Dec 092014
 

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir. Ia diberi Baret dan 2 Brevet Marinir sebagai tanda pengangkatan warga kehormatan.

Diawali dengan masuknya 4 tank BMP-3F yang membentuk formasi dengan personel Denjaka dan Taifib, pembaretan pun dimulai di Lapangan Apel Hartono Kesatrian Marinir, Cilandak, Jaksel, Selasa (9/12/2014). Baret dan Brevet Korps Marinir dibawakan oleh 3 prajurit yang melakukan terjun payung dan tiba di depan mimbar.

Pemasangan Baret ungu, Brevet Kehormatan Trimedia serta Brevet Anti Teror Aspek Laut Korps Marinir kepada Ryamizard dilakukan oleh Dankormar Mayjen TNI (Mar) Faridz Washington.

Dalam sambutannya, Ryamizard mengaku bangga mendapat kepercayaan menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir. Ia berjanji akan menjaga nama baik dan harga diri Marinir seperti menjaga nama dan harga dirinya sendiri.

“Hari ini kembali saya berada di tengah-tenga prajurit marinir. Sungguh menggetarkan naluri keprajuritan saya. Kepercayaan ini tentu memberikan tanggung jawab besar untuk menjaga nama marinir. Saya akan menjaga nama marinir seperti menjaga nama dan harga diri saya sendiri,” kata Ryamizard dalam sambutannya.

Jenderal (Purn) Bintang 4 itu pun mengatakan, dengan kembalinya ia di lingkungan Marinir, itu mengingatkan akan penugasannya saat masih aktif menjadi prajurit. Terutama saat ia menjadi komandan kontingen misi perdamaian di Kamboja pada 1992-1993 lalu di mana wakilnya merupakan anggota marinir yang sangat ia hormati.

“Mengapa saya mengatakan terhormat dan membanggakan karena dalam masa karir saya selama 14 tahun di daerah operasi selalu bersama prajurit termasuk prajurit marinir salah satunya saat bertugas menjadi komandan misi perdamaian ke Kamboja,” ujar Ryamizard.

“Saya telah meyaksikan kiprah Korps Marinir yang membanggakan. Selalu hadir dalam tiap penugasan, tidak pernah absen dalam penugasan, dan mampu mengibarkan panji-pani kebesarannya. Semua nilai-nilai itu memberikan keyakinan setiap ancaman, Marinir akan mampu menghadapinya,” sambung mantan KSAD itu.

Ryamizard pun memberikan sejumlah pesan moral bagi prajurit-prajurit marinir. Mulai dari memelihara jati diri sebagai tentara rakyat dan tentara pejuang untuk bisa bekerja sama dengan rakyat, hingga meningkatkan profesionalisme dan menjaga solidaritas antar sesama prajurit, termasuk dengan anggota kepolisian.

“Pelihara jati diri sebaga tentara rakyat dan tentara pejuang. Tanamkan nilai-nilai bersama rakyat TNI kuat. Tingkatkan profesionalisme TNI dan jaga solidaritas dengan sesama prajurit TNI, termasuk dengan anggota polisi. Pegang komando tegak lurus yang jelas dalam rangkaian tugas,” tutupnya. (news.detik.com)

Bagikan :
 Posted by on December 9, 2014

  7 Responses to “Jadi Warga Kehormatan, Menhan Ingatkan Marinir Jaga Solidaritas dengan Polisi”

  1.  

    pertamax…!!

  2.  

    3

  3.  

    hmmmm..

  4.  

    Selamat mlm di WIT & slmt sore WIB numpang nyimak,dulu ya?.
    .salam.

  5.  

    apa ga tergolong terlambat nih, untuk masuk warga kehormatan?? bukankah biasanya setiap korps atau satuan besar selalu mengundang para jenderal bintang 4 untuk masuk sebagai warga kehormatannya, seperti KSAU,KSAL, KSAD & Kapolri,,,, emang waktu Ryamizard jadi KSAD dulu ga sempet diundang ya?????

 Leave a Reply