Feb 282018
 

Rudal anti kapal (AShM) Tipe 12 Angkatan Darat Jepang. © JGSDF (CC BY-SA 2.0) via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Sebagai tanggapan atas kapal perang China yang telah berulang kali berlayar melalui Selat Miyako yang strategis, pemerintah Jepang sekarang sedang mempertimbangkan untuk menyebarkan unit rudal anti kapal (AShM) ke pulau utama Okinawa, seperti dilansir dari laman Asahi Shimbun.

Melalui penyebaran ini, Jepang bertujuan untuk menjaga agar pergerakan kapal-kapal ini diperiksa dari kedua sisi selat antara pulau Miyakojima dan pulau Okinawa, menurut sumber pemerintah pada tanggal 26 Februari.

Pemerintah kini sedang merumuskan rincian unit baru tersebut, termasuk skalanya, di Kementerian Pertahanan dan sekretariat Dewan Keamanan Nasional. Rumusan ini akan memasukkan mereka ke dalam Pedoman Program Pertahanan Nasional yang baru dan akan dikerjakan pada akhir tahun ini dan Program Pertahanan Jangka Menengah.

Menurut sumber tersebut, pemerintah Jepang kini sedang mempertimbangkan untuk menggunakan baterai AShM Tipe 12 tercanggih ke pulau Okinawa. Rudal anti kapal ini memiliki jangkauan sekitar 200 kilometer.

Pedoman Program Pertahanan Nasional yang berlaku saat ini berjalan sejak 2013, dan menetapkan bahwa Jepang akan menunjuk unit SSM (AShM) untuk mempertahankan pulau-pulau terpencil. Jepang telah memutuskan untuk menggunakan unit SSM pada pulau Miyakojima, yang terletak di sebelah selatan Selat Miyako.

Program Pertahanan Jangka Menengah tahun fiskal 2014 sampai 2018, yang di susun bersama dengan panduannya, juga mencakup kebijakan untuk memperkuat unit yang ditempatkan pada gugus kepulauan Nansei, yang terletak antara pulau Kyushu dan Taiwan.

Berdasarkan program tersebut, pemerintah telah memutuskan untuk menggunakan unit SSM Tipe 12 Angkatan Darat untuk Pulau Miyakojima dan pulau Ishigakijima di Prefektur Okinawa dan pulau Amami-Oshima, Prefektur Kagoshima dari tahun fiskal 2018.

Ini juga telah memutuskan untuk menggunakan unit penjaga dan baterai rudal darat ke udara di tiga pulau.

Namun, lebarnya Selat Miyako, yang terletak di antara pulau Okinawa dan Miyakojima, sekitar 290 kilometer. Oleh karena itu, apabila SSM dengan jangkauan sekitar 200 km ditempatkan di pulau Miyakojima, mereka tidak dapat menjangkau keseluruhan selat tersebut.

Untuk memperluas cakupan jangkauan, pemerintah berencana untuk menempatkan unit SSM lain di pulau Okinawa.

Berbagi

  7 Responses to “Jepang Akan Sebar Rudal Anti Kapal di Okinawa”

  1.  

    Jepun mulai gerah juga, perairannya di pake sliweran kapal2 China….rudal anti kapal AShM buatan AS ndak main2 nih….

  2.  

    Gak ada yg akan berani nembak duluan hub ekonomi jpn-rrc sangat besar

  3.  

    Di natuna kita mestinya jg pasang rudal anti kapal seperti yakhont tp yg dpt diluncurkan dr truk.

 Leave a Reply