May 272016
 

Bandar narkoba sepertinya tidak lelah memasukkan barang haram dengan menggunakan jalur Selat Malak sebagai Jaln Sutra menuju Indonesia. Seperti yang kita ketahui Selat malaka merupakan salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia.

Mayoritas tangkapan petugas dipelabuhan maupu bandara di Batam berasal dari Negeri Jiran. Padahal di negara tersebut hukuman mati siap menjerat bagi orang yang kedapatan membawa Narkoba 1 KG saja sudah di hukum mati. Tak ayal sudah banyak WNI di Malaysia dihukum mati, karena kedapatan membawa narkoba.

Dengan memanfaatkan TKI yang bekerja di Malaysia, untuk memenuhi keperluan pangsa konsumen narkoba di Indonesia. Hingga membuat kesulitan petugas mendeteksi  keberadaan narkoba di 12 ribu pulau yang ada dikepulauan Riau.

Hingga pertengahan 2016, sekitar 36 kasus narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP) berbagai jenis senilai 15 miliar lebih dapat diamankan Kantor Pelayanan umum Bea Cukai Tipe B Batam.

Noegroho Wahyu Widodo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Batam menyatakan perang terhadap narkoba dilakukan dengan mengantisipasi celah masuk barang dan jasa di berbagai pintu masuk ke Batam. Operasi gabungan dengan Polda Kepri, Badan Narkotika Nasional Kepri juga dikuatkan guna melakukan pencegahan.

Operasi yang dilakukan sejak Februari 2016 di wilayah selat malaka, mencatat 18 kasus penangkapan dan penindakan terkiat dengan narkotika.

Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan (Kabid P2) KPU BC Tipe B Bata Akhiyat Mujayin menjelaskan dari 18 kasus NPP, pelakunya ialah WNI, yang ditaksis Rp 12 Miliar. Karena disinyalir Bandar Narkoba sepertinya sedang melakukan penetrasi besar besaran ke Indonesia.

Ia menegaskan kejelian petugas KPU BC Batam mengungkapkan sebanyak 18 kasus NPP tersebut, tidak akan berkoordinasi mitra kerja beberapa instansi, seperti Ditjen Imigrasi, Kepolisian, BNN, dan kejaksaan, serta pihak terkait lainnya.

Efektifitas operasi gabungan dalam memberantas penyelundupan narkoba oleh Customs Narcotics Team (CNT) diakui pula oleh Kanwil DJBC khusus Kepri. Ini terlihat dari operasi gabungan yang dilakukan pada Maret ini Berhasil menangkap lima WNI asal Madura, yang dikenal sebagai jaringan Madura membawa 2.850 gram sabu yang masih satu keluarga.

Operasi gabungan membuahkan hasilkarena koordinasi yang baik di antara petugas. Kedepan , kerja sama berharga untuk bertindak di lapangan, sambung R Evy Suhartantyo  (Kepala Bidang Penindakan dan Sarana operasi Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau)

  29 Responses to “Jalur Emas penyelundupan Narkoba ada di Selat Malaka”

  1. Kejar pake tucano

  2. hancurkan narkobaa….

  3. Apa maunya ya malonsya kirim2 narkoba dan teroris ke negeri kita….??

    selat malaka wajib diberi banyak pos penjagaan biar penyakit2 kek begini gak bisa masuk ke negara kita.

    • @Neng wiski bukan salah m’sia juga tapi salah warga Indonesia berbisnis narkoba. Jaringan Internasional pastinya saling berhubungan neng. Mau aman bisnia narkoba ala warteg NAsi Rames jengKOl BAndeng. hehe.

    • Ini dah saling menyalahkan malayshit ama indonesia.. yang jelasss harusss distop penyebaran teroris ama narkoba.
      Udah ada tujuan ni dari jaringan internasional..
      kadang indonesia tidak menyadari..
      Malayshitt menebar teroris nurdin m top ,abubakar bhaasyirr..
      Acehh kan udah hampir pecah gara gara gam.,senjata disuplai dan dana dari malayshitt
      Tunggu aja tanggal mainnya kita ganyang malayshitt

  4. mana ni pemburu pertamak.. belum muncul.. bung ruskye.. van molen..?

  5. @Neng wiski bukan salah m’sia juga tapi salah warga Indonesia berbisnis narkoba. Jaringan Internasional pastinya saling berhubungan neng. Mau aman bisnia narkoba ala warteg NAsi Rames jengKOl BAndeng. hehe.

  6. Yg jelas agar bangsa kita ‘tidur’.. Gak punya semangat dan generasi masa depan hancur. Mungkin banyak lagi tujuan bangsa lain, sehingga begitu banyak dan berlomba2 untuk merusak bangsa Indonesia. Bangsa besar dan akan berkembang menjadi bangsa kuat tentu tidak diinginkan bangsa lain. Semoga warga JGKR dan keluarganya khususnya bangsa Indonesia di lindungi Tuhan. In Shaa Alloh.. Aamiin.. Cayooo..:) 🙂

  7. Sekedar share.,

    Jgn prnh membantu transfer duit saat di atm.

    Budi, pergi ke atm mau ngambil duit. Saat antri datanglah seorg laki laki minta tolong ditransferkan duit melalui rek budi ke rek ortunya dan akan diganti tunai. Transfer rp 600rb dan diganti tunai rp 600rb pula. Setelah selesai org itupun berterimakasih dan pergi.

    Setelah bbrp hari, budi dpt telpon dr kawannya di BNN bahwa ada aliran dana dari budi ke seorang bandar narkoba yg baru saja di tangkap sebesar rp600rb.
    Budi mengelak krn merasa tdk prnh transaksi narkoba.

    Tapi setelah flashback ke beberapa hari sebelumnya, budi baru inget telah membantu seorg laki laki di atm yg minta tolong ditransferin duit 600rb. Naah loohh.. niatnya ngebantu gk taunya di manfaatin sama org bwt transaksi narkoba.

    Polisipun tdk bakalan pcy dgn alasan spt itu.

    Hati hati semua..

  8. @Bung Petruk Kantong Bolong terima kasih infonya..ternyata berbagai cara system money laundring hasil NARKOBA..kami rakyat mendukung dan apresiasi kinerja BNN dan instansi terkait soal pemberantasan narkoba..tutup jalur2 tikus,berantas sampai tuntas pak..

  9. penyelundupan narkoba ke Indonesia melalui selat malaka, atau perbatasan kalimantan sudah jadi modus negara sebelah. entah di sengaja atau tidak . dari tendesi selama ini kelihatannya mengarah ke unsur kesengajaan,kecuali sangat mencolok.

    bukan prasang buruk. pernah nyebrang ke batam lewat johor pakai ferry. saya perhatikan pemeriksaan di pelabuhan johor SANGAT RENGGANG. apapun lewat.

  10. Jangan salah kan negara tetangga, kalau tidak suka sama tetangga, bawa pergi negara kamu jauh dari negara tetangga… 😛

  11. yg jelas pasti ada keterlibatan agent atau kelompok tertentu dimalon mengirim teroris dan narkoba di Indonesia, saatnya membalas dengan kejamm kepada bangsa pencuri

  12. memang..saya ga..habis mengerti dgn negara malay..judi aja bebas..anak muda.y seneng mabok(ya..tdk semua) biar pun keliatan reliji..kalu ga salah pakai minuman yg d buat dari daun ketum(semacam tuak krn minuman keras .rokok sangat mahal dan kenapa banyak d jual rokok selundupn d kedai2 merek dari indonesia)saya pernah d daerah pahang ..ya tdk menutup mata baik2 orang.y samalah seperti kita di sini krn kebanyakn moyang .y ada dari indonesia dan masih ada satu dua orang..lah merasa lebih dari kita..ya..tdk menutup mata juga ..seperti kita kalau menyankut ..persoalan malay dan RI..rame..saling ego.y keluar..banyak lg lah…memang kita harus perketat perbatasan..

  13. @anto
    @presiden
    @skylener
    @john carter

    adalah MALON …

    • Sepakat bung SS7…..ada indikasi malingsial2 ini kerja jadi kuli di Indonesia…..

      Bentar lagi pasti ada monyet malingsial yg ngebantah komen ane….. tapi ga apa2, mana ada yg namanya maling ketangkep mau ngaku kalo ga digebukin dulu ??…..

      kwaaaaakkk…kwaaaaakkk…kwaaaaakkk….

 Leave a Reply