Aug 252013
 

Cocos-Keeling-Islands

Tidak jelas, apa maksud Amerika Serikat membuat Pangkalan Militer di Pulau Cocos, Australia yang hanya berjarak 1270 km dari Jakarta.  Jika pasukan di pulau itu hendak melakukan serangan ke Jakarta, hanya dibutuhkan waktu puluhan menit.

Kalangan DPR mulai khawatir dengan pembukaan pangkalan baru militer AS di Pulau Cocos, yang diiringi penempatan 2500 prajurit Marinir, di pulau yang dekat dengan Pulau Chrismast, Australia,  di Samudra Hindia. Bahkan AS berencana akan menambah pasukan di Pulau Cocos menjadi 4000 Marinir, Jika Pemerintah Australia menyetujuinya.

Dilihat dari peta, Pulau Cocos ini terlihat dekat dan berada di barat daya Pulau Jawa.

Dihitung dengan menggunakan pesawat tempur, jarak tempuh Pulau Cocos ke Jakarta  hanya butuh waktu puluhan menit.  Untuk itu, anggota Komisi I DPR RI (F-PPP) Husnan Bey Fananie melihat pangkalan baru militer dan penempatan pasukan di pulau itu bukan tanpa maksud dan tujuan.

“Pemerintah dan rakyat Indonesia harus waspada. Karena pasukan itu tidak ubahnya sebagai pasukan spy drone atau pasukan mata-mata (striking drone), pasukan yang ditempatkan sebagai pasukan penyerang nantinya,” kata Husnan.

(grafik:scaleplus.law.gov.au)

(grafik:scaleplus.law.gov.au)

Husnan mengaku  ikut  mempertanyakan keberadaan 2.500 marinir AS yang ditempatkan di Pulau Cocos, saat menerima kunjungan Ketua Kongres Amerika Serikat untuk Bidang Luar Negeri,  Edward Royce di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/8/2013),

Dari berbagai informasi yang didapatkan, keberadaan Marinir AS di pulau tersebut, memang sengaja untuk memata-matai negara-negara di kawasan Asia, khususnya Indonesia.

“Saya tanyakan apa alasan kuatnya dan argumentasinya penempatan marinir AS di pulau tersebut. Namun jawabannya sangat normatif dan diplomatis, bahwa pasukan marinir ditempatkan atas dasar kerja sama militer AS dengan militer Australia, juga untuk membantu negara-negara di kawasan Asia saat menghadapi bencana alam,” tuturnya.

Atas jawaban itu, politisi PPP itu mengaku tetap mengganjal. Karena, tidak mungkin sesederhana itu penempatan pasukan marinir AS di Australia dalam skala sebesar.

“Menurut saya, pasti  AS memiliki agenda besar dalam penempatan pasukannya di Australia, baik dalam jangka pendek dan panjang,” jelasnya. (antara/jibi/ija)

  39 Responses to “Jakarta Dibayangi Pangkalan Militer AS”

  1. Pantes ada kabar dari trit sebelah kalu mbak astuti bikinan king george, dibikinin kandang deket yang ada gambar badaknya.. ternyata ini penyebabnya… cocok dah…

    pokoknya sekarang mah… “LW SENGOL GW BACOK” heheheheh….

  2. Rawe-rawe rantas malang-malang amblas..

  3. Jangan lupa dgn yg di utara, Vietnam telah membuka Cam Ranh utk ‘perbaikan’ kapal2 US NAVY (pangkalan militer terselubung). Menurut saya semua itu tidak ditujukan utk Indonesia tapi utk menangkal China jika terjadi konflik di LCS. Untuk Indonesia yg jauh lebih perlu diwaspadai bukanlah kekuatan militer AS tetapi cara2 halus AS menggunakan USD aka $

    • Ditinjau dari strategi militer letak pulau terpencil dan kecil jauh dari mana mana adalah rawan sebagai pangkalan tempur jika ada perang besar antar negara. Kecuali pulau itu di lengkapi dengan sarana super hebat minimal sekuat kapal induk .Itu pun pasti tidak sehebat kapal induk yang bisa bergerak dan jangan lupa sekuat kuatnya kapal induk pun jika ada perang dia bukan ditempatkan di garis depan.
      Jadi tak usahlah khawatir berlebihan ,TNI pun santai saja .Kalau ada perang besar antara China dengan Amerika plus sekutunya saya malah yakin mereka akan meninggalkan pulau itu karena jauh dari mana mana. Tempat itu hanya akan jadi easy target bagi China.

  4. Pokoknya Kapal Selam tawaran dari Om Rusky musti dibungkus & dibikinin kandang di pulau terpencil & rahasia tersembunyi dari pengamatan Drone Golbal Hawk milik Om Sam

    • Ada saran buat AL RI, kapal-kapal selam yang sudah berusia uzur, ataupun yang sudah dimuseumkan (dipajang) tetapi masih memiliki kemampuan tempur (masih baik,tidak bocor dan masih dapat beroperasi), lebih bagus di cor di dasar selat sunda (ALKI-1), selat lombok (ALKI-2), dan daerah NTT (ALKI-3).

      Tidak usah patroli, jadikan aja semacam stasiun pemantau tetap bawah laut dengan personil yang dirotasi dalam kurun waktu tertentu, kan lebih berguna daripada di parkir dijadikan pajangan dan akhirnya berkarat dan terancam dikilokan oleh tukang goni botot.

      Dan juga dibekali 10-20 rudal bawaannya tentunya. Walaupan pasif, tapi kapal-selam kapal selam museum itu amat sangat berguna. Minimal dapat menghancurkan 1-2 Kapal Selam musuh terlebih dahulu kalo terjadi konfrontasi.

  5. ternyata tetangga kita dah takut sama NKRI,,, minta bantuan untuk jaga2 sama paman sam .. emangnya monster bawah laut kita sudah sekuat itu ya..???.. Mantab..
    Jayalah Indonesiaku..

    • menurut info yg gw denger, AS sudah menambah angkatan militernya dr 2.500 menjadi 35.000 angkatan militer AS dipulau cocos Australia, dengan alasan untuk misi kemanusiaan (GIILA) dan yg lebih parahnya lg menurut informasi trit sebelah, angkatan militer AS dipersiapkan untuk membantu papua jika terjadi konflik lg, dan ada motif jg diblik itu smua, yaitu membanru pulau papua menjadi PAPUA MERDEKA, yap sm halnya seperti timor leste. we’ll see 🙂

  6. Saya yakin petinggi TNI kita sudah punya perhitungan yg matang tntng penempatan marinir AS di pulau cocos,,MEF 2,Su 35bm harga mati,utk ditempatkan di jakarta

  7. S400 ….

  8. meF 2 kita butuh radar maritim n udara yg bisa mencover sluruh wilayah NkRI…masak kita mau jadi orang buta terus.. Dan jangan lupa satelite sebagai mata para tnI…
    kalao perlu di setiap pulau yg tak berpenghuni di simpan radar dan 1peleton skaligus di pasangin s-400… Sebagai titik pertahanan..

    Kalao perlu anggaran untuk polisi,Ham,depaG,di potong di masukan ke 3matra… khususnya beli radar nd s-400..
    Insya allah dalam mef ke 3 indonesia sudah bisa lebih garang di seluruh kawasan asia tenggara…….

    Tak ketinggalan kita berdoa semoga cepet terlaksana…

  9. Rasa-rasanya perlu sekali kita memiliki pangkalan rhs di pantai barat Sumatera, sekitar P Enggano atau P Mentawai dimana kita dapat meresponnya (counter) dengan cepat setiap aksi yang timbul dari P Cocos atau P. Chrismast. dan disertai kemampuan untuk deteksi dini di setiap ALKI. Juga untuk counter Darwin, tampaknya perlu ada pangkalan dekat P Flores/P Sumba/PRote yg masih terhalang oleh bentuk lingkungannya sbg proteksi alam.semoga

  10. Gak usah terlalu Parnolah…Saya masih percaya kok para petinggi kita lebih tau apa yg mesti dilakukan. Lagi pula paman Sam ini kayaknya gak tau ya kalau di sekitar pulau Cocos itu termasuk daerah patahan, sama seperti Enggano dst. Jadi tunggu aja, mudah2an suatu waktu sebelum mereka menyerang Tsunami besar terjadi disana. (Doa orang yg mengadu ke Tuhan karena dicurangi kawan he..he..).

  11. Semoga ekonomi kita kedepan lebih baik,yang tentunya berdampak terhadap bertambahnya anggaran pertahanan kita,sehingga target pemenuhan alutsista utk MEF tahap ke ll nanti bisa berjalan lancar

  12. Di selatan jawa sudah ada pangkalan AL blum ya..?? Kl blum sepatutnya di gelar juga d sana,bukan karena parno tapi mencegah lebih baik dari pada menyesali kalo kalo sesuatu terjadi,ingat bangsa yg parkir di pulau kokos itu bangsa agresor,udah banyak negara jadi korbannya,setidaknya kalaupun mau meng invasi tidak semudah membalik telapak tangan.

  13. Penempatan Marinir Amerika ini bukan hnya sebagai bagian dri kerja sama akan tetapi ketakutan amerika akan kemajuan pertahanan indonesia.mereka tw sda yg masih kaya pada indonesia mampu mengembangkan kemajuan ekono dan militer indonesia.Terlebih isu sentral pemasalahan papua yg meminta merdeka,dimana aset amerika begitu besar. Skrg permasalahannya Calon Jend kita Pak Moeldoko ingin merampingkan Jumlah tentara kita,dan menginginkan prajurit penguasaan teknologi.gila apa,negara luas dan penduduk terpadat hny dikawal 500rb tni ? Apakah lebih baik postur yg begitu besar dan kemampuan prajurit yg profesional dalam semua bidang lebih baik.
    Anggran Polri ini lebih baik dipotong 1/2 persen,mengingat kinerja polri yg sembrono dan sangat2 tdk kompeten.terlebih hanya ada 1 matra Brimob.Akankah lebih baik dialihkan untuk anggaran Alutsista kita,baik pembelian Sukhoi 35,S400,dan radar Anti Stealth.Jika sudah bener mendesak,alangkah baiknya pengesahan wamil dan komcad dilaksanakan.Namun tetep perlu sosialisasi kpd bangsa dulu.

  14. Jgn takut, kita punya Nyi Roro Kidul……. Raja Mataram pasti bisa meminta penguasa Lautan pantai selatan tanah jawa untuk menenggelamkan alutsista Amrik he he he he… intermezzo.com
    Jarak 1.270 km antara pulau cocos dgn tanah jawa, klo amrik (asumsi konflik 5 th lagi) mendekat dgn kapal induk dan kapal perusak takut dgn lontong baru kita, klo mereka mengirim pesawat tempurnya takut dgn S-300 kita (asumsi kemhan udah akusisi) dgn radar canggihnya dan campuran skuadron su 35 bm (10 bj) + T50 pakfa (8bj) asumsi udah diakusisi dengan metode beli eceran mulai skrg hi hi hi. Nah pastinya mereka mengandalkan rudal tomahawk untuk menghajar intalasi2 militer dan instalasi vital indonesia. Dan perang elektronika dll
    Jarak jangkau tomahawk:
    • Block II TLAM-A–1,350 nmi (2,500 km),
    • Block III TLAM-C & Block IV TLAM-E-900 nmi (1,700 km)
    • Block III TLAM-D-700 nmi (1,300 km)
    Apa yg dapat menangkis rudal canggih itu dan pemikiran apa yg harus diakusisi mulai dari skrg
    1. Pertahanan udara berlapis (perisai udara) : akusisi S-400 (asumsi S-400 udah diekspor krn rusia beralih ke S-500), rudal pathsir untuk pelindung S-400 serta Mistral+startreak, Oerlikon swis (perthanan titik)
    2. Swasembada radar pertahanan , UAV militer, Pesawat Intai dan Satelit Pertahanan buatan bangsa sendiri.
    3. Belajar ke iran gimana caranya bisa menaklukkan pesawat UAV amrik. (saya yakin iran pasti mau membantu, tapi indonesia pasti takut dimarahi paman sam dgn ancaman embargo hi hi hi skrg aja 1 dollar bisa 11.000 hi hi hi)
    4. Teruskan program Mangkara-2, Migdet, (kapal selam tanpa awak) dll sampai tingkat produksi . Cocok untuk perthanan di lepas pantai untuk menghancurkan kapal musuh sebelum mendekati pantai
    5. Teruskan swasembada roket/rudal pertahanan dgn targget harus bisa mengjangkau pulau cocos atau dari NTT mengjangkau darwin.
    Dana untuk S-400 , su-35bm/t-50 pakfa apa ada?? ada , insyaallah pasti. Itu DPR udah getol pingin TNI dan kemhan mengajukan apa untuk keutuhan NKRI pasti ACC, tp jgn lupa hi hi hi hi sip

  15. kalo gitu cepet di abisin buat ngeborong 10 sekilo nd selada,jgn lp s-300nya msukin skalian..
    Xixixixixixi

  16. itu drone sam dah bolak balik nusantara bro…….makanya pertahanan 1 paket akan di buat oleh om rusky en panda…lokasi entah dmn….makanya samsit….aktif bener latihan sama tni…karena dia lg nyari2 bro…..emang dia polisi kita maling………………..sebenarnya sby…ambalat hanya pengalihan justru yg di perkuat ya daerah tidurnya nyi loro kidul…………apa kita nego juga sama penguasa pantai selatan nih…biar pada hang…..senjata mereka yg di pulau coco…

  17. Christmas Island, Cocos Island, dan jangan lupa, disebelahnya hanya berjarak beberapa ratus mil lg, juga ada Diego Garcia (2500 mil laut dari Baghdad), tempat pangkalan / transit “Desert Storm Operation”.

    Strateginya sudah tidak bulan sabit lagi, tapi pengepungan dari segala penjuru!!!.
    TNI sudah sewajarnya menciptakan Unit-Unit Tempur tidak hanya berdasarkan Teritorial saja, juga harus diciptakan unit Tempur berdasarkan Pangkalan Negara asing.

    Seperti Pangkalan Marinir di pulau Nipah yang akan berkonfrontasi dengan musuh dari arah singapura ataupun malaysia.

    Sudah sewajarnya dibuat pangkalan marinir di selatan pulau jawa yang akan dikonfrontasi dengan Australia, Pangkalan di Cristmas Island, Cocos Island dan juga dengan Diego Garcia yang dilengkapi dengan “First Class Military Equipment” sebagaimana di Filipina dan Guam.

    http://nealrauhauser.wordpress.com/2013/07/15/the-b-52-gets-an-upgrade/diego-garcia-guam/

    • Setuju, Cocos Island dan Christmas Island hanyalah perpanjangan dari Diego Garcia untuk semakin mendekat ke arah Indonesia. Diego Garcia memiliki peran yang teramat sangata penting bagi seluruh “War Campaign” mereka.

      Diego Garcia memiliki peran yang krusial dan strategis bagi pangkalan AU dan AL amerika.
      Pangkalan ini sudah ada sejak era perang dingin yang lalu untuk mengawasi UNi SOviet di Samudera HIndia.

      The Persian Gulf War (1991) and Operation Desert Fox (1998) proved Diego Garcia to be critically important as a refueling base, while doubling up as a base for B-52 bombers. It is believed during the latter part of 1998, more than 100 long-range cruise missiles were launched off the island of Diego Garcia aimed at Iraq. Again, in the beginning of October 2001, the US used the island as the base to launch B-2 and B-52 bombers attacks against Afghanistan. The island still continues to plays an imperative role, under the current “War On Terrorism” led by the UK and US. Despite Diego Garcia’s role in military warfare, many analysts view the island’s location far removed from the scene of action to their contentment. Time being a critical component, moving the US military base further north could warrant a favourable bearing in warfare.

      oilà — look no further, Sri Lanka situated in the Indian Ocean along major sea trade routes, a mere 18.5 miles (31 kilometers) south of the southern-most apex of India — gateway to the Middle East and Far East.
      ===================================
      http://www.sangam.org/2007/02/Garcia.php

      Kalau terjadi konfrontasi dengan amerika saya kira gugusan pangkalan amerika di selatan ini HARUS “disapu bersih”, disiram dengan seratusan rudal Yakhont dari pangkalan marinir di selatan pulau jawa. Pasti modar tuh diego garcia, cocos island dan christmas island

  18. siapkan ano2 …untuk perang dari sekarang…………………….apabila pasukan sam mendarat di jakarta di pastikan jakarta sudah..berantakan di hajar tomahawk….tapi jiwa perang tidak akan pernah gentar….perang darat di pastikan tentara samsit….kalah….dan dipastikan ini perang akan lebih sadis di dunia…..dmn banyak kepala tentara sam di pancung di jejer di jalan…..heeeeeee

  19. s500…versi rusky yg mau di instal…om rus.untuk arhanud tni……liat aja nanti…speknya

  20. dri pada komen terus cpe lebih baik kita sebagai penerus bngsa berbuat sesuatu untk bngsa ini contoh hal tetkecil tpi mnfaat nya luar biasa.
    1.gimana kita mengumpulkan duit hsil jerih payah kita untuk bngsa ini(rakyat dan tni). g usah bnyak2 hnya 1000 rupiah setiap hari di kali rakyat indonesia coba bayangkan berapa hasilnya.
    2.kita buat forum anak bangsa dri sabang sampai merauke yg peduli trhadap rakyat yg tidak mmpu dan tni khususnya di perbatasan kita kunjungi biar mereka lbh semangat dan merasa diperhatikan .
    itu aja dri saya mngkin ada yg bisa dutambahkan .

  21. saya bekerja di malaysia….usul saya untuk siapa saja yang mampu mewujudkan caranya….usul aya setiap rakyat indonesia yang bekerja di luar negara mengirim duit ke indonesia secara otomatis dipotong 100 ribu sekali kirim untuk sumbangan pembiayaan alutsista…insyaALLAH kami ikhlas…tetapi selama ini kami tidak tahu caranya…kami yang di luar negara sebetulnya sangat mencintai NKRI..

  22. kondisi indonesia seperti kondisi irak sebelum perang teluk ngakunya bersahabat tapi malah di serang dahulu irak juga di kelilingi pangkalan militer as dan kedubesnya pun terbesar di timteng hampir mirip dengan indonesia yg mna kedubes as ingin di perbesar

  23. tentera amerika di cocos diproyeksikan utk menyerang kekuatan militer di dki, dan tentera darwin untuk menyerang papua,membantu separatis papua tuk merdeka, jika freeport di depak keluar.amerika tahu indonesia lemah dalam hub diplomatik, jika terjadi,malaysia ,singapore akan senang, negara asean seperti thailand,myanmar akan diam aja (menilai indonesia anti budha),blok barat dan blok melanesia (papua,vanatua,dll) akan mendukung amerika dan australia,blok timur tengah mungkin diam aja, cina akan netral, yah..habislah negra kita terpecah2. mulai sekarang kita hrs sungguh2 membangun bangsa utk maju,cerdas, kuatkan tni,polisi dan hukum indonesia. mudah2an kita bisa maju cepat.

  24. sekedar usul,

    untuk jangka pendek & untuk menunggu kesiapan alutsista yg sudah dipesan & akan datang, lebih baik kita memperkuat badan intelejen, kita bisa meniru pasukan spetsnaz rusia yg dikirim ke crimea & membaur dengan penduduk lokal dan kemudian melakukan pemisahan negara sekaligus melakukan pengkondisian dan serangan kilat yang mampu melumpuhkan militer ukraina dalam tempo singkat.

    jelasnya, kita bisa menang tanpa ngasorake yang pernah dipake pak harto dulu, jadi dengan kebijaksan preemptive, kita bisa melakukan sabotase militer lawan sebelum mereka sempat menyerang kita dulu.

  25. rakus tu amerika. mw menguasai asia tuech..

  26. bukti amerika mw menguasai dunia dgn mmperkuat negarany dgn militer d sluruh dunia

  27. Baiknya mempersiapkan pasukan di amerik jg, ketika mereka menyerang negaranya jg ikut hancur,, terutama PLTNnya baiknya jd sasarannya dan pemghubung k satelitnya dan gedung puith srta rmh 2 org pentingnya… Oh ya untukpertahanan indonesia pesawat tempur KS roket TNI harus di permantap,, terutama roket harus di perbanyak…

  28. Basi Nih..
    Pangkalan Coco udah ada semenjak jaman orba.. kenapa si husnan baru ribut sekarang? nyari sensasi niyee..

 Leave a Reply