Jun 192017
 

Personel TNI Angkatan Udara melakukan pemeriksaan mesin pesawat jet tempur Sukhoi yang dipamerkan dalam Pameran Dirgantara 2017 di Terminal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (20/4). (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)


Indonesia telah menempatkan pesawat tempur Sukhoi di sebuah pangkalan di bagian utara Kalimantan untuk meningkatkan keamanan jika kelompok ISIS yang menguasai sebuah kota di Filipina mencoba melarikan diri ke selatan, seorang kolonel angkatan udara mengatakan kepada kantor berita Antara.

Kepala pangkalan udara di Tarakan, Kalimantan Utara, mengatakan bahwa tiga jet Sukhoi yang tiba pada hari Jumat akan tinggal selama sebulan jika kelompok ISIS yang melawan militer Filipina di Kota Marawi berusaha melarikan diri ke Indonesia.

“Militan tersebut mungkin melarikan diri dari Filipina dan dipaksa untuk menyeberangi perbatasan ke Indonesia,” kata kantor berita Antara mengutip Kolonel Didik Krisyanto.

Militer Filipina mengatakan pada hari Jumat bahwa beberapa militan Islam yang menyerbu Kota Marawi di selatan negara itu pada bulan lalu mungkin bercampur dengan pengungsi untuk menyelinap pergi selama pertempuran yang telah berkecamuk selama hampir empat minggu.

Militer mengatakan bahwa sekitar 200 orang, kebanyakan berasal dari kelompok pemberontak lokal yang berjanji setia ke ISIS namun juga beberapa pejuang asing, terus bertahan dengan menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dan masjid sebagai tempat berlindung yang aman.

Keruntuhan keamanan yang menghancurkan telah membuat khawatir tetangga seperti Indonesia dan Malaysia, dan para pemimpin pertahanan dan tentara dari ketiga negara tersebut dijadwalkan bertemu di Tarakan pada hari Senin untuk sebuah upacara untuk menandai peluncuran patroli di lautan antara negara-negara tersebut.

Kota pelabuhan Tarakan berada persis di sebelah selatan dari sisi Malaysia di Kalimantan dan melihat ke seberang laut ke Mindanao di Filipina selatan, sebuah pulau luas yang telah diliputi oleh pemberontakan dan bandit selama beberapa dekade.

Otoritas angkatan laut Indonesia juga telah meminta masyarakat setempat termasuk nelayan di daerah perbatasan yang menghadapi Filipina untuk melaporkan setiap orang yang mencurigakan, Antara melaporkan.

Sebuah korps brigade mobil polisi juga telah dikirim ke wilayah utara di pulau Sulawesi untuk mencegah militan menyeberang perbatasan, katanya.

Pada hari Senin, Indonesia akan meresmikan sebuah komando maritim di Tarakan dan juga menggelar sebuah upacara di sebuah kapal perang Indonesia dengan pejabat Malaysia dan Filipina untuk meluncurkan patroli.

Singapura dan Brunei akan hadir sebagai pengamat.

Komandan pangkalan angkatan laut Tarakan, Laksamana Pertama Ferial Fachroni, mengatakan kepada Reuters bahwa negara-negara lain juga akan mendirikan pusat komando untuk membantu berbagi informasi.

Fachroni mengatakan angkatan darat, angkatan laut dan udara akan dilibatkan dalam patroli namun diperlukan lebih banyak diskusi untuk memastikan apakah mereka akan bersama atau berkoordinasi.

Sumber: hindustantimes.com

  9 Responses to “Jaga Perbatasan dengan Filipina, Sukhoi TNI AU Siaga di Tarakan”

  1. Cuma ditaroh doang mah ga mempan kali, terbangin trus pake sonic boom pas di tmpat sel isis berada, pas mrk lg bikin bom trus di snic boom oleh tni, lsg kaget dah mrk dan bom nya meledak pas di jidatnya…xixixi

  2. patroli ngawasin gerilya kok make sukhoi,…kurang cocok lah, …deh ada tukino kok,..malah gak dipake. manfaatin jg drone2/UAV yg deh dibeli dari ‘pinoy’..katanya….

    • Kok mirip 35 ya…hihihi…. Kalau salah ya maaf.. habis bedanya su 27 ma 35 kan yg paling mudah ban depannya double ma single… Hihihi….

      • itu d gambar su-30…..double seat..TS-3008 su-30mk2

      • Gampang Bung Cara Bedain Su-30 Sama Su-35… Tinggal Lihat Aja Jumlah Kursinya.Klau Kursinya Satu Itu Brarti Su-35 Sedangkan Klau Kursinya Dua Itu Brarti Su-30 Dan Juga Bisa Di Lihat Dari Tingginya Su-35 Itu Klau Gk Salah Gk Sampe 6 Meter Tingginya Dan Klau Su-30 Itu Tingginya Lebih Dari 6 Meter…

  3. Setau saya ini sukhoi bukan cuma buat tangkal militan isis di filipina setau saya ada kegunaan lain yaitu bersiap menembak jatuh black flight yg marak dikawasan timur..
    Ntah 3 sukhoi ini yg dimaksud atau sukhoi lainnya lupa saya ahahaha

  4. Iya juga sih..untuk ngawal perbatasan memang yg cocok tukino..
    Kalo siaga sukhoi…spt mau ngejar destroyer ato kasel musuh…hehehe

  5. hancurkan

 Leave a Reply