Feb 022019
 

JakartaGreater.com – Tiongkok mengklaim bahwa pesawat tempur J-16 sekarang memiliki kemampuan “nyaris siluman”. Cat yang menutupi J-16 adalah sejenis pelapis selubung yang memberikan kemampuan siluman pada pesawat tempur, sehingga hampir tidak terlihat secara visual dan perangkat radar, tulis media China.

Upgrade dengan cat pelapis anti radar, mungkin hanya akan memberikan kemampuan siluman yang terbatas, mengingat J-16 tidak dirancang sebagai pesawat tempur siluman.

Beberapa waktu lalu, Shenyang J-16 – pesawat tempur multiperan, dilaporkan telah ditingkatkan dengan lapisan penyerap radar, kemungkinan semacam cat feromagnetik.

J-16 adalah adalah versi modifikasi dari J-11, yang merupakan salinan dari Su-27 Rusia. Kelebihan dari pesawat tempur desain Rusia adalah pada kemampuan manuver, bukan siluman. Seperti dinyatakan oleh Ahli militer China Fu Qianshao kepada Global Times bahwa pemberian cat baru pada J-16 hanya mengurangi jejak radar pada pesawat, membuat kemungkinan J-16 deteksi lebih kecil daripada tanpa cat pelindung.

J-16 akan dijadikan Angkatan Udara China sebagei pesawat pendamping siluman J-20 China. Mampu menggotong delapan ton senjata, termasuk bom pintar, rudal udara ke darat, dan rudal anti kapal. Cina dilaporkan juga mengembangkan J-16 varian peperangan elektronik.

J-16 meningkatkan kemampuan China untuk melakukan serangan ofensif. Pesawat tempur itu diperkirakan akan memainkan peran dalam konflik bersenjata atas Taiwan, sebuah pulau dengan Pemerintah sendiri yang oleh Beijing disebut sebagai provinsi yang membangkang.

Analis militer Cina menjelaskan bahwa J-16 dapat melakukan serangan yang menghancurkan terhadap target permukaan setelah J-20 terlebih dahulu membersihkan pertahanan udara musuh. Tidak jelas apakah Cina benar-benar memiliki kemampuan untuk melakukan operasi seperti itu, karena kedua pesawat tempur tersebut relatif baru.

Bussines Insider

 Posted by on Februari 2, 2019

  4 Responses to “J-16 dengan Cat Feromagnetik, Tetap Pesawat Tempur Generasi 4”

  1.  

    tetap saja pesawatnya keren lah.

  2.  

    Ilmu duplikasi Tiongkok dalam hal ini menjibplak tehnologi memang cukup mumpuni . Indonesia harus mampu melakukan hal yg sama agar TNI menjadi kuat dan negara semakin berdaulat .

    •  

      Duplikasi yg paling efektif hanya casing atau yg bisa dilihat langsung oleh mata, tapi untuk urusan bahan sampai mesin, dan dalemannya, pasti kualitasnya Downgrade

      •  

        Itu tergantung pada sumberdaya nya…baik sumberdaya manusia maupun sumber daya dana…karna bisa jadi yang oplosan akan lebih mengigit ketimbang yang orisinil…!!!
        Karna pada dasarnya tehnologi terus berkembang…dan siapa yang menguasai nya lebih baik maka ia akan lebih kompeten…jadi penguasaan tehnologi secara berkesinambungan dan terus menerus dalam rekayasa dan penelitian adalah suatu keharusan dalam era globalisasi dan persaingan…bila tidak akan tertingal kian jauh…!!!