Apr 172019
 

Pesawat tempur Gripen E © Saab Group

JakartaGreater.com – Swedia akan tetap memproduksi lusinan lambung kosong pesawat tempur Gripen untuk tetap menjaga jalur produksi hingga mulai diproduksinya varian “Pembunuh Flanker” Gripen E.

The Swedish Defence Materiel Administration (FMV) Swedia memesan 14 lambung jet tempur Gripen, yang akan dibiarkan kosong dan tidak digunakan sampai nantinya dibutuhkan.

Swedia nantinya akan memesan 60 unit Gripen varian “E” dengan nilai SEK 37 milyar (sekitar US$ 4 milyar), selain itu pabrikan Saab juga ditugaskan untuk membangun lambung untuk tambahan 14 Gripen (10 kursi tunggal Gripen C dan empat dua kursi Gripen D).

Batch ini sebagian besar dipesan untuk mempertahankan kompetensi produksi pesawat tempur, karena produksi Gripen untuk Angkatan Udara Swedia dan pelanggan ekspor lainnya, seperti Thailand, Afrika Selatan dan Republik Ceko, hampir berhenti.

Karenanya pesanan untuk membangun lambung tambahan dilakukan untuk menjaga jalur perakitan tetap berjalan sebelum produksi Gripen E, dijuluki “Pembunuh Sukhoi”, bisa dimulai.

“Gripen adalah kepentingan keselamatan yang utama bagi Swedia, dan penting untuk menjaga produksi tetap berjalan dan mengasah keterampilan”, kata juru bicara FMV Henrik Hedberg kepada Svenska Dagbladet.

Keputusan untuk memulai produksi Gripen E diambil oleh pemerintahan Swedia sebelumnya. 14 lambung tambahan Gripen C / D dimaksudkan juga sebagai persiapan potensi transaksi ekspor. Menurut manajemen pemasaran Saab, pihaknya dapat memberikan pesawat tempur Gripen C/D baru dalam waktu hanya 18-24 bulan, yang secara signifikan lebih cepat daripada yang dapat diberikan pabrikan pesawat tempur lainnya.

Namun, sampai hari ini, lambung Gripen masih kosong dan tidak memiliki peralatan yang dibutuhkan untuk membuat pesawat empur Gripen. FMV tidak merinci berapa banyak uang negara yang dikeluarkan Swedia untuk membagun lambung Gripen. Perkiraan kasar sekitar beberapa ratus juta Krona.

Dalam pernyataannya, manajemen FMV menekankan bahwa biaya perakitan 14 lambung Gripen sudah termasuk dalam biaya total keseluruhan proyek Gripen E.
Sputnik

 Posted by on April 17, 2019