Dec 062015
 
Apel khusus di Marshaling Area, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Apel khusus di Marshaling Area, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 850 prajurit TNI, yang terdiri atas 537 prajurit TNI Angkatan Darat, 231 TNI Angkatan Laut, dan 82 TNI Angkatan Udara, siap melaksanakan tugas negara untuk menjaga perdamaian di Lebanon. Mereka tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Infanteri Mekanis (Satgas Yonif Mekanis) TNI Konga XXIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt).

Hal itu ditegaskan Komandan Satgas (Dansatgas) Indobatt Konga XXIII/Unifil Letkol Inf Dwi Sasongko saat memberikan pengarahan pada apel khusus di Marshaling Area Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/12/2015).

Letkol Dwi Sasongko yang diberi tanggung jawab untuk memimpin misi perdamaian di Lebanon tahun ini merupakan lulusan Akademi Militer 1998. Dia adalah lulusan terbaik atau peraih Adhi Makayasa dan saat ini menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 305 Para Raider, Karawang, Jawa Barat.

Dengan tugas barunya itu, Letkol Dwi mendapatkan kehormatan sekaligus tantangan untuk menunjukkan profesionalisme prajurit TNI di masyarakat internasional. Ini merupakan tugas yang sangat berat, karena pasukan Kontingen Garuda sebelumnya, yang bertugas di tempat yang sama, telah melaksanakan tugas dengan baik.

Dwi menegaskan, para prajurit yang ada dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-J/Unifil merupakan prajurit-prajurit pilihan. Mereka telah lulus seleksi untuk bergabung sebagai penjaga perdamaian dan siap ditugaskan selama setahun di Lebanon.

“Prajurit-prajurit pilihan ini telah melewati beberapa tahap, dimulai dari tahap seleksi sampai predeployment training yang bertujuan menyiapkan dan mengirimkan prajurit-prajurit profesional guna melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian dunia dengan baik,” ujarnya.

Dikatakan pula, penugasan perdamaian merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi, “Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.

Menurut rencana, Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-J/Unifil akan diberangkatkan ke daerah operasi di Lebanon dalam waktu dekat. Mereka akan menggantikan Satgas Konga sebelumnya serta memiliki pandangan dan tujuan yang sama, yaitu melaksanakan misi pemeliharan perdamaian dunia.

Bagikan Artikel:

  9 Responses to “Jaga Perdamaian Lebanon, TNI Berangkatkan 850 Prajurit”

  1. Harus membuat prestasi lagi, harus!!!

  2. Absent malam

  3. kasihan jg ya anak istri di tinggal kurang lebih 1 tahun demi tugas negara,,

  4. JKGR teh eror apah gimanah, di refresh ber xx koq itu2 aja yg muncul, dah gitu comenya gak nongol2, AADJ Ada Apa Dengan JKGR???

  5. Semoga makin jaya
    di darat, laut & udara..

  6. ga bisa komen dari tadi

  7. Tes

  8. lokasinya di lebanon mana ya, kok aman2 aja yg tugas disana padahal berbatsan langsung ma suriah dan israel loo…

 Leave a Reply