Apr 262018
 

Jet tempur siluman ATD X-2 buatan Mitsubishi Jepang © Japan MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Badan Akuisisi Teknologi dan Logistik (ATLA) Jepang masih terus mempertimbangkan ide-ide pada jet tempur futuristik untuk menggantikan pesawat nasional Mitsubishi F-2, seperti dilansir dari laman Flight Global.

“Kami telah melakukan proses RFI secara terus-menerus, dan pertanyaan kami telah berubah”, kata seorang pejabat yang akrab dengan program itu untuk mengembangkan pesawat baru, yang kemungkinan akan disebut sebagai F-3.

Dia menolak untuk mengomentari sebuah cerita dari Reuters, yang mengutip sumber anonim, bahwa Lockheed Martin ingin menawarkan sebuah pesawat tempur hibrida gabungan dari F-22 dan F-35 untuk kebutuhan jangka panjang Jepang.

Pejabat itu mengatakan bahwa sejumlah proposal sedang ditimbang, mencatat bahwa Jepang dan Inggris juga memiliki studi bersama untuk melihat peluang potensial pada program jet tempur masa depan.

Tokyo telah menjelajahi sebuah jet tempur terbaru dengan sungguh-sungguh selama beberapa tahun. Pilihan termasuk untuk mengembangkan pesawat tempur baru secara swadaya, berkolaborasi dengan mitra asing atau membeli pesawat baru, juga termasuk meningkatkan jenis yang sudah ada.

Mengembangkan pesawat tempur berdasarkan jet tempur AS tidak sepenuhnya tanpa preseden, karena F-2 buatan lokal sebagian besar didasarkan pada F-16. Ini dirancang untuk membawa muatan yang lebih besar terutama dalam konfigurasi anti-kapal, F-2 memiliki area sayap 25% lebih besar daripada F-16, modifikasi lain seperti penggunaan material komposit yang lebih banyak.

Sayangnya, jet tempur F-2 terlalu mahal sehingga Jepang hanya mampu memperoleh 94 unit dari rencana untuk mengakuisisi 144 unit. Sebuah pesawat yang memadukan atribut F-35 dengan F-22 akan secara efektif menjadi pesawat baru, dengan potensi besar dalam hal pembengkakan biaya.

Jepang pernah mencoba untuk memperoleh F-22, tetapi pada tahun 1998 Kongres AS memblokir penjualan dan perizinan jet tersebut ke luar negeri. Sebuah varian ekspor yang telah mengalami downgrade seminim mungkin muncul pada tahun 2006, tetapi AS memiliki kekhawatiran pada kemampuan Jepang untuk mempertahankan teknologi yang ada pada F-22, menyusul kebocoran data tahun 2002 mengenai sistem tempur Aegis.

Sementara Mitsubishi membeli lisensi untuk memproduksi 42 unit jet tempur siluman F-35 di Nagoya, tidak jelas seberapa jauh pemerintah AS akan menyediakan transfer teknologi yang diperlukan untuk mengembangkan jet siluman hibrida.

Sementara itu, pejabat menegaskan bahwa program pesawat demonstran teknologi X-2 telah berakhir setelah melaksanakan total 34 penerbangan. Pada awalnya program tersebut direncanakan hingga 50 penerbangan.

“Kami telah menyelesaikan pengujian yang kami rencanakan. Tidak ada yang ditentukan tentang masa depan X-2. Kami dapat melakukan lebih banyak pengujian”, katanya.

Pesawat ATDX itu tetap berada di pangkalan udara Gifu. Awalnya ATDX itu dirancang, merupakan bagian dari upaya Jepang untuk melompat memulai basis industrinya dan menjelajahi teknologi yang diperlukan untuk pesawat generasi kelima atau keenam yang tersembunyi.

Upaya ini terdiri dari 15 program terpisah yang menyelidiki teknologi spesifik seperti ruang senjata, sensor, tautan data dan area lain yang dianggap perlu untuk pesawat tempur canggih.

Program X-2 juga dilihat sebagai cara bagi para insinyur pesawat yang lebih tua disana untuk memberikan pengetahuan kepada generasi yang lebih muda.

Bagikan :

  22 Responses to “Jepang Akan Melanjutkan Pengujian X-2 Shinshin”

  1.  

    lanjutkan pang walau ada tawaran hibrid f22 f35,omong kosong,locked martin mau berikan jepang jet jempur tercanggih sejagad yang tak dimiliki amerika.bullshit
    locked martin mau berikan india f16 berkemampuan f35 bullshit

  2.  

    kalo X2 ga lanjut, semoga Jepang berkenan menghibahkan blue print + prototype nya sekalian ……

  3.  

    lanjutkan walau ada tawaran dr LM hibrid f22+f35
    omong kosong teknologi tercanggih dr locked yang amerika sendiri bahkan tidak punya
    bahkan f16 pun bisa jadi seperti f35 jika india berminat
    saya rasa LM tidak akan sebaik hati itu

  4.  

    Tetap semangat,lancrorkan….

  5.  

    pabrik mesin punya, pabrik elektronik punya, kurang apa coba? apa perlu Indonesia ikut biar cepet jadi?

  6.  

    Hahaha. Hayo coba tebak Gagal kagak itu proyek gegara jepang kena tipu LM.

  7.  

    Kayaknya sakura diteken sama bodyguardnya supaya gak bikin kompetitor product yang bisa ngancem jualan product2 bodyguardnya..

  8.  

    mungkin bisa join dengan malaysia yg mencanangkan program pesawat generasi 6 buatan tempatan.. :v

  9.  

    Baru inget klau Shinshin ini katanya Gen 5++. Pantes kemaren dijegal AS dgn iming-2 Kawin silang F-22 dan F-35.

    •  

      Pantesan di jegal…
      KFx/IFx gen 4++ bisa ganggu Market F15, F18 khususnya F16.
      kalo bener Shinshin Gen 5++, bisa ganggu Market F35.
      ya untuk F22 sih sulit sekali di jual keluar kecuali gen 6/7 udah familiar di pakai di dunia…
      tinggal tunggu respon buat TFx buatan Turki kena nih efek S4ratus…

  10.  

    Sebaiknya jepang berkiblat ke malaysia saja jika pengin proyek x-2 nya sukses.malaysia terkenal heibat dalam industri permesinan pesawat di dunia.

  11.  

    NEGARA ASU ADALAH NEGARA ADIDAYA YG BERBAHAYA ASU TIDAK MAU NEGARA LAIN MELAKUKAN KEMAMPUANNYA UNTUK LEBIH DISAMPING DIANGGAP NEGARA LAIN YG MEMILIKI KEMAMPUAN TERSEBUT DIANGGAP MEMBAHAYAKAN ASU JUGA DAPAT MENURUNKAN DAYA BELI NEGARA LAIN THDP ASU YG BERIMBAS PADA PENURUNAN DAYA JUAL SENJATA ASU KE NEGARA LAIN KARENA DOKTRIN NEGARA ASU INI INGIN MENAKLUKAN DAN MENGUASAI DUNIA DENGAN CARA APAPUN DAN JIKA BERSEBRANGAN MAKA NEGARA TERSEBUT DIANGGAPNYA SEBAGAI MUSUH SEKALIPUN KEBIJAKAN ASU BERTENTANGAN DENGAN HUKUM INTERNASIONAL TETAP AKAN DILANGGAR DEMI TUJUAN POLITIKNYA TERCAPAI,

  12.  

    Sekutunya aja sendiri kagak dipercaya tot teknologi stealthnya apalagi yang bukan sekutunya? Oh nasibmu ifx

  13.  

    Menurut saya kalo pewpur ini jadi,hanya akan setara F35,dan tentunya Harga dibawah F35, keuntungan Laen beli dari Jepang sangat kecil utk embargo,..dan kemungkinan bisa diupgrade persenjataannya utk block barat maupun timur,..nah… otomatis nasib F18-F16 jadi usang…(apalagi Gripen xixixi,tapi saya akui secara pribadi drpd F16 saya pilih Gripen Next Hanya,drpd F16 lho..)saya ngomong usang disini, karena amunisinya sama,beda dgn produk Russia yg amunisinya buatan sendiri,dan berkarakter beda dgn NATO..

  14.  

    nomenklatur proyek pesawat salimin Indonesia sebaiknya dinamakan

    IFX Ishin-Ishin.

  15.  

    Tapi Jepang bikin F-16 versi mereka F-2 per unit cost aja harganya Lebih mahal dari F-16… Kira2 10x lipat wkkkk… Bagaimana dng yg ini kalau udah jadi nanti yah xixixi…

    •  

      Harga F-2 gak sampai 10x lipat harga standar F-16. Walaupun emang mahal tapi daya angkut, Avionik hingga jelajahnya jauh lebih baik daripada F-16 standar.

 Leave a Reply