Nov 072018
 

Pesawat udara tanpa awak, ZALA 421-16E buatan Rusia © ZALA AERO

JakartaGreater.com – Sistem peperangan elektronik radio yang dipasang pada pesawat tak berawak yang disediakan untuk Angkatan Bersenjata Rusia mampu mengganggu sistem komunikasi musuh dalam jarak hingga 100 kilometer, seperti dilansir dari laman TASS.

Selama enam tahun terakhir, jangkauan sarana jamming elektronika telah meningkat 3,5 kali, tulis surakabar Departemen Pertahanan Rusia, Krasnaya Zvezda pada hari Selasa.

“Selama enam tahun terakhir telah diciptakan sebuah sistem yang seimbang dari sistem peperangan elektronika (pernika) yang menggabungkan komponen darat, udara dan laut. Sebagai contoh, pernika yang dilengkapi dengan sistem kontrol Krasukha yang mampu memberikan perlindungan yang dapat diandalkan untuk pasukan dan infrastruktur baik militer maupun sipil”, menurut Krasnaya Zvezda.

Melanjutkan bahwa dari sistem senjata pintar yang ada di rumah, dan sistem peperangan radio elektronika pada pesawat tak berawak (drone), mampu membungkam komunikasi radio musuh dalam jarak hingga 100 kilometer.

Surat kabar juga menunjukkan bahwa pasukan perang radio elektronika Rusia yang terdiri dari komponen-komponen darat, udara dan laut dibentuk atas dasar pengembangan pre-emptive dalam kaitannya dengan kekuatan pernika dari pasukan asing utama.

Pendekatan semacam ini memungkinkan untuk mempertahankan kendali pasukan dan persenjataan Rusia dan pada saat yang sama mengganggu kendali musuh terhadap unit militernya dilapangan.

Secara keseluruhan, contoh terbaru dari sistem peperangan elektronika, termasuk yang di udara, mampu secara efektif menolak sistem kedirgantaraan dan navigasi maupun sistem komunikasi radio digital musuh, tulis artikel itu.

  3 Responses to “Jangkauan Drone Pernika Rusia Meningkat Menjadi 100 Km”

  1.  

    akankah kedepan mencapai ribuan kilo….

  2.  

    Negara penguasa teknologi mah lbh gampang mo buat apapun!

 Leave a Reply