Jan 212018
 

Jet tempur multiperan Mitsubishi F-2B buatan Jepang. © Wikipedia

JakartaGreater.com – Kementerian Pertahanan Jepang menyelesaikan pengembangan rudal anti kapal supersonik pertama, XASM-3 yang dirancang di dalam negeri, dengan produksi massal dijadwalkan akan dimulai pada tahun fiskal 2019, seperti dilansir dari laman situs berita berbahasa Jepang, Mainichi. (7/1/2018)

Rudal XASM-3 telah dirancang khusus untuk dapat dibawa oleh jet tempur multi peran F-2 Angkatan Udara Jepang, sebuah varian dari F-16 yang diproduksi oleh Mitsubishi. Layanan yang saat ini mengoperasikan sekitar 90 jet tempur multiperan Mitsubishi F-2, yang pertama kali beroperasi tahun 2007.

Setiap pesawat akan mampu untuk membawa 2 rudal XASM-3. Rudal terbaru itu akan menggantikan rudal jelajah Type 80 dan Type 93 yang lebih tua. XASM-3 didukung oleh mesin ramjet yang mampu mencapai kecepatan tertinggi hingga Mach 3 dan memiliki jangkauan operasional antara 150-200 km.

Pada bulan Agustus 2017, Badan Akuisisi Teknologi dan Logistik (ATLA) Jepang merilis rekaman pertama yang menunjukkan uji coba rudal XASM-3. Namun, tidak jelas apakah rudal tersebut menargetkan kapal perusak Angkatan Laut Maritim Jepang (JMSDF) yang telah pensiun, seperti yang diumumkan pada 2016.

Pengembangan rudal jelajah supersonik dimulai pada tahun 2003. Uji peluncuran rudal pertama dilakukan bulan Maret 2017, guna memvalidasi model pemisahan aerodinamis dari rudal dan diikuti oleh uji coba pengguna.

Pengenalan rudal baru ditujukan untuk menjaga keseimbangan dengan Angkatan Laut China, seperti disebutkan oleh surat kabar Yomiuri Shimbun pada tahun 2017. Jepang telah mencoba untuk meningkatkan kemampuan pertempuran anti permukaan dengan menerjunkan rudal jelajah anti kapal baru (rudal permukaan ke permukaan).

Jepang sedang dalam proses mengembangkan rudal anti kapal terbaru berbasis darat, untuk memperkuat pertahanan pulau-pulau terpencil yang dikuasai Jepang di Laut Cina Timur. Rudal baru tersebut akan memiliki jangkauan 300 km dan menggunakan bahan bakar padat serta diperkirakan akan digunakan pada tahun 2023.

Jet tempur F-2 Jepang terlihat melakukan uji coba membawa rudal XASM-3. © Youtube

Rudal baru tersebut akan melengkapi rudal anti kapal subsonik Type 12, varian upgrade rudal anti kapal Mitsubishi Heavy Industries Type 88 dengan jangkauan yang dilaporkan 200 km, saat ini beroperasi dengan Pasukan Bela Diri Jepang.

Jepang juga dijadwalkan untuk mempersenjatai jet tempur siluman F-35A baru dengan rudal generasi mendatang Joint Strike Missile (JSM) yang pada awalnya dikembangkan sebagai rudal anti kapal. Rudal baru, dengan perkiraan memiliki jangkauan 500 km, dan mulai beroperasi pada 2025.

Bagikan :

  7 Responses to “Jepang Siap Produksi Massal Rudal Anti Kapal Baru”

  1.  

    Kementerian Pertahanan Indonesia menyelesaikan pengembangan rudal anti kapal supersonik pertama, XASM-3 yang dirancang di dalam negeri. Seharusnyaaa begituuuuu…

  2.  

    F-2 Mitsu Bahenol

  3.  

    Jepang mantap…

  4.  

    Coba ke jepang minta TOT dikasih gakkk?? Boro2 motor dan mobil juga ora

  5.  

    Rudal yg wajib dilirik kalo bisa murah dan mematikan..soalnya kita butuh utk meningkatkan kemampuan F16 dan rudal penjaga pantai..(syukur2 bisa dilisensikan utk indonesia,kalo beli banyak)…kemampuanya juga cukup utk dikita kecepatan mach3,jarak 150-200 km

 Leave a Reply