Nov 202018
 

E-2D Hawkeye yang ditugaskan ke Tiger Tails of Carrier Airborne Early Warning Squadron (VAW) 125 terbang di atas Naval Station Norfolk. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 2nd Class Ernest R. Scott/Released via wikimedia commons)

Pemerintah Jepang memberikan kontrak kepada Northrop Grumman Systems sebesar 32.7 juta USD untuk suku cadang dan peralatan pesawat radar E-2D Jepang.

Modifikasi kontrak jatuh di bawah Penjualan Militer Asing (FMS) dengan pekerjaan yang diharapkan akan selesai pada Agustus 2022. Kontrak ini termasuk dalam penjualan sembilan pesawat peringatan dini E-2D yang disetujui ke Jepang di bawah kesepakatan senilai lebih dari 3,1 miliar USD.

E-2D Advanced Hawkeye merupakan varian terbaru dari radar darat dan radar berbasis operator serta pesawat komando dan kontrol. Radar ini dirancang untuk menyediakan jangkauan sensor radar dan mengkoordinasikan pesawat lain dalam jarak jauh.

Alat ini memiliki radar jarak jauh 360 derajat yang efektif di laut lepas, garis pantai, dan operasi darat. Radar ini dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan mengidentifikasi target udara dan permukaan, memberikan identifikasi Friend atau Foe, dan memiliki sistem peperangan dan pengawasan elektronik.

Hal ini mampu mengkoordinasikan beberapa serangan, dukungan udara, pengintaian, dan misi lainnya saat mengirimkan data kembali ke operator grup pertempuran menggunakan jaringan data-link. Hawkeye telah digunakan dengan peningkatan sejak 1964 dan melengkapi pesawat E-3 AWACS yang lebih besar yang digunakan oleh Angkatan Udara AS dan sekutu untuk kemampuan radar udara jarak jauh.

Sumber: UPI

Bagikan:

  One Response to “Jepang Pesan Radar E-2D Hawkeye Northrop Grumman”

  1.  

    kalau nih pesawat muncul J.15 dan J.30 tak berkutik di jamming

 Leave a Reply