Jul 202017
 

© Youtube

Tank tempur utama generasi modern Rusia dikabarkan dapat menghancurkan tank tempur buatan Amerika Serikat, hanya dalam sekali detakan jantung dan diperkirakan akan segera dikerahkan ke medan perang, seperti dilansir dari laman Task and Purpose.

Produsen pertahanan asal Rusia, UralVagonZavod (UVZ) telah melakukan uji tembak tank tempur T-14 Armata pada lokasi uji coba yang berada di kota Nizhny Tagil, menurut Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin.

Platform lapis baja tersebut dikembangkan sejak runtuhnya Uni Soviet dan pertama kali diresmikan sebagai prototipe pada tahun 2012. Militer Rusia saat ini melakukan pengujian 100 unit tank Armata di lapangan dan harapan dapat segera dikerahkan pada awal 2019.

Jika kendaraan lapis baja modern tersebut melampaui ekspektasi, maka Kementerian Pertahanan Rusia berencana untuk mengakuisisi sebanyak 2.300 tank tempur utama T-14 Armata pada tahun 2020.

Armata tentu saja sebuah mesin yang cukup tangguh. Spesifikasi teknis dan komprehensif dari Army Recognition, menunjukkan bahwa tank tersebut datang dengan menara nirawak dilengkapi meriam smoothbore otomatis 125 mm 2A82-1M dengan 45 amunisi, walaupun varian Armata di masa depan dapat mengandalkan meriam 152 mm.

Potensi persenjataan sekunder mulai dari senapan mesin 12,7 mm seperti Nikitin-Sokolov-Volkova (NSV) yang saat ini digunakan tank tempur T-72, T-64 dan T-80 Angkatan Darat Rusia, stasiun senjata jarak jauh (RCWS) dengan senapan mesin 7,62 mm dan sebuah meriam 57 mm yang dikarakterisasi sebagai “peluncur granat” oleh Army Recognition.

Namun sebagian besar persenjataan era Soviet menggunakan kaliber 57 mm tersebut untuk meriam anti tank dan juga anti pesawat terbang.

Dari semua itu, hal yang paling mengkhawatirkan bukanlah pada persenjataan, akan tetapi pada jangkauannya. Senjata utama tank Armata dapat menembakkan rudal berpemandu laser 3UBK21 Sprinter yang telah ditingkatkan untuk dapat menghancurkan sasaran hingga 12 kilometer.

Jangkauan tembak tank Armata tersebut jauh melampaui jarak tembak meriam M256 120 mm, milik tank M1A2 SEP V3 Abrams terbaru yang hanya sejauh 4 km,  menurut Popular Mechanics.

Ini berarti, apabila terjadi konfrontasi darat antara pasukan AS dan Rusia dimedan perang, Suriah atau Ukraina, maka Armata Rusia bisa dengan mudah mengalahkan Abrams AS sebelum peleton M1A2 SEP V3 tersebut berhasil mencapai jangkauan tempurnya.

Bahwa Armata dapat menimbulkan masalah besar bagi militer yang terbiasa berpuluh-puluh tahun dalam dominasi Abrams tampaknya tidak mengejutkan bagi para perencana Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Pada bulan April lalu, Letjend John Murray bersaksi dihadapan Komite Layanan Bersenjata Senat bahwa tank asing seperti Armata Rusia dan Merkava Israel, segera mendekati paritas dengan Abrams AS, menunjukkan bahwa Pentagon telah tertinggal dalam mengupdate kemampuan kendaraan lapis baja modern menjadi keunggulan strategis utama.

Pada saat yang bersamaan dengan Rogozin mengumumkan timeline baru dari Armata, House Armed Services Committee mengeluarkan draf RUU Otorisasi Pertahanan Nasional tahun 2018 yang mendesak Angkatan Darat AS dalam mempercepat usaha modernisasi.

Penekanan draft itu antara lain adalah pengembangan kendaraan tempur infanteri generasi modern dan tank tempur utama untuk menggantikan Abrams dan juga IFV M2 Bradley.

Tetapi, mengingat bahwa Angkatan Darat AS telah menghamburkan lebih dari $ 18 miliar selama 10 tahun terakhir untuk tugas tersebut tanpa satupun kendaraan yang dihasilkan, maka Armata mungkin saja akan menggantikan Abrams sebagai tank tempur utama yang dominan beroperasi hingga saat ini.

Bagikan:

  39 Responses to “Jarak Tembak Armata Rusia Tiga Kali Lipat M1 Abrams AS”

  1.  

    top markotop deh

  2.  

    Wuih… Akhirnya masa kejayaan Abrams bakal tergantikan yah…. mantap Armata:D

  3.  

    Borooongg….

  4.  

    Indonesia gk tertarik apah sama yang beginian??

  5.  

    sudah kuduga” armata calon di pinang TNI setelah SU -35, mantap wes, borong kabeh seng ono neng Rusia.. hhaaa

  6.  

    RI kagak tertarik sama yang beginian.

    Armata USD 3,7 juta

    Medium tank PINDAD-FNSS seharga IDR 50 milyar.

    50 milyar dibagi kurs 13500

    50 ribu juta dibagi 13,5 ribu

    50 juta dibagi 13,5

    50 / 13,5 = 3,7

    Jadi harga medium tank PINDAD-FNSS juga USD 3,7 juta.

    Sama-sama berharga USD 3,7 juta, RI cenderung akan pilih MT PINDAD-FNSS daripada Armata.

    Daripada duit dikasih ke Rusia yang pelit, mending untuk menghidupi inhan dalam negeri.

    Maka saya bilang RI nggak tertarik sama Armata.

    •  

      maaf suhu, tp knp yah rusia bisa pelit tot sm indonesia? ri-rusia kan punya sejaeahnyg panjang dalam berteman…alasan yg mendasae apa ya kira2 suhu? padahal dari segi kekuatan, persenjataan dna harga jauh lbh unggul buatan rusia yakni armata..tp indonesia malah pilih kaplan walau utk inhan kita ke depannya, tp armata murahnya dan kekuatannya menggoda lho suhu…gmn dong??.

    •  

      Sama-sama berharga USD 3,7 juta, RI cenderung akan pilih MT PINDAD-FNSS daripada Armata.

      ———————————————

      Lho Medium&MBT Udah Ada Bagian Sendiri Pak.

      ———————————————

      Daripada duit dikasih ke Rusia yang pelit, mending untuk menghidupi inhan dalam negeri.

      ———————————————

      Pelit Gimana Sih?. Nyatanya IRAN,MESIR,INDIA,DLL Di Kasih Full ToT Pembuatan Tank…

      ———————————————

      Maka saya bilang RI nggak tertarik sama Armata.

      ———————————————

      Masa?… Apa Perlu Saya Suruh Om Diego Buat Ngadain Voting Dgn Judul ‘MBT Apa Yg Paling Cocok Di Gunakan Oleh TNI’ Dan Pesertanya T-14,Leopard 2A7,MIA2,K-2,Lecrec,Merkava Dan Chalenger…

    •  

      Kalo dikembalikan ke yg make…dan yg petempur….beda lagi lho..1 dapat medium tank..satu lagi dapat yg masuknya tipe MBT…semoga pilahan TNI cerdas dan bijaksana…itu namanya russia tidak pelit bung…soalnya dia jual barangnya juga murah…hanya saja peraturan dikita harus ada TOT..jadi udah dijual murah eh minta TOT…saya yakin siapa saja yg berdagang..pasti teriak…kecuali dia jual dengan harga di kelas MBT….istilah orang jawa…”wes dinehi murah crewet!”…itu dari segi dagang..berarti juga rusiia jualan teknologinya..yg berarti terpisah dari prodaknya…kalo negara jeli..kenapa tidak beli teknologinya?…

    •  

      Jadi ingat TNI borong minigun buatan USA. Padahal dari dalam negeri sudah ada yg bisa buat yaitu Komodo Armament dgn Eli gun-nya. Lalu TOT ada gak ya? Saya ragu. Untungnya Eli gun dibeli oleh negara Timur Tengah.

    •  

      kemungkinan di borong semua untuk saling melengkapi, tpi yen duite ono… hhaaa

  7.  

    Mungkin Tank buatan Negara kita & Turkey buat MoU bekerja sama lapis baja medium tank jadi main battle tank yg setara dgn Tank Armata.. Tapi model tank nya buatan Negara kita dgn Turkey,lebih elegan..

  8.  

    Mending beli Mi28N night hunter…

    •  

      Betul bung Pragota, mending tuku wedus.

      Wedus pejantan siji, betina lima.

      Kalo lima betina itu punya anak masing-masing 2 ekor sudah ada tambahan 10 ekor.

      10 ekor itu bisa dijual lagi atau digaduhkan ke orang lain.

      Bisa dapat duit dari penjualan anak kambing itu.

      Artinya mending mengutamakan kepentingan inhan dalam negeri daripada membiarkan devisa mengalir keluar untuk membeli alutsista yg gak perlu-perlu amat malah orang yg protes demi kepentingan inhan RI malah diketawain.

  9.  

    oo ngono to bung jimm…btw sy tanya suhu yg jawab bung jimmy, baik banget ent bung?? hehe suhu sie ga pernah jawab pirtinyiin murid nya…sibuk bgt ya suhu?.. xixi

  10.  

    Mhn maaf jika boleh usul ……

    MBT Leopard 150 unit ……….
    MBT Armata 150 unit ………

    Medium Tank 300 unit ……..
    Light Tank …….400 unit ……..

  11.  

    ..semoga Indonesia bisa buat mesin2 sendiri…penting itu…itu nyawanya..kaplan MT pindad..mesin juga dr luar…mereka bisa buat mesin…mau utk angkut berapa keuintal,ton,puluhan ton,ratusan ton…bebas…saksenenge sek gawe!…soale iso!..semoga indonesia lekas bisa AAMIIN!!…memang semua harus bertahap..tak bisa sekaligus dan serta merta..

  12.  

    IYA BETUL POKOKNYA MESIN..MESIN..MESIN…DAN MESIIIIIIIINNNN…..,POKOKNYA SEMUA SEGALA MESIN.

 Leave a Reply