J-31 China Ancaman Nyata Jet Tempur AS

56
569
image
J-31 China melakukan uji penerbangan

J-31 pesawat tempur kedua Gen 5 Siluman China yang dirancang oleh Shenyang Aircraft Corporation mampu mengalahkan semua pesawat tempur Gen 4 AS dalam pertempuran udara, ungkap pilot tempur AS yang dikutip oleh surat kabar Want Daily.

Dengan penampilan mirip dengan F-22 dan F-35 AS, pesawat tempur J-31 dikembangkan sebagian berdasarkan teknologi AS yang dicuri oleh mata-mata China, klaim pilot itu. Dia memberi pandangannya bahwa semua pesawat tempur AS generasi keempat termasuk AV-8, F-15 dan F / A-18 tidak akan mampu untuk bertarung head to head dengan J-31 di pertempuran udara. Pesawat itu akan menjadi pesawat tempur yang sempurna untuk Tentara Pembebasan Rakyat untuk melaksanakan akses strategis di Pasifik Barat, katanya.

Pesawat tempur China juga akan menjadi pesaing berat bagi pasar ekspor F-35 ke luar negeri, prediksi pilot AS tersebut. J-31 mungkin tidak secanggih F-35, tetapi jauh lebih murah dari segi harga. J-31 yang dipamerkan selama Zhuhai Airshow 2014, mungkin sinyal dari Cina yang sedang mencoba menarik perhatian para pembeli potensial, kata pilot. Ini tentu akan sangat menarik bagi negara-negara berkembang, tambahnya.

Kelemahan utama dari J-31 dan J-20 adalah China masih belum dapat merancang mesin yang cukup kuat dan dapat diandalkan. Sampai saat ini China masih bergantung pada pembelian mesin dari Rusia. Namun desain baru pesawat China kini menggantikan ketergantungan akan mesin ini, meskipun hal tersebut masih dirahasiakan, katanya.

image

image

China berencana untuk mengekspor jet siluman generasi kelima J-31. Jelas ini akan menjadi pesaing penting bagi pesawat tempur siluman dari Amerika F-35 yang secara fisik keduanya sangat mirip meski beda dalam hal mesin. Jika F-35 menggunakan mesin tunggal, J-31 menggunakan mesin ganda yang secara teori lebih kuat dan lebih aman di udara.

Kabar bahwa China akan menjual J-31 kepada pembeli internasional muncul di ajang Aviation Industry Corporation of China (AVIC) Exhibition Hall. Versi yang akan diekspor secara resmi dipamerkan dengan nama FC-31. Hanya saja, anehnya China menyebut dalam plakatnya pesawat ini sebagai 4th Generation Multi-Purpose Medium Fighter. Atau pesawat tempur medium multiperan generasi keempat?

Jet tempur untuk China menggunakan kode ā€œJā€. Sementara ā€œFCā€ untuk ekspor, Dan ini adalah pertama kalinya J-31 telah disebut sebagai FC-31 itu. Tetapi kenapa generasi keempat? Apakah memang spesifikasinya diturunkan menjadi tidak siluman untuk pesawat yang dijual. Atau J-31 memang belum generasi kelima? Tetapi sejauh ini China dan banyak pihak menyebut J-31 sebagai pesawat generasi kelima dengan ciri kemampuan siluman atau tidak terdeteksi radar.

Bagaimana,Indonesia tertarik? bisa dipertimbangkan untuk mengisi satu skuadron pada renstra 2 (2015-2019). Pesawat ini bisa menjadi duet yg maut bersama SU-35 Rusia.

Sumber : wantchinatimes, financial time

Pengirim : Pecinta Wanita (Biro Jepara)

56 KOMENTAR

    • Hmmmm keLemahannya pada engine , berart sampai tahap mesin mereka beLum bisa meng Hack Biro pertahanan ASU untuk ENGINE MANUFACTURE AND PARTS , makanya pihak PLA ngotot pengen SU 35 untuk menjipLak engine SATURN 4FL….. Tapi sy yakin pihak KremLin ngotot dan keras untuk memperingati pihak kremLin akan mesin atau Engine yg di usung SU35…..Tapi menurut hayaLan saya Akankah PLA kerjasama dengan pihak Negara Lain untuk meng Akusisi SU35 dan secara diam2 mempelajari engine tersebut , karna PLA tau mereka tidak akan di ACC oLeh pihak KREMLIN untuk meng AKUSISI SU35 , berarti Daftar Antrian SU35 kita makin dekat nih :mrgreen: he he he

  1. Indonesia pun dengan segala potensinya mampu seperti China dengan pespurnya J-31 dan J-20, yang mampu mendesain prototype yang mirip F-35 dan F-22 AS, kelemahannya hanya tinggal persoalan mesin yg masih tergantung kepada Rusia.

    Apabila kita melihat pada Rencana Proyek KFX/IFX hasil kerjasama antara RI-Korsel, maka sebenarnya kita pun telah mampu mendesain pesawat dari hasil kerjasama dg pihak korsel setelah diperlihatkan cetak biru desain pesawat tsb pd waktu yal.

    Persoalan apakah Proyek KFX/IFX (Plan A) akan berjalan atau tidak berjalan sesuai kesepakatan yg telah ditentukan? Mengingat Korsel sendiri adalah sekutu kuat AS selain Jepang yg ada di Asia! Pasti akan selalu ada kepentingan intervensi AS pd kerjasama ini.

    Maka, setidak2nya melihat faktor2 tsb, kita pun sudah antisipasi dengan Proyek Kerjasama yg lainnya, yaitu Pengadaan Pespur Eurofighter Typhoon pengganti F-5 berikut ToTnya (Plan B), sehingga nantinya diharapkan akan mampu untuk mengurangi sisi kekurangan IFX dibeberapa sektor teknologi yg sensitif (rahasia) termasuk didalamnya opsi pemilihan mesin Typhoon pada saatnya nanti. Semoga Terwujud!

  2. weleh weleh, dikit dikit hack?
    ga semudah itu bung! china bikin mesin jet turbo fan ini dari lisensi mesin jet cmf56 buatan prancis-usa, awal tahun 80an.
    saat itu hubungan us dan china masih dekat (sebelum kejadian tianamen). dikembangkan terus selama 30 tahun. masalahnya ada di komposisi metaluroginya. turbin itukan panasnya ribuan derajat celcius. kalau campurannya tidak pas maka umur turbinnya akan berkurang. versi terakhir sepertinya sudah hampir siap.
    di asia cuma jepang dan china lho yang baru bisa bikin mesin turbo fan jet.

  3. Dalam segala hal teknologi dan rancang bangun (desain) china termasuk sdh sejajar dgn amerika, Russia dan Eropa. tp kelemahan china diantara mrk adlh dlm teknologi metalurgi dan metal komposit china msh perlu belajar yg lbh keras dibanding ketiga kelompok tsb. contohnya di kenderaan mocin yg mn mesin china lbh cpt aus dan boring serta bajanya msh kalah keras dan matang makanya lbh cepat mengalami korosi alias pengkaratan. dalam teknologi elektronika jg setali tiga uang dimana elektronika dan pembuatan semi konduktornya menggunakan bahan2 komposit sprt chip2 msh kurang kuat menahan panas jd cepat hank dan terbakar. tp semuanya hanya tinggal soal waktu utk china mengingat basic dan industri2 serta ekonomi china yg sdh lbh baik dibanding negara2 manapun, saya pikir mrk akan sanggup utk mengejar dan mgkn meninggalkan kompetitornya. Salam..

    • investasi mesin teutama mesin jet memang sangat mahal. tiongkok saja inestasi 30 milyar usd (4 kali anggaran militer Indonesia) untuk pembangunan fasilitas seperti lab, pabrik, powerplant dll hanya untuk mesin jet. tp bukan hanya militer saja trtapi untuk sipil juga karena tiongkok punya ambisi menggeser dominasi airbus & boeing

    • “Saat ini kami memproduksi” = berarti sdg membuat dan blm semuanya dari 600 bom

      “kecuali utk 2 skuadron sukhoi” = Saat ini yg ter ekspos kita baru punya satu skuadron sukhoi campuran, kedepannya tdk menutup kita ada penambahan satu skuadron sukhoi. dan satu skuadron sukhoi itu akan di isi jenis dan role yg berbeda. kemungkinan bbrp SU35 mutant aka pake cangkang SU27 dan jg bbrp SU30 serta SU34 maritim strike. kecil kemungkinan SU35, kecuali mgkn 2 ekor jatahnya AU russia yg kemungkinan msh bisa ngecek dan disetujui sama om putin. :mrgreen: Harapan ane sih.. yg paling nomor satu itu baterei2 SAM selevel S350 keatas sukur2 yg versi long serta bukminah dan pak pantsir di datangkan dimari secepatnya. Soalnya sdh darurat dan gawat nih..! byk yg sdh paranoid akan serbuan invasi F35 ausil paak..! šŸ˜›

  4. Mungkin cocok jika J31 siluman ini utk mendampingi Su35, sementara blm mendapat jatah pespur Pakfa.
    Cangkangnya saja yg diambil dr J31 ini sementara utk jeroan nya bs dioprek menggunakan mesin+radar avionik milik Su35, jadilah pespur siluman mutan utk menaklukan pespur siluman raptor F22.
    Inovasi … Dn inovasi … Semakin sering berinovasi semakin banyak pengalaman yg didapat, yg berguna buat bekal bagi bangsa ini dalam membuat pespur sendiri demi kemandirian bangsa.

  5. Imo, mito dkk, itu hp cina merk lokal….kualitasnya memang segitulah. Tapi lihat juga hape cina berkualitas : oppo, lenovo, xiao me, dan 2 raja telekomunikasi dunia ZTE dan Huawei. Di Cina berlaku….ada duit ada barang….loe punya budged berapa…gua siap bikin barangnya….

  6. ngak salah beli satu skuadron untuk tandingan F-35 australi,singapore kelak.orang bilan barang cina cepat rusak itu tidak berlaku untuk barang sperti jet tempur,karena jet tempur bukan barang main2,buktinya mereka ngak pakai mesin jealing atau dong feng kok,mereka import mesin dari rusia dan tentu ada teknologi rusia jg di dalamnya.