Apr 112017
 

VADM Mike Shoemaker, komandan Penerbang Angkatan Laut Amerika Serikat, telah memperpanjang grounding 3 hari yang dikenakan pekan lalu pada armada pesawat jet latih T-45 Goshawk Angkatan Laut AS, seperti dilansir dari Combat Aircraft. Grounded tersebut muncul di tengah laporan dari para pilot yang menderita kekurangan oksigen didalam kokpit, yang bisa menyebabkan hipoksia.

Para pilot mengungkapkan kekhawatiran tentang keselamatan dan risiko terkait dengan episode fisiologis (PES) yang disebabkan oleh sistem oksigen pernapasan di pesawat T-45C.

Angkatan Laut AS telah menerapkan jeda operasional untuk armada pesawat latih T-45C pada tanggal 5 April lalu. Dalam pernyataan yang dirilis setelah melakukan kunjungan ke NAS Meridien, Kingsville dan Pensacola, VADM Shoemaker merilis sebuah pernyataan:

Penting bagi saya untuk mendengar langsung dari para pilot dan berbagi dengan mereka semua upaya berkelanjutan untuk dapat mengatasi masalah ini. Saya telah melacak permasalahan yang terjadi pada armada pesawat T-45 dan F/A-18, namun meningkatnya kejadian pada armada T-45 baru-baru terkait Manajemen Risiko Operasional (ORM), maka saya perintahkan untuk menghentikan sementara operasional T-45 atas kejadian tersebut.

Meski begitu kami telah mengambil suatu pendekatan sumber daya tak terbatas untuk masalah ini, berarti kami mendedikasikan orang-orang terbaik untuk mencari solusi dan mengalokasikan anggaran yang diperlukan menuju langkah-langkah mitigasi meskipun menghadapi kendala fiskal saat ini, kami masih melihat akan adanya peningkatan dalam peristiwa ini.

Seperti yang telah saya informasikan dalam pesan sebelumnya kepada Angkatan Laut AS, saya sepenuhnya siap untuk membatasi atau mengurangi jam penerbangan apabila tim pimpinan armada Angkatan Laut AS menentukan bahwa resiko tersebut tidak dapat dikurangi hingga ke level yang dapat diterima bagi awak penerbang.

Setelah melakukan berbagai diskusi dengan para kru penerbang, staf pimpinan dan para insinyur, saya akan memperpanjang jeda operasional [grounded] setidaknya selama satu minggu untuk memberikan waktu bagi para insinyur untuk menyelami lebih dalam sistem T-45 dan bagi para pimpinan untuk menentukan langkah-langkah mitigasi tambahan yang akan mengurangi risiko terkait dengan sistem oksigen pernapasan T-45.

Kami sedang mencari masukan dari pilot dan mereka telah berbagi beberapa ide inovatif yang akam kami evaluasi ke depan karena kami terus mengidentifikasi akar penyebab dari masalah PES tersebut. Saya ingatkan kembali pentingnya proses ORM, dan mengetahui keprihatinan para instruktur serta penggunaan dari alat tersebut sebagai mekanisme pada jeda yang diberlakukan Jumat lalu.

Pengujian telah dilakukan pada sistem penghasil oksigen (OBOGS) yang terpasang pada pesawat T-45 dan menemukan solusinya adalah menjadi prioritas utama, katanya.

Bagikan Artikel:

  10 Responses to “Jet Tempur Latih T-45 US Navy Masih “Grounded””

  1. Bahaya nih kalo sang pilot sampai menderita hipoksia.

  2. Blank out sir…

  3. Blank out sir

  4. Mirip hawk 100/200 moncong nya…klo warnanya army look mungkin sama persis tp beda fungsi!,, xixix

  5. Tampaknya bkn cmn krn pilot kekurangan oksigen tapi jg krn kekurangan duit..

  6. Bisa mati pelan 2 pilotny

 Leave a Reply