Jet Tempur Generasi 6 Rusia Dilengkapi Radar Canggih

12
18
Ilustrasi Radar © Vladimir Smirnov via TASS

JakartaGreater.com – Radar “radio-fotonik” untuk kendaraan udara tanpa awak dan jet tempur saat ini sedang dikembangkan oleh Rusia untuk mendapatkan gambar sasaran yang akurat, menurut kantor pers RTI Group seperti dilansir dari laman TASS.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, radar radio-fotonik diharapkan akan dipasang pada jet tempur generasi keenam Rusia. Stasiun ini mampu melihat lebih jauh daripada radar konvensional dan akan mampu membangun gambaran fotografi yang sebenarnya dari target yang akan diidentifikasi secara otomatis.

RTI Group akan menyelesaikan pekerjaan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pada tahun 2018 dalam menciptakan maket radar radio-fotonik X-band. Setelahnya, spesialis “akan menentukan skema utama untuk membangun perangkat pencari radio-fotonik” yang memungkinkan untuk membangun prototipe radar super-ringan dan ukuran kecil untuk kendaraan udara tanpa awak dalam beberapa tahun ke depan.

Radar semacam itu “akan dapat menyediakan pencitraan gelombang radio ketika sebuah gambar memiliki rincian lebih besar dengan kemungkinan untuk mengidentifikasi jenis target”, kata kantor pers RTI Group.

Radar itu akan memiliki berat dan ukuran yang jauh lebih kecil serta mengkonsumsi daya yang jauh lebih kecil, baik untuk digunakan pada drone dan juga pesawat terbang.

Rusia mulai memproduksi komponen radar

Stasiun baru akan menghasilkan sinyal radar dengan mengkonversi energi laser kristal fotonik. Produksi laser tersebut saat ini sudah dimulai di Rusia, terang kantor pers.

“RTI Group meluncurkan lini teknologi pertama di Rusia guna memproduksi laser untuk membuat radar radio-fotonik yang menjanjikan”, menurut kantor pers.

CEO RTI Group Maxim Kuzyuk seperti dikutip oleh kantor persnya mengatakan bahwa “kami di RTI berusaha untuk membuat siklus produksi sirkuit radio-fotonik terpadu untuk radar yang sepenuhnya lokal guna berpartisipasi secara lebih efektif di daerah yang kini tengah berkembang pesat, yang dapat menjadi penjamin keamanan negara”.

12 KOMENTAR