Mar 142019
 

Eurofighter Typhoon (foto : Common Wikipedia)

JakartaGreater.com – Kanselir Jerman Angela Merkel ingin memperpanjang sanksi penjualan persenjataan dan peralatan militer ke Arab Saudi. Sedangkan industri persenjataan Jerman dan negara-negara Uni Eropa lainnya menunjukkan kehati-hatian yang lebih besar terhadap embargo ini.

Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, mengeluarkan pernyataan tentang perpanjangan embargo pada ekspor persenjataan dan peralatan militer ke Arab Saudi, yang berakhir pada 9 Maret 2019.

Penolakan Jerman terhadap penjualan senjata ke Arab Saudi adalah pokok pembicaraan tentang peningkatan kemampuan pertahanan Uni Eropa.

Perwakilan dari industri senjata Eropa telah menyatakan kekhawatiran bahwa posisi terbatas Jerman akan menghambat pengembangan proyek Pan-Eropa yang bertujuan untuk mengembangkan tipe persenjataan baru seperti pesawat tempur generasi ke-6 dan pesawat tanpa awak MALE.

Alasannya adalah bahwa perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek-proyek ini menyediakan produk persenjataan mulai dari senapan ringan hingga pesawat tempur Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi dalam jumlah besar. Pembekuan penuh perdagangan jelas akan mengurangi pendapatan mereka.

Pihak berwenang Prancis dan Inggris juga menyatakan keberatan mereka terhadap posisi Jerman. Mereka secara khusus menyoroti fakta bahwa posisi Jerman secara negatif mempengaruhi perdagangannya dengan Arab Saudi, yang merupakan pembeli peralatan militer terbesar ketiga di dunia. Sebagaimana adanya, sanksi Jerman juga mencakup pelarangan penjualan peralatan atau persenjataan apa pun yang komponennya berasal dari Jerman, bahkan meski merupakan komponen kecil.

Pemerintah Merkel memberlakukan embargo setelah kematian wartawan Saudi dan kolaborator Washington Post Jamal Khashoggi yang terbunuh tahun lalu di konsulat Saudi di Istanbul.

Defence24

jakartagreater.com
 Posted by on Maret 14, 2019

  One Response to “Jerman Telah Perpanjang Embargo Senjata ke Arab Saudi”

  1.  

    sekelas arab saudi sj ada yg meng embargo.
    hmmmm kl arabsaudi kn bnyk uang.tinggal beli dr negara lain.