Jan 272019
 

Ilustrasi: Prajurit AS dengan artileri Resimen Kavaleri ke-3 bersama dengan artileri Pasukan Keamanan Irak di lokasi ISIS yang dikenal dekat perbatasan Irak-Suriah, 7 Juni 2018 (U.S. Army photo by Spc. Anthony Zendejas IV)

Dua pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada CNN bahwa militer AS telah memindahkan pasukan tambahan ke Suriah dalam beberapa hari terakhir untuk membantu memberikan perlindungan kepada anggota layanan Amerika lainnya ketika mereka menarik diri di bawah arahan Presiden Donald Trump.

Para pejabat tidak akan mengungkapkan di mana pasukan itu berada di Suriah atau berapa banyak yang telah dikirim.

Para pejabat pertahanan telah mengakui bahwa pasukan keamanan bersenjata – mungkin infanteri – akan diperlukan untuk membantu penarikan pasukan AS dari waktu ke waktu, kata laporan itu.

Para pejabat Pentagon mengatakan pasukan keamanan tambahan mungkin bergerak di sekitar Suriah ke lokasi yang berbeda sesuai kebutuhan dan mungkin bergerak masuk dan keluar dari negara itu.

Mereka tidak mengindikasikan apakah penarikan pasukan telah terjadi atau akan terjadi dalam waktu dekat, dengan alasan masalah keamanan.

Berita itu muncul setelah ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan mematikan yang menewaskan empat orang Amerika dan setidaknya 10 orang lainnya di kota Manbij, Suriah, pekan lalu.

Keputusan Trump untuk menarik diri dari negara yang dilanda perang telah membuat Kurdi dan Pasukan Demokrat Suriah (SDF) terungkap.

SDF telah menjadi salah satu kekuatan paling efektif dalam pertempuran dengan ISIS, tetapi berada di bawah ancaman ketika Turki mengancam akan melakukan serangan baru di Suriah.

Sumber: Asharq Al-Awsat

 Posted by on Januari 27, 2019

  One Response to “Jelang Penarikan, AS Kirim Pasukan Tambahan ke Suriah”

  1.  

    Udahlah kamu pulang aja amer, duduk manis bantu warga mu krn utang mu sudah terlalu gede sampai 22 ribu triliun, kalau butuh duit lagi, ente ngutang ke Indonesia aja yaa kita orang baik kok

    😎