Dec 022017
 

Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P. memeriksa persenjataan Yonko 469 Paskhas di Lanud SIM, Aceh Besar

Aceh Besar. Jakartagreater.com – Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP menegaskan, untuk menjaga wilayah barat Indonesia , TNI AU menyiagakan pesawat- pesawat tempur di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh.

“Pesawat-pesawat tempur akan distandby-kan di Lanud ini (SIM) untuk melaksanakan operasi-operasi mengamankan wilayah Indonesia Bagian Barat” kata Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahyanto, S.I.P saat kunjungan kerjanya di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Jumat (1/12/2017).

Kedatangan Kasau yang didampingi Ketum PIA Ardhya Garini, beserta Aspam Kasau (Marsda TNI Kisenda Wiranata), Asops Kasau (Marsda TNI Barhim), Aspotdirga Kasau (Marsda TNI Agus Munandar), Pangkoopsau I (Marsda TNI Imran Baiduris), Kadispenau (Marsma TNI Jemi Trisonjaya) beserta pengurus PIA Ardhya Garini Pusat disambut oleh Komandan Lanud SIM Kolonel Pnb Suliono, S. Sos. Tari-tarian daerah khas Aceh Besar dan beberapa pejabat Pemda Aceh Besar juga tampak ikut menyambut kedatangan Kasau dan rombongan,

Untuk melihat kesiapan Lanud SIM Aceh, Kasau mengecek beberapa fasilitas pendukung operasi, seperti shelter pesawat, gudang senjata maupun fasilitas lainnya.. Menurut Kasau, keberadaan Lanud SIM sangat strategs sebagai Lanud aju untuk mendukung tugas operasi TNI AU/TNI di wilayah barat Indonesa.

Kasau juga meninjau kesiapan markas Batalyon Komando (Yonko) 469 Paskhas beserta alat perlengkapan persenjataan yàng digunakan untuk mendukung pertahanan pangkalan. Disela-sela kunjungan tersebut Kasau menyampàikan kebanggaan dan penghargaan yang tinggi atas semangat yang ditunjukkan para prajurit TNI AU dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara meskipun jauh berada di ujung barat Indonesia. .

Kepada para prajurit yang bertugas, Kasau juga menanyakan kondisi dan keadaan keluarga prajurit yang bertugas di bumi Rencong. Kasau berharap para prajurit membawa istri dan anak-anak ke tempat dimana bertugas.

“Jadikanlah anak-anakmu menjadi anak yang pintar, sesuai dengan tuntutan jaman, sebagai generasi milinea”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Nanny Hadi Tjahyanto didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/D.I Lanud SIM Ny. Poppy Suliono dan para pengurus meninjau TK Angkasa yang ada di Lanud SIM. (Dispen AU).

  13 Responses to “Jaga Wilayah Barat, TNI AU Siagakan Pesawat Tempur di Lanud SIM”

  1. F16 lagi

  2. Beliau ini marsekal yang cerdas….Pak Jokowi gak salah pilih

  3. Kok cuma sbg Lanud Aju ya…?

    • Iya om cendol, kedepan sekitar 7-9 “lanud terluar” yang berbatasan dg negara tetangga akan diperkuat dg kehadiran 1 Flight pespur (3-4 pesawat)…kalo main airbasenya tetep diskadron exissting spt di Pku, Iwj, Ponti, Mksr.

      Critanta kita lg menerapkan konsep “dispersed airbase” dg menyebar kekuatan udara kita diberbagai lokasi shg menghindari kelumpuhan total kalo main airbase kita berhasil diserang musuh, sekaligus mendekatkan kekuatan kemedan operasi

  4. Jgn lupa isiannya yg gahar2 jgn yg odong2, minimal ada pespur F16V dan NASSAM!

  5. Maaf OOT neh …
    baru baca Koran Kompas hari ini ttg penangkapan pedagang Batu Sinabar hasil tambang dari gunung tembaga pulau Seram Maluku, konon Batu tsb bisa dijadikan material anti radar, sdh saatnya kawasan tsb dijaga aparat keamanan, skrg sdh mulai diincar negara² besar tuh …

 Leave a Reply