Jul 192016
 

Ketegangan di wilayah laut china Selatan semakin meningkat pasca-putusan pengadilan arbitrase (PCA) di Den Haag yang memenangkan gugatan Filipina beberapa waktu lalu.

Baru-baru ini, Petinggi militer China mengancam Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan patroli di sekitar proyek-proyek reklamasi China di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan. Menurut China, akan ada bencana bagi patroli AS, jika terus nekat menggelar patroli.

Ancaman itu dilontarkan Sun Jianguo, seorang Laksamana dan Wakil Kepala Staf Gabungan Departemen Komisi Militer Pusat China. menurutnya, kebebasan navigasi memang tidak pernah menjadi ancaman, namun, tindakan lebih lanjut dari agresi militer bisa memiliki dampak yang mengerikan.

”Kapan kebebasan navigasi di Laut China Selatan memiliki pengaruh? Ini belum, apakah di masa lalu atau sekarang, dan di masa depan tidak akan ada masalah selama tidak memainkan trik,” kata Sun Jianguo seperti dikutip Sputniknews, Selasa (19/07/2016).

Sun Jianguo menambahkan, China secara konsisten menentang apa yang disebut sebagai kebebasan navigasi militer dan tidak menghormati hukum laut internasional. Kebebasan navigasi militer semacam itu, dinilai merusak kebebasan navigasi di Laut Cina Selatan.

Amerika Serikat (AS) selama ini memang terus berpatroli di Laut China Selatan dengan dalih menegakkan kebebasan bernavigasi. Menurut AS, Laut China Selatan masuk wilayah internasional.

Ketegangan di Laut China Selatan dikhawatrkan akan mencapai puncaknya. sepertid diketahui, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA-AF) pada Jumat lalu telah menerbangkan pesawat pengebom nuklir H-6K di atas Scarborough Shoal, wilayah yang disengketakan antara China dan Filipina di Laut China Selatan.

China juga terus meningkatkan kehadiran militernya di wilayah Laut China Selatan dengan berencana menggelar serangkaian latihan perang pada kamis besok ((21/07/2016). Selama latihan tersebut, militer negeri tirai bambu tidak akan mengizinkan setiap kapal sipil melintas.

Bagikan:

  20 Responses to “Jelang Latihan Perang, China Ancam AS Hentikan Patroli di Laut China Selatan”

  1.  

    Jadi pengen liat keberanian china gebuk patroli AS,, paling cuma koar2 doank…

  2.  

    CHINA KUAT DEK…PASUKAN PLAN TERKENAL SADIS DEMPAL DEMPAL DEK 190 TINGGI 100 DEK MEREKA SUKA MENYIKSA DEK…LEBIH BAIK KITA NONTON SAJA DEK…MASIH BANYAK RAKYAT YANG SUSAH DEK…
    HMMM (SAMBIL NGELUS BURUNG EMORIT EMBAH)

  3.  

    america saja tidak mengakui UNCLOS ..!
    sehingga mereka seenak jidatnya wara wiri di perairan indonesia seperti strikaan

  4.  

    kamu pintar sekali……..cup muahhh…..xixi

  5.  

    lg maen sinetron nh..

  6.  

    Perang gambar wae….luwih rame…

  7.  

    hem dr dulu cuma gertakan.. sama2 tatut..

  8.  

    Ayo AS jng takut gertakan China, kalo perlu bantuan, kami siap. Asal antarkan ke kami dulu 2 unit Arleigh Burke lengkap beserta bawaannya, 100 bj Tomahawk, 15 battrey NASAMS, dan 300 AMRAAM-120 D serta 20 battrey THAAD. Kami siap bantu dr belakang sekali.
    Kalo urusan PLA biar Marinir kami yg bodynya gempal berotot dan tangannya bagai gada besi yg akan menghadapi. Pasti klo ketemu PLA akan dikampengi kepala mereka oleh marinir kami sampai hancur…cur bagai semangka yg terhempas kelantai.

  9.  

    Ga bakal takut negara Yankee di gertak… seperti gerombolan cowboy jangan2 malah di ajak duel si Chibai… eh China..

  10.  

    Cuman sinetron.

  11.  

    Biarlah duel 2 orang itu, yang penting indo jgn ikut” klu blm punya nuklir

  12.  

    cina kalahin dulu nato. pasti kalah cina

  13.  

    Mantaaap….
    Indonesia Kita harus berani ber’sikap & ber’tindak ikuti jejak China….

 Leave a Reply