Okt 282016
 

sukhoi-tni-au

Jakarta – Indonesia terus berbenah dengan perbaikan infrastruktur di berbagai wilayah. Salah satunya, upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang terus menggenjot percepatan pembangunan jalan di wilayah perbatasan Indonesia. Dengan tersambungnya jalan, diharapkan dapat mengurangi disparitas antara kota dengan daerah perbatasan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan Barat, yakni perbatasan Indonesia-Malaysia.

Pembangunan jalan perbatasan, di ?Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat sedikit berbeda dengan jalan raya perbatasan lainnya. Di wilayah ini akan ada titik di mana jalan perbatasan tersebut dibuat layaknya runway sebuah bandar udara.

“Di sana kita buat jalan yang lebar, karena diperintahkan ini jalan untuk bisa didarati pesawat-pesawat tempur ?dalam kondisi-kondisi tertentu,” ujar Basuki di Kantor Kepala Staf Presiden, seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (27/10/2016).

Jalan yang bisa difungsikan sebagai landasan pesawat ini akan dibuat dengan panjang 2-3 kilometer. Pembuatan jalan yang bisa digunakan sebagai sarana militer ini sesuai permintaan Kementerian Pertahanan.

Basuki menuturkan, jika jalan-jalan perbatasan standarnya memiliki total lebar 11 meter dengan lebar aspal 7 meter, maka jalan yang bisa didarati pesawat ini memiliki lebar layaknya landasan bandara perintis.

“Jadi kita cari ruas-ruas mana yang bisa dilebarkan, ini menyangkut faktor keamanan dan emergency,” tegas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sumber : Liputan6.com

Bagikan:

  93 Responses to “Jalan Perbatasan Indonesia – Malaysia, Bisa Didarati Pesawat Tempur”

  1.  

    Alhamdulillah…baguslah

    •  

      Selamat sumpah pemuda

      “Satu: Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia. Dua: Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia. Tiga: Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.”

      Ayo pemuda jakartagreater sukseskan bonus demografi

      https://m.youtube.com/watch?v=ffHv6qaADC8

      •  

        Satu kewarga negaraan warga indonesia.
        -Tanah indonesia,
        -bangsa indonesia,
        -“bahasa indonesia”.

        Tolak dwi kenegaraan kalo ada yg sengsi mw sok dibilang orang luar mending pindah z keluar sana.

    •  

      Untuk kebijakan non militer, sy tak akan mengritisi pemerintah di bawah kepemimpinan Pak Jokowi. Karena masih dlm taraf wajar. Terutama pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara dan sikat habis pungli. Untuk dua hal ini sy acungi jempol dan angkat topi tinggi2 pada pemerintah. Tapi untuk masalah militer, sy msh menunggu realisasi dari janji2 beliau. Karena sejauh ini belum ada tindakan yg signifikan dari pemerintah. Selama janji2 tsb belum dibuktikan, sy akan terus mengritisi beliau dan pemerintahannya. Sepahit apapun ucapan saya.

    •  

      Untuk kebijakan non militer, sy tak akan mengritisi pemerintah di bawah kepemimpinan Pak Jokowi. Karena masih dlm taraf wajar. Terutama pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara dan sikat habis pungli. Untuk dua hal ini sy acungi jempol dan angkat topi tinggi2 pada pemerintah. Tapi untuk masalah militer, sy msh menunggu realisasi dari janji2 beliau. Karena sejauh ini belum ada tindakan yg signifikan dari pemerintah. Selama janji2 tsb belum dibuktikan, sy akan terus mengritisi beliau dan pemerintahannya. Sepahit apapun ucapan saya.

      •  

        @ kelong wewe, sy juga akan menkritisi spt saudara,jika keadaan ekonomi negara kita sdh pulih termasuk ekonomi dunia dan sampai jokowi tak beli apa alutsista yg baik untuk negara kita.tapi yg buat gue tak selesa sekarang ini kenapa ada kesan sindrom mengaku2 ini tingalannya si A si B padahal kelakuan ini betul2 tdk baik,ini melambangkan dy berfikir orang kita yg semakin tdk dewasa, ini gue tujukan bukan kepada yg anti jokowi sj tapi yg pro jokowi juga, gue ini pelanggan majalah militer sejak awal2 th 80an dlm perjalanan itu tdk ada gesekan, berpuak2 dan mengaku2 ini pembelian si itu bukan si ini,pembelian alutsista yg besar adakalanya tdk bisa siap dlm satu pemerintahan sj ada juga yg siapnya di pemerintahan yg akan datang, itu suatu yg lumrah, klu bisa hentikanlah sindrom mengaku2 itu,kita akui sj dlm hati kita masing2 sj tdk usah kita ungkapkan dlm media masa

  2.  

    Kok kaya gitu ya..ad agenda ap NKRI???

  3.  

    Does it means GRIPEN siap di akuisisi?

  4.  

    biar bisa d daratin grepen kah???

  5.  

    Klo tetangga bnyak tingkah n bacot tinggal gempur ja. bagus lah. siiipp….

  6.  

    selama ide itu baik dan banyak manfaat…saya dukung… membayangkan Pesawat T50i mendarat disana…

  7.  

    dari kata2 itu ,nampaknya mengarah ke Gripen ng , soalnya gripen bisa lepas landas di jalan raya kayak kata pak basuki itu

  8.  

    BETUL…SEPERTI OPERASI PEMBEBASAN
    SABAH YG SANGAT BERHASIL OLEH
    PRESIDEN TERDAHULU HIKS…HIKS…HIKS…

  9.  

    Setelah selesai jalannya GRIPEN bakalan uji coba langsung….kwakwakwak

  10.  

    Bukan.
    Ini adalah hasil pemikiran Tunggul Ametung dari Singasari.

  11.  

    itu buat pesawat AURI atau pesawat TDM, kalau jalannya tak pernah disambangi orang ntar tiba2 ada bendera garis2 merah dan matahari bulan sabit dipasang sepanjang jalan, tu negara yang punya bendera gituan kan paling demen main serobot

  12.  

    Sebenarnya dengan panjang 2-3 km bahkan 3 km, semua pesawat bisa landing dan take off di situ bahkan pesawat Hercules pun bisa.

    Jadi bukan hanya Gripen yang bisa mendarat di situ.

    •  

      singkat kata memudahkan mobilisasi apa saja y bung?! demen ama berita ginian

    •  

      bahkan pesawat lion group jg bisa landing. dan akhirnya disewa swasta hehehe

    •  

      Kebetulan site engineer pada ruas jalan tersebut adalah teman saya satu angkatan hehe… saya pernah ngobrol dan melihat photo dokumentasi pekerjaan tersebut, cluenya panjang 2-3 km dgn lebar badan jalan 40-50 m dan lebar perkerasan aspalnya 30-36 m serta spek khusus yg digunakan untuk stuktur konstruksi jalan tersebut adalah untuk landasan pacu. Trus tambahan,,, pada setiap area yg dimaksud disediakan tanah kosong yg rencananya untuk di bangun apron pesawat dan insya allah pembangunannya dimulai tahun 2017.

  13.  

    Eiiitt…. ntar dolo….. sisain Siti Nurhalizah buat ane

  14.  

    Hrs bisa dilewatin ambulans jg..

  15.  

    TINGGAL TUNGGU BARANG NYA DIMARI…BUKAN HANYA SEKEDAR RETORIKA…

  16.  

    Priketekuk

  17.  

    ah biji kodok ide mulu di klaim

  18.  

    checkmate !!… xixi…

  19.  

    wah….,sudah siap” trnyata …!!

  20.  

    hahahaha…landasan aju di tengah hutan…siapsiap nyerang naga buntung…negara barat songong…

  21.  

    Ya harus begitu. Jalan raya di Malay yg menuju perbatasan juga lebar-lebar (mereka juga bikin utk situasi semacam itu). Biar negara kita tdk dipandang sebelah mata.
    INDONESIA JAYA

  22.  

    Tinggal wait and see saja hasilnya bagaimana toh sekarang juga lagi proses pembangunan

  23.  

    Jgn tanggung konstruksix..
    Rencanakan masa pemeliharaan minimal 20 thn..

  24.  

    Yup..memudahkan mobilitas sajo, bukan berarti sdh ada pesawat tempur khusus buat mendarat disitu

  25.  

    Perkembangan infrastruktur yg pesat..semoga diikuti base camp2 yg Laen….(itu untuk siapin pengungsi2 Malaysia kalo digebok China….xixixiiix)

  26.  

    buseet…makin panas aja kawasan selatan…di bngun persiapan utk logistik ..dari armada dan perlengkapan lanal serta infra stuktur di perbatasan..berarti perang besar sdh di persiapkan tinggal nunggu pemicunya…indonesia hanya bersifat wait and see…bravo …

  27.  

    belum itu masih rencana, jalannya memang lebar cukup 4 jalur/mobil tapi masih berupa tanah kuning (sirtu) pasir dan batu, belum diaspal

  28.  

    Bisa didarati pesawat musuh jg dong.

    •  

      Itu jalanraya dalam penggunaan sehari-hari dipake untuk lalulintas kendaraan umum. Dalam kondisi tertentu dipake pesawatterbang, apakah itu untuk mendukung latihan perang, untuk operasi militer (ini yang utama), juga bisa untuk mendukung misi kemanusiaan karena dengan panjang segitu tentu bisa didarati pesawat angkut juga.

  29.  

    Siap…

  30.  

    Jadi ingat waktu muda…
    Bekas landasan pacu / Run Way Bandar Udara Kemayoran di jadikan arena “BALI” (BAlapan LIar)

    Anyway semoga saja sarana dan prasarananya dapat terwujud dengan kualitas yang baik serta dapat terjaga dan terawat.

    Amin…

  31.  

    Kemayoran itu memang bekas bandara bung, bukan jalan yang bisa dipake buat pesawat mendarat 🙂

    •  

      @nuncaku : Anda benar tong…
      Jika Jalan Benyamin Suaeb di Jakarta adalah bekas Bandar Udara Kemayoran yang di alih fungsikan menjadi jalan umum serta tidak dapat lagi untuk take on/off, sedangkan di Kalimantan adalah jalan raya yang dapat di pergunakan take on/off pesawat.
      Intinya jarak / track lurus over 2 km dapat di salah gunakan untuk ajang balapan liar jika tidak ada unsur penegak hukum di sana.
      Paham?

  32.  

    Untuk landasan gripen yg insya Allah tender 2018 nanti

  33.  

    kok arahnya mau persiapan perang besar ya,,,,,,

  34.  

    Sesama muslim bersaudara, musuh bersama kita adalah china rakus

  35.  

    tax amnesty jg y
    wkwkwk

  36.  

    Tukino dan helikopter yang bisa landing di sana

  37.  

    mantap…..da dipersiapkan.

  38.  

    hey rakyat malingsia… kelak suatu saat negaramu akan menjadi salah 1 bagian dari indonesia.kita akan membebaskanmu dari penjajahan bangsa asing.tunggu saja waktuny klaupun umur kamu panjang&kelak kita akan bersatu berjuang bersama melawan bangsa barat dibawah 1 bendera,Merah&Putih.

  39.  

    tak lah Nusantara ya Nusantara spt skg ini saya tidak ingin negara semenanjung ini menjadi bagian dari Nusantara, buat sial saja nanti

  40.  

    GRIVEEN.

  41.  

    wah sambil menyelam minum air…..
    bagus bagus….

  42.  

    Struktur tanah kalimantan beda, bisa habis trilyunan nih

  43.  

    Struktur tanah kalimantan yg gambut bisa bikin duit abis trilyunan

 Leave a Reply