J-20 dengan Dua Teknologi Tercanggih, Mirip Teknologi F-35

J-20 China (foto:Chaoji Da Benying )

JakartaGreater.com – Pekan lalu, situs web militer – Chaoji Da Benying yang berbasis di Beijing, mengungkapkan foto-foto pesawat tempur siluman J-20 China dengan dua teknologi tercanggih yang mirip dengan teknologi yang dimiliki pesawat tempur Amerika Serikat.

Sistem pertama yang diperlihatkan dalam foto-foto dikatakan sebagai teknologi tinggi Distributed Aperture System (DAS) pada pesawat siluman J-20.

Perangkat tersebut mirip dengan yang terinstal pada pesawat tempur F-35 AS. Perangkat AN / AAQ-37 DAS buatan Northrup Grumman disebut-sebut sebagai “bola kesadaran situasional 360-derajat”, yaitu sistem elektro-optik yang memberikan perlindungan di sekeliling pesawat dan memperingatkan pilot adanya ancaman rudal yang menyerang.

Sekarang, tampaknya, Cina juga memiliki teknologi Lensa kamera dengan aperture optik yang besar di hidung pesawat tempur yang dilengkapi dengan pelapisan warna ungu kemerahan, tulis postingan di China, dan perangkat itu sangat mirip dengan D-AN / AAQ-37 F-35.

Kemampuan canggih kedua pada J-20 yang diungkapkan oleh situs web adalah sistem pelepasan parasut di air atau Universal Water Activated Release System (UWARS).

Sistem ini adalah perangkat peledak-elektro bertenaga baterai yang dipicu oleh air laut yang digunakan oleh pesawat tempur Angkatan Laut dan Udara AS dan merupakan buatan dari beberapa perusahaan Amerika Serikat.

Sistem secara otomatis akan memutuskan kanopi parasut dari kursi ejeksi pilot setelah direndam dalam air. Sistem ini dirancang untuk mencegah pilot yang tenggelam karena parasut saat pesawatnya jatuh ke air.

Saat memamerkan sistem UWARS pada pesawat tempur J-20, poster China tersebut membanggakan pesawat tempurnya yang sudah dilengkapi sistem Universal Water Activated Release System (UWARS).

Menurut pejabat AS, China telah terlibat dalam pencurian teknologi besar-besaran AS selama 20 hingga 30 tahun terakhir. Tidak diketahui apakah dua sistem yang dipamerkan pada J-20 merupakan teknologi yang dicuri dari Amerika Serikat.

WashingtonTimes

Tinggalkan komentar