May 032016
 

Aksi jet Rusia terhadap pesawat dan kapal militer Amerika Serikat di Baltik telah meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

“Harapan saya adalah bahwa kita dapat menghentikan kegiatan semacam ini,” ujar Laksamana John M. Richardson di Pentagon.

“Saya tidak berpikir Rusia mencoba untuk memprovokasi insiden. Saya pikir mereka mencoba untuk mengirim sinyal. Saya pikir itu cukup jelas bahwa mereka ingin memberitahu kami bahwa mereka melihat kami berada di Baltik,” jelas Richardson.

Negara-negara Baltik kembali mendapat kemerdekaan mereka di awal 1990-an setelah hampir lima dekade berada di bawah pendudukan Soviet.

Laksamana John M. Richardson berbicara saat konferensi pers di Pentagon. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)

Laksamana John M. Richardson berbicara saat konferensi pers di Pentagon. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)


Departemen Pertahanan mengatakan bahwa jet Su-27 Rusia telah melakukan barrel roll di sekitar pesawat RC-135 yang terbang dengan misi pengintaian di atas Laut Baltik pada hari Jumat kemarin. Pada pertengahan April, jet Rusia terbang sekitar 50 kaki dari ujung sayap pesawat Amerika Serikat. Juga pada bulan April, dua jet Rusia terbang di dekat USS Donald Cook di Laut Baltik.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, melakukan pembelaan terhadap tindakan pesawat tempur Rusia di sekitar USS Donald Cook. Menurutnya, pilot telah mengambil jarak aman dari kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat itu.

Namun, Menteri Luar Negeri John Kerry mengecam tindakan Rusia dan mengatakan bahwa kapal Angkatan Laut bisa saja melepaskan tembakan.

Associated Press

Bagikan Artikel :

  30 Responses to ““Jet Rusia Jangan Lagi Mengganggu Kapal Angkatan Laut Amerika Serikat””

  1.  

    halah….
    tembak aja kalo berani….
    Rempong amir….
    katanya negara paling jaguh sedunia…?

  2.  

    Duduk manis sambil menikmati drama.xixixi

  3.  

    mungkin mamarika panas dingin

  4.  

    sepertinya urat syaraf kedua negri mulai menegang… mana2 aja yg tegang ya dibabar ja dw xixixiiiii..

  5.  

    Bangun tidur
    Inyong kaget
    Mampir di warung mie kare sedap pakai telor + kopi + rokok surya
    laporan terakhir tadi pagi jam 0630
    ada mie di balik telor

  6.  

    Negara-negara Baltik telah memperoleh kemerdekaan pd dekade awal 90 an setelah lepas dari pendudukan Soviets (Uni Soviets)? Jadi setelah perang dunia kedua dan terbentuk negara Uni Soviets, maka negara-negara yg tergabung dalam Uni Soviets (USSR) tidak lain adalah bentuk pendudukan Soviets, namun mengapa pd saat itu PBB dan masyarakat internasional tdk pernah atau tdk ada yg mempermasalahkan terbentuknya negara Uni Soviets to yo? Jika pun kemudian Uni Soviets bubar, itu disebabkan krisis ekonomi dan politik yg akut didalam negeri Uni Soviets sendiri, bukan karena tekanan PBB. Barangkali perlu dipertanyakan, apakah negara-negara bagian di USA adalah bentuk pendudukan dari US (United State) pd negara-negara bagian di Amerika utara tanpa kanada? Binun menggunakan logjka politik internasional…..

    “Saya tidak berpikir Rusia mencoba untuk memprovokasi insiden. Saya pikir mereka mencoba untuk mengirim sinyal. Saya pikir itu cukup jelas bahwa mereka ingin memberitahu kami bahwa mereka melihat kami berada di Baltik,” jelas Richardson. Bahasa diplomatis pak laksamana John M Richardson sangat santun, tidak meledak-ledak laksana Rahwana kehilangan gigi taringnya. Sepertinya beliau menyadari bahwa Rusia pun pd dasanya memiliki alasan kuat untuk beraksi semacam itu bila ada rombongan pesawat atau kapal asing yg mendekati wilayah teritorialnya. Namun seperti biasa, menghadapi negara sebesar Rusia tentu harus dg cara yg ekstra hati-hati, berbeda bila yg melakukan aksi provokasi adalah Kim Jong Un dari Korea Utara, biasanya para petinggi USA akan bersikap lebih galak seraya mengancam untuk mencabut bantuan sosial.

  7.  

    Sebaiknya Indonesia tidak mengambil sikap dari keduanya mengingat kedua negara besar ini punya pengaruh dalam industri pertahanan yang kuat.

  8.  

    ..

  9.  

    namanya juga crazy ivan

  10.  

    perang dah…

  11.  

    yach ngambek di jahilin,makanya jng usil bngt kl gk mau di iseng’in orang hehe..

  12.  

    Lah mana ada sih negara yg mau diintai lawanya, si rika kebanyakan minum whiskey.

  13.  

    Namanya juga wong russia ga takut mamarika dan kumpul kebo party para nato. apalagi kalau ada pilot yg namanya ivan, sergei, yuri itu pasti preman semua.

    mungkin di air minum atau vodka orang russia dikasih steroid boost ya. makanya terkenal tanpa takut dan tahan banting

  14.  

    Perang urat syaraf untuk legistimasi deploy pasukan keperbatasan..
    Bermain sandiwara untuk kekuasaan mutlak..
    Dan akhirnya anggota terlemah yg jadi korban..
    Saya kambing, salam meong.

  15.  

    Tes

  16.  

    Susah komen kalo pake uc browser

  17.  

    jangan sembarangan berbicara. jangan sembarangan jika tak ingin ada bencana. salut for paman beruang

  18.  

    takut juga asu

    “Saya tidak berpikir Rusia mencoba untuk memprovokasi insiden. Saya pikir mereka mencoba untuk mengirim sinyal. Saya pikir itu cukup jelas bahwa mereka ingin memberitahu kami bahwa mereka melihat kami berada di Baltik,” jelas Richardson

  19.  

    Ane tggu amerika kirim f22 raptornya ke baltik…tdk sabar bgimn kira2 bila f22 ketemu sm su-30sm,ato su-35s

  20.  

    Menghancurkan rusia tdk harus dgn letusan senjata…
    uni soviet yg dulu di anggap digdaya bs luluh lantak tanpa perlu ada peperangan…seharusnya rusia bs belajar dr pengalaman,kejutan kecil thn 2014/2015 sdh cukup menggoyahkan perekonomian rusia…
    buat amerika semua bisa,tinggal mereka mau/tdk..jk rusia hancur tentu berdampak jg terhadap amerika..
    sama jg seperti china,jk perekonomian china hancur amerika jg byk menanggung kerugian secara finansial…krn china skrg termasuk pasar terbaik amerika,ambil contoh gerai kfc saja di china termasuk yg terbanyak di dunia..pemasaran produk2 otomotif lbh dominan di china

  21.  

    Amerika mmg pinter…
    Dia tahu keberanian rusia ya cm bgtu saja..cm sebatas mengganggu..
    putin tak mau kehilangan muka walau dia tau tdkmungkin mampu melawan amerika

 Leave a Reply