Udara PLA masih membutuhkan J-16 karena kedua jenis jet tempur dapat saling melengkapi, catat para analis.

J-20 dapat menggunakan kemampuan siluman untuk menghancurkan instalasi anti-udara musuh dan memenangkan superioritas udara terlebih dahulu, akan tetapi J-20 tidak dapat membawa sebanyak mungkin senjata seperti J-16, karena J-20 menyembunyikan senjatan di teluk senjata yang lebih kecil untuk memastikan kemampuan siluman, kata Fu.

Oleh karena itu, armada J-16 itu dapat menindaklanjuti serangan J-20 dan membersihkan target permukaan dengan rudal dan bomnya, lanjut Fu.

J-16 adalah jet tempur multi-peran bermesin ganda, kursi tandem, yang mampu berperang udara-ke-udara. Ini membuat debut selama parade Hari Angkatan Darat pada 30 Juli 2017 di pangkalan pelatihan militer Zhurihe di Daerah Otonomi Mongolia Dalam, China Utara, menurut kantor berita Xinhua.