Oct 202015
 

CRunYpQUAAAvVol

Kabul – Jet tempur F-16 Amerika Serikat tertembak saat menjalankan misi di Afghanistan. Insiden semacam ini tergolong langka terjadi pada jet tempur AS yang banyak digunakan dalam misi di beberapa negara.

Dituturkan pejabat militer AS yang enggan disebut namanya kepada AFP, Senin (19/10/2015), jet tempur seharga US$ 100 juta atau setara Rp 1,3 triliun ini mengalami kerusakan cukup signifikan usai ditembak saat mengudara. Jet tempur ini terpaksa membuang tangki bahan bakar dan amunisinya sebelum kembali ke pangkalan.

CRu0GLRWEAAzsQ9

Serangan ini terjadi Selasa (13/10) pekan lalu di distrik Sayid Karam, Provinsi Paktia, yang diketahui dikuasai oleh Taliban. Hingga kini, Taliban melakukan perlawanan terhadap pasukan NATO yang dipimpin AS sejak tahun 2001 lalu. Dalam pernyataannya melalui Twitter, Taliban mengklaim sebagai pihak yang menembak jet tempur AS tersebut.

USAF F-16 drops fuel tanks in Taliban country 1

Foto yang didapat AFP dan dilihat oleh pakar militer yang berbasis di London J Chacko menunjukkan bahwa jet tempur ini kehilangan dua tangkinya yang biasa digunakan saat memperpanjang penerbangan, kemudian kehilangan rudal udara-ke-darat dan dua bom yang tidak memiliki pengendali jarak jauh.

Foto itu juga menunjukkan beberapa militan bermasker berfoto dengan perlengkapan jet yang terpaksa dibuang dan jatuh ke daratan. Ketika ditunjukkan foto-foto ini, militer AS membenarkan adanya insiden yang melanda jet tempurnya di Afghanistan.

“Pada 13 Oktober, sebuah jet F-16 milik AS terkena tembakan senjata kecil di Provinsi Paktia, Afghanistan. Serangan ke udara mengenai salah satu stabilisator pesawat dan memicu kerusakan pada salah satu amunisi,” demikian pernyataan resmi militer AS, sembari menambahkan pilot berhasil selamat.

CRr0WPSUYAApRDS

Jika benar Taliban yang menembak jet F-16 ini, maka insiden ini menjadi yang pertama kali. Taliban pernah menembak jatuh beberapa helikopter militer, namun belum pernah F-16 yang memiliki kecepatan supersonik dan mampu mengudara hingga 50 ribu kaki. Hanya ada segelintir insiden menimpa F-16 sebelumnya, termasuk ketika F-16 milik AS jatuh di pegunungan dekat Bagram, Afghanistan, akibat cuaca buruk pada April 2013 lalu.

Detik.com

Berbagi

  26 Responses to “Jet Tempur F-16 Ditembak Taliban”

  1.  

    makanya su 35 aja

  2.  

    rontok lagi hhhhhhhh

  3.  

    Dor

  4.  

    KAGAK TOKCERR INI BARANG.

  5.  

    Jgn2 pilotnya si Yonhap…. Semoga aja sih

  6.  

    YONHAAAAPPP…where are you???

  7.  

    untung aja… pak RR.. gk tertarik di tawarin F-16 viper..
    tuch lihat pak RR… ada pespur elang botak.. terjun bebas nuch… blaaaammmm.. modaaarrr weee…
    kira2.. pak RR.. lihat beritax gk ya..???
    he…he..!!!

  8.  

    USA suplai senjata ke milisi di Suriah utk melawan As’ad n Rusia, gantian aja Rusia kirim rudal BUK ke Taliban adil kan

  9.  

    Pada 13 Oktober, sebuah jet F-16 milik AS terkena tembakan senjata kecil di Provinsi Paktia, Afghanistan. Serangan ke udara mengenai salah satu stabilisator pesawat
    ———————————————————————————————————————————————————
    ohhh cuman kena stabilisatornya tapi masih SELAMAT sampai ke pangkalan..
    dan itu bukan f 16 VIPER,…lah kalau indonesia beli baru negara pertama pengguna viper

  10.  

    To yonhap KAGAK MONCER NI BARANG … Huak huak

  11.  

    baru kena senjata kecil aja sudah rontok,apa jadinya klo ketemu su35,,??? hmmmm,,,tidak layak masuk arsenal RI nih viper

  12.  

    MEDIA BARAT: KEMAMPUAN MILITER RUSIA MENGESANKAN
    Keberhasilan Rusia di medan perang Suriah benar-benar menjadi kejutan bagi mereka, yang berpikir Angkatan Bersenjata Rusia terjebak pada kemampuannya di 1990-an. Kampanye udara yang sedang berlangsung terhadap ISIS di Suriah telah cenderung menghilangkan kesalahpahaman ini.
    “Hingga minggu ketiga intervensi udara mengejutkan Rusia dalam 4,5 tahun perang sipil di Suriah, Moskow tidak hanya mengklaim keberhasilan awal, tapi menunjukkan bahwa upaya untuk memodernisasi militernya menghasilkan peningkatan nyata dan memulihkan kemampuannya yang hilang, ” tulis wartawan Matius Bodner di Defense News.
    Sejak 30 September 2015, jet-jet tempur Rusia terus menggempur sejumlah target. Hanya berbekal sekitar 28 pesawat, intensitas serangan Rusia tidak mengendur bahkan terus bertahan pada sorti tinggi.
    Sementara kapal mereka yang ada di laut Kaspia secara mengejutkan juga meluncurkan rudal Kalbr yang melesat dengan jarak 1.500 km sebelum memukul target di Suriah. Kemampuan yang Amerika sendiri tidak mampu lakukan dari kapal kecil seperti milik Rusia.
    Pasukan Rusia, menurut Bodner, juga telah berhasil menggabungkan dua taktik serangan yakni serangan dukungan udara yang disuka oleh Uni Soviet dan serangan udara presisi yang digunakan oleh Barat.
    “Secara umum kampanye Suriah telah mengesankan dalam menunjukkan kemampuan militer baru Rusia,” tulis wartawan itu Senin 19 Oktober 2015

  13.  

    Ya…HAHAHA….I’m here, Bro….Just lucky shoot, Bro…lihat ketangguhan F-16 made in USA model lama ini, stabilisatornya rusak tapi masih bs balik dgn selamat…dan kecerdikan pilot USAF yg brilian, ‘menghadiahi’ Taliban misil dan bom (mungkin mau ngasih kesempatan Taliban buat mempelajarinya…hehehe), sang pilot kembali ke Lanud sambil tertawa-tawa dan bilang:”Not bad…HAHAHA..”

    Kagak bisa ngebayangin dah, gmn kalo rongsokan komunis Rusia nyang kena, bolong dikit langsung keder tu barang, meluncur ke bumi ngebawa nasib buruknya, pilot2 komunis dikenal kaku, tegang (hati dan batang pelirnya) kalo menghadapi situasi kek gini…mungkin ini karna doktrin komunis yg buruk…

  14.  

    tidak layak masuk arsenal RI,,,,su 35 pilihan yg mantap

  15.  

    yonhap mukamu kok culun banget sih…

  16.  

    Kena karma lu amrik, kemaren MIG nya rusia lu kata2 in jatuh pake perantara FSA sekarang baru tau rasa. Kan.!!

  17.  

    Kasian pilotnya yonhap lg sedih.barangnya kaga moncer

  18.  

    Ha ha ha ha, ………….. memang F-16 itu pecundang, ………………. !!!
    sebenarnya kagak ditembak pun bakalan jatoh sendiri, …………….. !!!

 Leave a Reply