Sep 082019
 

Rudal hipersonik “Zircon” buatan Rusia. © Pravda via Youtube

Washington, Jakrtagreater.com   –  Amerika Serikat tidaklah tepat untuk menerima proposal Moskow yang menawarkan membeli teknologi misil canggihnya, termasuk rudal hipersonik, ujar seorang pejabat senior pemerintah AS kepada TASS pada hari Jumat 6-9-2019, dirilis TASS.

“Tidak cukup alasan bagi Amerika Serikat untuk mempertimbangkan pembelian teknologi rudal canggih dari Rusia. Amerika Serikat memiliki keunggulan komparatif utama atas Rusia dalam pengembangan, pengujian, dan penggunaan teknologi Rudal yang aman,” katanya ketika ditanya komentar tentang pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang dibuat pada sesi pleno Forum Ekonomi Timur pada hari Kamis 5-9-2019 bahwa Moskow siap untuk berbagi teknologi Rudal canggihnya dengan Washington untuk mempertahankan keseimbangan militer strategis antara kedua kekuatan.

Pemimpin Rusia mengangkat masalah ini pada pertemuan pribadinya yang terbaru dengan rekannya dari AS, Donald Trump, di sela-sela KTT Kelompok Dua Puluh di Osaka Jepang Juni ini. Presiden Rusia mencatat bahwa Amerika Serikat sejauh ini tidak memberikan jawaban atas proposal Rusia yang bertujuan untuk mencegah perlombaan senjata.

Pejabat administrasi AS menolak untuk menjawab pertanyaan TASS lain mengenai pernyataan Putin tentang perlunya meningkatkan rezim pengontrolan senjata dan kurangnya tanggapan Amerika Serikat. Sumber pemerintah AS menjelaskan bahwa Washington akan menahan diri untuk tidak mengomentari pembicaraan Trump dengan para pemimpin dunia lainnya.

Pernyataan Putin di Forum Ekonomi Timur. Dalam pidatonya di forum tersebut, Putin menekankan bahwa situasi di bidang stabilitas strategis semakin tegang secara global.

“Sejauh ini, mitra Amerika kami telah diam terhadap semua inisiatif kami untuk melanjutkan kontak di bidang perlucutan senjata dan menahan perlombaan senjata. Sebenarnya, tidak ada yang baru tentang hal itu. Kami bertemu dengan mitra Amerika terakhir kali di Osaka dan mengajukan pertanyaan tentang bagaimana senjata baru kami, termasuk sistem rudal hipersonik, dapat dikategorikan dalam perjanjian umum, mengingat fakta bahwa tidak ada negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, yang dapat membanggakan senjata seperti itu, “kata Putin .

“Saya mengatakan kepada Donald sebagai berikut, ‘Jika Anda mau, kami dapat menjual kepada Anda beberapa dan dengan cara ini kami akan menyamakan segalanya.’ Tetapi jujur ??dikatakan, mereka mengatakan bahwa mereka akan segera memproduksinya sendiri. Mereka mungkin akan, tetapi mengapa membuang-buang uang ketika kita sudah menghabiskan beberapa dan bisa mendapatkan sesuatu kembali, sambil tidak merusak keamanan kita tetapi lebih menciptakan keseimbangan, “katanya jelas merujuk pada masalah apakah teknologi pertahanan terbaru Rusia akan dicakup oleh Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis, atau MULAI Baru.”

Rusia siap untuk dialog ini dalam hal apa pun. Namun, kami belum menerima jawaban yang jelas dari Amerika,” tambah Putin.

  11 Responses to “Jawaban AS Atas Tawaran Rudal Hipersonik Rusia”

  1.  

    Pernyataan di Putin cukup dijawab Ama pejabat pejabat white house aja.

    Tapi ada satu hal yg pasri, Putin adalah hadiah terbaik bagi NATO setelah Perang Dingin usai. Bersama dg China, Putin adalah sasaran tembak utama saat ini. Perang dagang, perlombaan ruang angkasa dan pencabutan INF dan kalo perlu START serta MTCR juga. Hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh

    •  

      Hadiah besar bagi nato dan para war junkies dan para milioner industri pertahanan amerika. Setelah 1 dekade anggaran militer berkurang dan kini kembali bertambah. Belum industri pengamanan bersenjata swasta, bentuk baru dari pasukan bayaran yang terorganisir seperti blackwater. Belum lagi berbagai proyek pertahanan yang “sia-sia”.

    •  

      Mbah mbabuk yaa.? Kok tambah lama tambah ora mutu komennya…….xicixicixi

    •  

      hahaha, …. jangan kan stafff gedung putih,… bung Huha ajah bisa jawab Putin.
      Kenapa sekelas staff gedung putih saja yg jawab, karena Ngilu mau omong gimana lagi boss-boss nya …

  2.  

    Sesuai dengan judul film warkop DKI,,,,, Gengssiii Donkkk

  3.  

    Kalau pun di beli, pasti sudah ditanami banyak malware dan virus sama rusia, jadi nyusup ke sistem amrik

  4.  

    Jawaban yg menggambarkan rasa malu karena disentil, apa yg dikatakan putin bener kok dr pada berusaha mencuri teknologi rudal rusia kan lebih baik ngomong baik2 dan membelinya’ jauhkan sifat dengki dr kehidupan anda karena sesungguhnya masalah yg muncul di dunia ini diakibat tentang masa depan sejengkal perut, moso gk bisa diselesaikan baik2 dan direncanakan dengan matang agar seluruh umat manusia yg ada di dunia ini punya kepastian tentang masa depan sejengkal perutnya’ manusia2 yg serakah wajib di senaiper karena manusia2 serakahlah yg jd biang kerok morat marit kekacauan umat mamusia di dunia.

  5.  

    ” Amerika Serikat memiliki keunggulan komparatif utama atas Rusia dalam pengembangan, pengujian, dan penggunaan teknologi Rudal yang aman,”
    —————————————————————

    Jawaban politis dr suatu negara yg sdh mulai frustrasi sekaligus malu menghadapi kemajuan dan keunggulan teknologi rudal dr.lawannya. Bahkan terhadap teknologi rudal China pun masih tertinggal jika ingin diperbandingkan. Rudal hypersonik China sudah masuk inventori angkatan bersenjata China.
    Sementara rudal hypersonik paman Trump si rambut jagung masih bekutat di uji coba yg belum mendapatkan hasil. Oleh sebab itu bang Putin mengejek si rambut jagung, dng bahasa halus yg sebenarnya mau mengungkapkan rasa keprihatinannya dan belasungkawa atas kemampuan AS yg tdk kunjung berhasil membuat rudal hypersonic tandingan……..xicixicixicixicixi

    Kenyataan yg pahit yg harus sitelan ya mbah….xicixicixicixicixi

  6.  

    Rudal aman itu maksudnya apa ya? Gagal meluncur atau cuma sekedar iseng meluncur tapi gak meledak ( bungsung)

  7.  

    MALU MALU TAPI BUTUH.
    SOMBONG TAPI SONGONG
    TAPI NANTI KALAU SUDAH MENTOK,PALING DIAM DIAM BERKUNJUNG KE TEMPAT UNCLE PUTIN SEPERTI YG SUDAH DI LAKUKAN PARA PRESIDEN PENDENGKI SEBELUMNYA.

  8.  

    Jawaban AS atas tawaran rudal rusia : kami sebenarnya mau tapi kami malu mengakuinya apa kata dunia nanti