Feb 032018
 

CF-18 Hornet Kanada. (photo : John Davies – CYOW Airport Watch via commons.wikimedia.org)

JakartaGreater.com – Kanada akan menambah waktu terbang yang lebih banyak lagi dari CF-18 Hornet yang menua, menjaga agar jet tempur tetap beroperasi selama 15 tahun lagi, seperti dilansir dari laman National Post.

Ada rencana untuk menghentikan operasional jet tempur tersebut setelah tahun 2025, namun perwakilan perusahaan yang turut ambil bagian dalam program pemerintahan Liberal untuk membeli pesawat tempur baru diberitahu bahwa Angkatan Udara Kanada kini akan mempertahankan operasional CF-18 hingga tahun 2032.

Jet tempur CF-18 Hornet yang pertama kali diterima oleh Angkatan Udara Kanada pada tahun 1982 tersebut akan pensiun setelah 50 tahun bertugas.

Beberapa sumber di industri kedirgantaraan, mempertanyakan apakah pensiun tahun 2032 ditetapkan karena penundaan pembelian jet tempur baru bisa mengubah jadwal tersebut.

Pesawat pengganti pertama untuk jet tempur CF-18 Hornet akan tiba di tahun 2025, namun pengiriman dari 88 pesawat tersebut tidak akan selesai hingga tahun 2030, ini menurut dokumen pemerintah federal yang didistribusikan ke perwakilan industri pada pertemuan 22 Januari di Ottawa.

CF-18 Kanada telah di modernisasi selama bertahun-tahun. Pada tahun 2001, sebuah proyek modernisasi diluncurkan untuk memungkinkan pesawat tempur itu beroperasi hingga tahun 2017-2020.

Perbaikan struktural untuk mempertahankan armada tersebut juga telah berlangsung dan program peningkatan lain sedang berjalan dengan tujuan untuk menjaga pesawat itu beroperasi sampai 2025, menurut RCAF.

Modernisasi tersebut akan menyediakan CF-18 Hornet dengan berbagai sistem untuk memungkinkan mereka beroperasi bersama kekuatan udara sekutu. selain memenuhi peraturan baru untuk terbang di wilayah udara domestik dan internasional, mungkin juga ada upgrade persenjataan.

Tidak jelas apakah upgrade lain akan diperlukan di luar itu untuk menjaga agar pesawat terbang dari tahun 2025 sampai 2032.

Kanada juga sedang melakukan diskusi dengan pemerintah Australia guna membeli 18 jet tempur F/A-18 Hornet yang digunakan Angkatan Udara Australia untuk menambah armada CF-18 Hornet Kanada yang ada. Sementara biaya yang tepat dari kesepakatan itu tidak akan diumumkan sampai kontrak ditandatangani, namun pemerintah Kanada telah menyiapkan dana sebesar US $ 500 juta untuk proyek tersebut.

Kanada telah berkomitmen untuk membeli 88 jet tempur baru dalam sebuah program yang bisa menghabiskan biaya sebanyak US $19 miliar. Harga tersebut tidak termasuk perawatan jangka panjang.

Bagikan Artikel :

  6 Responses to “Jet Tempur CF-18 Kanada Beroperasi Hingga 2032”

  1. 88 pespur baru itu apa ya? Kan Kanada gak jd beli Kalkun bohay.

 Leave a Reply